The Wall

“Satu-satunya cara untuk melawan ketakutan adalah dengan jalan menerjang ketakutan tersebut. Apapun jenis ketakutan itu, just do your best effort. Pasti akan ada jalan. Jangan sekali-kali ketakutan membuat kita hanya berdiam diri dan menyerah pada keadaaan, tanpa berusaha untuk menerjang semua ketakutan itu. Terus bergerak, bergerak, dan bergerak. Ketakutan itu akan hilang dengan sendirinya. Dan ingatlah selalu ada Tuhan yang akan menolong hambanya dan membuka jalan bagi hambaNya.” [By: Shinta Ulan Sari, PM Kab. Kapuas Hulu]

break-wall

FINALLY! Alhamdulillah, akhirnya berhasil juga kudobrak dinding itu. Dinding yang sudah lama menjadi sumber ketakutan dan kecemasan berlebihanku selama ini. Dinding yang menjadi penghalang diriku untuk maju dan berani mengarungi samudra kehidupan. Alhamdulillah… Dengan mengembalikan semuanya kepada Sang Pemilik Hidup, insyaAllah everything will gonna be alright.

InsyaAllah aku berani. Karena DIA takkan pernah menyia-nyiakan hamba-Nya. Rahmat dan Kasih-Nya takkan pernah habis. So, no worries. Whatever the result, I’m ready :)! Takkan ada penyesalan. Just keep move ON!
Bismillah….

Sabtu, 25 Februari 2012

Pukul 22.30 WIB

Author: Sunu Family

We are an Indonesian family living in Bonn, Germany since 2017. Our family consists of Ayah (Radit), Umi (Retno/ Chiku), Kakak (Zahra), and Adek (Faiq). We will share our experience living in Germany, our trips, thoughts, Umi's related research on her study, etc.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.