[Tips] Membuat Draft Rekomendasi Beasiswa

Selama bulan Maret yang lalu, aku berkejaran dengan waktu untuk melengkapi berbagai persyaratan beasiswa sebagai ikhtiarku melanjutkan studi di Formosa island. Nah, salah satu persyaratan yang cukup "simple" tapi membuat diri agak ribet adalah berburu surat rekomendasi.
Rekomendasi dalam suatu aplikasi beasiswa biasanya cukup berperan penting sebagai "guarantee" kualitas si aplikan oleh penjamin. Kadang, semakin tinggi or penting posisi si penjamin itu, semakin cukup berperan dalam oke or ndaknya kualitas kita di mata pemberi beasiswa (walo pada kenyataannya juga belum tentu sih. Justru itu yang lebih penting adalah pemberi rekomendasi kenal kita dengan benar-benar baik, agar bisa objektif memberi penilaian :D). Maka, untuk memenuhi hal tersebut, terkadang si aplikan rela harus mengejar-ngejar para profesor atau pejabat di kampus yang punya posisi struktural tersebut.
Namun, semakin tinggi jabatan tentu semakin tinggi pula aktifitasnya, sehingga terkadang mereka agak sulit meluangkan waktu agak panjang untuk menuliskan rekomendasi yang benar-benar mantab dan sahih sesuai dengan kita.
Nah, untuk mengatasi hal tersebut, dalam beberapa kasus, pemberi rekomendasi cenderung untuk meminta draft rekomendasinya terlebih dahulu dari si aplikan, karena ya itu tadi, faktor keterbatasan waktu atau faktor lainnya. Maka dari itulah, para pemburu beasiswa sebaiknya sudah menyiapkan draft rekomendasi untuk direview oleh pemberi rekomendasi dan kemudian ditandatangani :D.
Berikut ini adalah beberapa tips yang disampaikan oleh salah satu asisten boss (Mas Arip Muttaqien, 2012), untuk berjuang mendapatkan rekomendasi tersebut (PS: beberapa bagian sudah disesuaikan dengan konteks):
1) Pertama, aplikan membuat draft rekomendasi, lalu dikirimkan kepada asisten/ langsung kepada pemberi rekomendasi yang bersangkutan.

2) Bagaimana membuat draft surat rekomendasi? Bayangkan, kita adalah si pemberi rekomendasi yang sedang menulis rekomendasi. Jadi sudut pandang diubah, misalnya Anda adalah profesor di fakultas anda yang sedang menulis rekomendasi untuk Anda. Misalnya, “saya mengenal si X sebagai mahasiswa saya sejak…â€?

3) Surat rekomendasi beasiswa bukan surat rekomendasi yang kosong dan tanpa alamat. Artinya harus jelas, misalnya saya memberikan rekomendasi pada si X untuk mendaftar beasiswa Y. Jadi kalau ingin daftar 10 beasiswa, maka harus mengajukan 10 kali surat rekomendasi.

4) Bagaimana konten draft rekomendasi? Surat rekomendasi yang bagus adalah yang bisa memberi “benang merahâ€? antara latar belakang, aktivitas dan tujuan ke depan. Jadi bukan sekedar “saya merekomendasikan si X…â€?, namun harus ada alasan yang jelas. Misalnya untuk rekomendasi beasiswa: keterkaitan antara jurusan S1 dengan jurusan S2 yang akan diambil. Lalu bagaimana keterkaitan antara pekerjaan dengan jurusan yang akan diambil. Lalu mengapa aplikan harus dapat beasiswa ini? Mengapa layak? Apa manfaat bagi pemberi beasiswa? Itu sebagai contoh. Jadi usahakan buat draft yang punya flow dan benang merah kuat. Dan ini adalah bagian tersulit.

5) Satu kesalahan yang sering dilakukan: Membuat rekomendasi yang terlalu S1-based. Misalnya terlalu meng-assess prestasi selama S1, padahal si pemberi rekomendasi mungkin baru mengenal aplikan setelah lulus S1 dan bekerja di perusahaannya. Rekomendasi akan lebih kuat jika meng-assess tentang aktivitas sebagai pekerja, meski bisa sedikit nyerempet S1. Agak lucu jika pemberi rekomendasi meng-assess aktivitas ketika masih mahasiswa, padahal baru kenal setelah lulus.

6) Cara paling mudah adalah coba berikan draft rekomendasi ke teman Anda, lalu teman Anda diminta membaca, lalu bagaimana tanggapan dia? Jika teman Anda merasa yakin setelah membaca, maka draft itu bisa dianggap meyakinkan. Namun jika teman Anda bingung dengan draft yang Anda buat, maka sebaiknya draft itu direvisi hingga teman Anda tidak bingung. Sebaiknya rekomendasi yang masuk ke kami adalah rekomendasi yang sudah dibaca oleh orang lain, jadi ada feedback disitu. Metode ini akan saling melatih untuk menulis, jadi resiprokal.

7) Surat rekomendasi jangan terlalu panjang. Biasanya satu halaman sudah cukup. Jangan sampai bikin 5 halaman rekomendasi, karena yang baca rekomendasi juga akan pusing. πŸ˜€

8) Tiap rekomendasi itu unik karena tiap orang tak ada yg sama. Jadi tidak ada istilah copy paste.
Gambar dari
SINI
Tips: tulis draft rekomendasi dalam kondisi tenang dan tidak terburu-buru. Karena keterbatasan waktu dari pemberi rekomendasi dan kesulitan waktu untuk bertemu, waktu ideal untuk mengajukan permintaan adalah dua hingga tiga minggu sebelumnya. Lebih cepat memberikan draft, berarti lebih baik karena waktu sebelum deadline bisa tersisa.
Begitu…
Nah, bagi para scholarship hunter, semoga info ini ada manfaatnya. Dan semoga lancar plus sukses untuk ikhtiarnya ya :D!
PS: another recommendation letter’s TIPS bisa dilihat di tautan
INI

Author: Sunu Family

We are an Indonesian family living in Bonn, Germany since 2017. Our family consists of Ayah (Radit), Umi (Retno/ Chiku), Kakak (Zahra), and Adek (Faiq). We will share our experience living in Germany, our trips, thoughts, Umi's related research on her study, etc.

5 thoughts on “[Tips] Membuat Draft Rekomendasi Beasiswa”

  1. ayyeshakn said: mbak, formosa island itu di mana, ya?

    ayooo, coba tebak :D. Di mana?? Seorang Ega, insyaAllah, pasti bisa menjawabnya ;D

    #Edisi tebak-tebak berhadiah πŸ˜€ (Berhadiah makan siang, pake uang sendiri tapi ya :D)

  2. ayyeshakn said: mbak, formosa island itu di mana, ya?

    Taiwan ya, Mbak?
    Ndak jadi ke Jepang?
    Udah berapa persen mbak persiapannya?

    Yah, hadiahnya diganti agak kerenan dikit lagi dong, mbak.. :p

  3. ayyeshakn said: Taiwan ya, Mbak?Ndak jadi ke Jepang?Udah berapa persen mbak persiapannya?Yah, hadiahnya diganti agak kerenan dikit lagi dong, mbak.. :p

    iyo nduk ^^. Tapi yang Jepang tetep ndaftar. Klo yang Taiwan, sudah dikirim aplikasinya, tinggal nunggu pengumuman hasilnya.

    Klo Jepang, baru ngisi2 formnya, jadi sekitar 30%. Deadlinenya masih 2 Mei πŸ˜€

    Wah, mau hadiah yang lebih keren ya? Ya wis, ndak ada pilihan lain. Kukasih deh, tanda tanganku sebagai hadiahnya ;D

  4. ayyeshakn said: Taiwan ya, Mbak?Ndak jadi ke Jepang?Udah berapa persen mbak persiapannya?Yah, hadiahnya diganti agak kerenan dikit lagi dong, mbak.. :p

    ndak ada hadiah lain gitu, mbak… πŸ˜›

    aku dunga’ke yo, mugi2 hasil.. πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.