Menjaga, Menata, Lalu Bercahaya

“Apa kiat sederhana untuk menjaga hati menyambut sang kawan sejati? Dari pengalaman, ini jawabnya: memfokuskan diri pada persiapan. Mereka yang berbakat gagal dalam pernikahan biasanya adalah mereka yang berfokus pada “Who”. Dengan siapa.

Mereka yang insyaallah bisa melalui kehidupan pernikahan yang penuh tantangan adalah mereka yang berfokus pada “Why” dan “How”. Mengapa dia menikah, dan bagaimana dia meraihnya dalam kerangka ridha Allah.” – Salim A Fillah

Author: Sunu Family

We are an Indonesian family living in Bonn, Germany since 2017. Our family consists of Ayah (Radit), Umi (Retno/ Chiku), Kakak (Zahra), and Adek (Faiq). We will share our experience living in Germany, our trips, thoughts, Umi's related research on her study, etc.

2 thoughts on “Menjaga, Menata, Lalu Bercahaya”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.