[Share] Berburu Barang di Flohmarkt

Salah satu hal menarik yang saya temui di Jerman adalah Flohmarkt (flea market/ pasar kaget untuk barang loak/ barang murah). Gambarannya, seperti suasana pasar kaget sunmor UGM Jogja, hanya saja waktunya tidak serutin sunmor (sekali dalam satu bulan saja).

Pengalaman mengunjungi flohmarkt di Bonn untuk pertama kalinya saya alami dua minggu setelah kedatangan saya di kota kecil ini (sekitar pertengahan Oktober 2017). Flohmarkt yang saya datangi, merupakan yang terbesar skalanya di Bonn dan diadakan untuk terakhir kalinya sebelum musim dingin tiba.

Saat mengetahui adanya flohmarkt ini (dapat info dari teman sesama Mahasiswa Indonesia di Bonn), saya langsung semangat dan memasukkan agenda kunjungan ke flohmarkt tersebut. Saya dan suami hendak mencari beberapa perlengkapan apartemen, keperluan bayi dan pakaian musim dingin.

Oya, lokasi flohmarktnya ternyata tak jauh dari apartemen kami. Terletak di Rheinaue Park, jarak yang ditempuk kurang lebih hanya 1.5 km, atau sekitar 20 menit jalan kaki.

Rheinaue Flohmarkt ini biasanya diadakan 8 kali dalam setahun atau hampir sebulan sekali di hari Sabtu di setiap bulannya. Khususnya selama musim dingin, flohmarkt ditiadakan mengingat suhu udara yang dingin dan kondisi lapak yang di luar ruangan. Untuk mengetahui jadwalnya selama setahun, kita bisa cek di website Rheinaue Flohmarkt.

Rheinaue merupakan taman kota Bonn yang besar, sehingga bisa dibayangkan seberapa luas, banyak dan besarnya flohmarkt ini. Kegiatan jual beli dimulai pada jam 08.00 sampai 18.00. Tapi, ada juga beberapa pelapak yang membuka lapaknya lebih terlambat atau menutup lebih awal. Jadi, waktu terbaik untuk mengunjunginya adalah saat siang hari (antara jam 11 – 14).

Ada berbagai lapak dan barang yang dijual, mulai dari makanan, pakaian bekas (paling banyak), peralatan dapur, perlengkapan bayi, hingga benda-benda antik. Harganya pun beragam. Mulai dari 1 euro hingga puluhan euro, tergantung jenis barang dan kualitasnya.

Btw, walaupun barang yang dijual kebanyakan adalah barang bekas, tapi kualitasnya masih bagus sehingga tetap worthed untuk dibeli. Daripada membeli baru, harganya bisa berkali-kali lipat. Oleh karenanya, opsi beli barang bekas di Rheinaue flohmarkt ini sangat cocok untuk pendatang baru di Bonn yang kondisi keuangannya mepet-mepet seperti saya XD.

Selamat menikmati flohmarkt dan aktivitas berburu barang kebutuhannya ya 😀

Author: Sunu Family

We are an Indonesian family living in Bonn, Germany since 2017. Our family consists of Ayah (Radit), Umi (Retno/ Chiku), Kakak (Zahra), and Adek (Faiq). We will share our experience living in Germany, our trips, thoughts, Umi's related research on her study, etc.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.