[Share] Recommended Korean Movies

Setelah sebelumnya aye nulis tentang rekomendasi film-film produksi Jepang, kini saatnya untuk film Korea :)! Film yang ada di sini kurekomendasikan berdasarkan pengalaman bertahun-tahun “mengamati” film-film dari negeri Ginseng ini. Alasan kenapa kurekomendasikan adalah selain karena nilai hiburannya, tetapi juga nilai pelajaran serta kesan yang begitu mendalam setelah menontonnya.

Oya, caution! Sebaiknya nonton film-film ini pas lagi bener-bener ada waktu luang dan perlu hiburan yah. Don’t blame me (again) if you watch too much :p. Jaa, Selamat menyaksikan ^^! Judul film diurut berdasarkan tahun rilis.

1) Miss Granny (2014)

2014 - Miss Granny (poster 1)-thumb-300xauto-44999

Streaming onlinenya baru dirilis beberapa hari terakhir ini. Sejak nonton trailernya awal tahun lalu, langsung penasaran pengen lihat. Akhirnya, bisa nonton juga :D. Film ini mengisahkan seorang nenek berumur 70 tahun yang karena foto di studio foto ajaib, ia kembali jadi muda. She’s 20 years old now! Bisa bayangkan, bagaimana seorang nenek dengan ciri khasnya, menjalani kehidupan sebagai gadis muda. Hal yang kupelajari dari film ini adalah bagaimana memahami perasaan orang tua, gambaran ketika tua nanti, pentingnya keluarga serta bagaimana menghargai sebuah cita-cita. Btw, buat yang mau nonton ini dan punya gejala mudah melow en nangis, siapin tisu ya :p

Watch here: Miss Granny

2) Miracle in Cell No. 7 (2013)

Miracle_in_Cell_No._7_poster

Another family-type story movie. Film ini mengisahkan seorang anak perempuan yang tinggal bersama ayahnya yang mengalami keterbelakangan mental. Karena sebuah kesalahpahaman, sang ayah dituduh membunuh seorang anak kecil dan mendapat hukuman mati. Sang anak perempuan tersebut, mencari cara bagaimana bisa bertemu ayahnya, bahkan dengan nekat menyusup di sel penjara no. 7, tempat sang ayah mendekam. Again, you should prepare your tissue to watch it.

Watch here: Miracle in Cell No. 7

3) Secretly Greatly (2013)

Secretly Greatly

Agak berbeda dengan dua film di atas, film yang ini mengisahkan tentang seorang agen militer terbaik dari Korea Utara yang ditugaskan untuk menyusup dan menjadi mata-mata di Korea Selatan. Ia menyamar sebagai laki-laki muda dengan keterbelakangan mental dan tinggal di toko milik seorang ibu tua. Hm…. sebenarnya aye agak kurang suka dengan tipe ending film seperti ini, but still, worth to watch.

Watch here: Secretly Greatly

4) As One (2012)

as one korean movie

Aye termasuk orang yang nge-fans ama Ha Ji Won (mbak-mbak di cover yang sebelah kiri baju biru). Sosok bliau sungguh sporty, jadi sangat cocok main film ini :D. Pertama kali tahu film ini saat melihat list film yang ditayangkan selama penerbangan dari Jakarta ke Taipei. Film ini diambil dari sebuah kisah nyata, tentang “diplomasi ping pong” dimana Korea Utara dan Korea Selatan pernah bersatu dalam ajang pertandingan ping pong mewakili nama “Korea”. Selain keren permainannya, juga bisa sedikit belajar sejarah dan hubungan antara dua negara bersaudara ini. Really worth to watch!

Watch here: As One

5) I am the King (2012)

fullsizephoto245012 (1)

Film ini berlatarkan sejarah bangsa Korea, tepatnya masa pemerintahan “Sejong the Great”. Raja Sejong ini dikenal sebagai Raja yang menemukan alfabet “hangeul” dan berperan penting dalam peningkatan dan perkembangan dunia keilmuan dan hukum di Korea. Cerita film ini berkisah tentang seorang pengemis yang kebetulan berwajah mirip dengan sang pangeran (yang akan menjadi Raja Sejong). Karena beberapa hal, mereka bertukar peran. Sang pangeran menjadi pengemis, dan sang pengemis menjadi pangeran. Film ini menarik karena selain kita bisa belajar sejarah Korea dan peranan Raja Sejong, juga genre film yang komedi sehingga cukup menghibur bagi yang menonton. Untuk tahu sinopsis lengkap film ini bisa dilihat di SINI.

Watch here: I am the King

6) Hello Ghost (2011)

hello-ghost_-opens-23june

Siap-siapin tisu kalian XD! Film ini merupakan film dengan sejuta rasa saat menontonnya. Antara ngeri, lucu dan juga mengharukan. Mengisahkan tentang seorang laki-laki yang mencoba untuk bunuh diri hingga berkali-kali, namun gagal. Hingga akhirnya, setelah percobaan yang terakhir, ia kemudian bisa melihat hantu. Ada sekeluarga hantu yang semenjak saat itu sering mengganggunya. Mereka berjanji akan pergi apabila sang lelaki itu mau memenuhi permintaan mereka. Lengkapnya sinopsis, bisa baca di SINI.

Watch here: Hello Ghost

7) Welcome to Dongmakgol (2005)

Welcome_to_Dongmakgol_poster

Ini adalah salah satu film Korea yang pertama kali kutonton ketika jaman kuliah S1 di Jogja dulu. Dan masih hingga sekarang, film ini yang paling meninggalkan kesan mendalam buatku. Kisahnya berlatarkan perang Korea pada tahun 1950. Saat itu, ada pertempuran di daerah pelosok antara Korea Utara dan Korea Selatan beserta sekutu. Beberapa tentara terjebak di sebuah desa bernama Dongmakgol. Desa ini cukup terisolir sehingga warganya tidak tahu bahwa sedang terjadi perang di negeri mereka. Mereka adalah orang-orang lugu nan tulus sehingga meluluhkan hati para pihak yang berperang.

Film ini bener-bener membuat kita tertawa, sekaligus nangiiiis banget (karena saking menyayatnya XD). Oya, Welcome to Dongmakgol ini mendapatkan banyak penghargaan tingkat nasional maupun internasional. Yang paling kusuka dari film ini adalah backsound dan instrument song-nya! Yang paling kusuka yang judulnya “A Waltz of Sleigh” (soundtrack lengkap bisa didengar di SINI). Sedangkan untuk tahu plot cerita lengkapnya, bisa dilihat resensinya di SINI.

Watch here: Welcome to Dongmakgol

[J-Movie] The Great Passage (2013)

Sejenak “kabur” dari buku, jurnal, dan perpustakaan. Mari rehat dengan menyaksikan J-movie yang satu ini :D.

***

Coba definisikan apa itu “kanan”. Can you?

Kalau tiba-tiba ditanya seperti itu, mungkin kebanyakan dari kita akan bingung dan tak tahu harus jawab apa. Banyak definisi dari perbendaharaan kata dalam kehidupan sehari-hari kita yang luput dari perhatian. Karena sudah saking biasanya, jadi tak pernah terlalu dipikirkan.

Tentu itu akan berbeda buat para pakar linguistik, yang memang fokus pada bidang ini. Mungkin, mereka dengan mudahnya mendefinisikan suatu kata. Apalagi kalau orang tersebut adalah pembuat kamus, pasti lebih canggih lagi. Ya, kan?

Sebelum menonton film ini, aku gak kepikiran gimana caranya proses membuat sebuah kamus. Walaupun sering pergi ke toko buku dan melihat kamus yang terpajang dengan berbagai macam versi dan jenis, tetep saja gak “ngeh” dengan “perjuangan” yang ada di baliknya.

Ternyata oh ternyata, membuat sebuah kamus yang lengkap itu benar-benar butuh proses yang panjang. Dari film ini, bahkan dibutuhkan waktu sekitar 15 tahun mulai dari proses seleksi pemilihan kata, pendefinisian, pembuatan contoh kalimat, editing (almost 4-5 times!) dan percetakan.

Majime

Sedikit cuplikan isi cerita, film yang menjadi wakil Jepang dalam ajang Academy Awards 2013 ini, mengisahkan Majime yang punya kemampuan komunikasi yang minim. Namun, ia memiliki talenta untuk memahami makna dari suatu kata dan punya cara berpikir yang berbeda dari orang kebanyakan. Di tempat ia bekerja (sebuah perusahaan publishing), ia dipindahtugaskan dari departemen penjualan ke pengeditan kamus. Dari situlah, perjalanan dan perjuangan Majime dan timnya dimulai hingga 15 tahun kemudian. Untuk tahu gambarannya, sila lihat trailernya aja yak :D.

Btw, film ini diadaptasi dari sebuah novel berjudul “Fune o Amu” oleh Shion Miura (dipublikasikan pada 17 September 2011 oleh Kobunsha). Buatku, film ini sungguh menarik karena mengangkat kisah yang jarang terpikirkan. Apalagi, dengan kecanggihan teknologi yang ada saat ini, kamus “tradisional” tentunya kalah saing dengan kamus elektronik. Namun, kalau memahami bagaimana nilai di balik proses tersebut, kita jadi semakin lebih menghargai dan menikmati “uniknya” sebuah proses komunikasi, perbendaharaan kata hingga perubahan zaman.

Bagi yang ingin menontonnya secara online, bisa streaming di tautan: INI.

Please, enjoy and get the lesson learned.

PS:
– Klo untuk konteks di Indonesia, bahasa “Alay” ada kamusnya gak? Mungkin proses pembuatannya gak sampe serumit yang ada di film ini (?)
– Tokoh yang paling kusuka di film ini adalah “Taro-san”, the yellow-fat-cute cat :D. Mau punyaaaa XD

[Movie] Documentary – Please Vote For Me

PleaseVoteForMeBagi para pemerhati studi China, mungkin tahu bahwasanya negara yang dikuasai oleh pemerintahan Partai Komunis China ini, satu kata bernama “demokrasi” bisa jadi adalah sesuatu yang tidak biasa, bahkan bisa dikatakan tabu. Namun, baru saja aku coba iseng-iseng searching film, eh nemu satu film yang cukup menarik dan kontroversial untuk ukuran RRC.

Film tersebut judulnya “Please Vote for Me”. Film dokumenter yang diproduksi pada tahun 2007 ini, merekam kisah pemilihan class monitor (mungkin semacam ketua kelas) untuk siswa SD kelas 3 di the Evergreen Primary School di Wuhan, China. Ada 3 kandidat siswa yang bertarung, yaitu Luo Lei, Xu Xiaofei, dan Cheng Cheng. Mereka bertiga bertarung melawan satu sama lain dalam kampanye pemilihannya. Berbagai hal disiapkan dan cara digunakan untuk memenangkan pertarungan ini. Pemilihan yang diinisiasi oleh ibu guru mereka tersebut, cukup membuat antusian para siswa. Bahkan orang tua dari masing-masing kandidat memberikan beragam nasihat dan latihan buat para anak mereka agar siap mental untuk “bertarung” dalam pemilihan.

Pemilihan ini disebut-sebut sebagai pemilihan class monitor pertama yang pernah diadakan di sekolah di China. Dan dalam prosesnya, digunakan prinsip demokrasi klasik dengan voting dan dinamika inter-personal. Dokumenter ini menunjukkan gambaran kehidupan warga kelas menengah kota di China kontemporer. Oya, film ini pernah memenangkan the Sterling Feature Award at Silverdocs in 2007.

Bagi yang penasaran seperti apa jalannya kisah demokrasi dan pemilu di “negara komunis”, bisa menonton dokumenter ini.

Link untuk menontonnya di: http://www.gooddrama.net/chinese-movie/please-vote-for-me-2007

Jaa, selamat menonton dan mengambil pelajaran dari fenomena “unik” di China ini 😀

[Movie] Recommended Japanese Movies

Taiwan 4 hari ini sedang long weekend dalam rangka Moon Festival, atau dikenal juga sebagai mid-Autumn Festival. Nah, mumpung libur nih, let me share some recommended Japanese movies (as usual, nge-streaming online :D). Kurekomendasikan karena film-film ini bukan hanya sekedar penghibur dan pengisi waktu luang, namun ada nilai-nilai dan pelajaran yang bisa kita ambil darinya. Genre-nya pun bervariasi. Nah, bagi yang lagi senggang en ndak ada kewajiban lain, terutama bagi yang punya koneksi internet tak terbatas dan kuenceeng, silakan menyimak dan melihat-lihat daftarnya (diurut berdasarkan abjad) :). Itu ada beberapa hyperlink deskripsi tentang filmnya dan juga link streaming onlinenya.

***

1 LITRE OF TEARS

1-liter-of-tears-one-liter-of-tears-gma

Nah, film ini tentu sudah sangat familiar di telinga kawan-kawan. Seperti serial dramanya, 1 Litre of Tears movie sama-sama sangat mengharukan dan menguras air mata. Maka judul “1 liter airmata” itu bukan sembarang judul, karena bener-bener bikin nangis dan capek hati. Sehabis nonton ini, mataku sempat bengkak seharian :p. Kisahnya berfokus pada kehidupan keluarga Aya dan juga sahabatnya setelah Aya meninggal. Nilai yang bisa kita ambil adalah tentang nilai sebuah kehidupan, perjuangan dan keluarga. Silakan tonton di: 1 Liter of Tears

1,778 STORIES OF ME AND MY WIFE

1778stories4_poster

Film ini pernah kutulis reviewnya di SINI. Kisahnya mengharukan deh pokoknya, dan jadi banyak belajar tentang pengorbanan dan kesetiaan sepasang suami-istri. Saran –> siap-siapin tisu bagi yang mudah mewek seperti saya :p. Filmnya bisa ditonton di: 1,778 Stories of Me and My Wife

20th CENTURY BOYS (Trilogy – LIVE ACTION)

movie2

Bagi penggemar manga Jepang, terutama yang ber-genre adventure, tentu tak asing dengan judul ini. Kisah dari manga-nya diangkat ke dunia nyata. Filmnya menarik banget dah, penuh ketegangan dan perjuangan. Dari sini, belajar tentang persahabatan. Yang tertarik, bisa nonton online di tautan berikut: 1) 20th Century Boys2) 20th Century Boys 2: The Last Hope dan 3) 20th Century Boys 3: Redemption

CASTLE UNDER FIERY SKIES

katen_no_shiro

Film ini pernah ku-review di SINI. Berkisah tentang seorang arsitek jaman feodal Jepang yang ditugaskan sang Shogun untuk membuat kastil. Di sini banyak belajar dan mendapatkan nilai-nilai perjuangan, dedikasi terhadap profesi serta keluarga. Selain itu juga bisa belajar sejarah Jepang :). Silakan tonton di: Katen no Shiro

DEPARTURES

departures_ver2_xlg

Film ini punya kisah yang cukup unik dan tak biasa. Bercerita tentang seorang pemain Cello yang mendadak harus berubah profesi menjadi seorang “coffiner” alias pengurus jenazah/ pe-meti mati (?) –> maksudnya tugasnya seperti tukang memandikan dan mengkafani jenazah kalo di Islam. Dari film ini belajar bahwa profesi apapun, ketika kita menjalaninya dengan ikhlas dan sepenuh hati, itu akan jadi bernilai lebih. Oya, film ini sempat memperoleh berbagai penghargaan film internasional lho! Untuk menontonnya bisa dilihat di: Departures

DOOR TO DOOR

Door-to-Door-SP

Film ini mengisahkan seorang yang cacat fisik, namun ia punya keinginan yang kuat untuk bekerja dan membahagiakan ibunya. Terdorong oleh motivasi ingin seperti alm. ayahnya, sang tokoh pun berjuang untuk menjadi seorang sales yang menjual produk dari pintu ke pintu. Nilai yang bisa kita pelajari adalah tentang perjuangan, pantang menyerah, keluarga dan juga dukungan terhadap orang yang kekurangan secara fisik. Oya, film ini ternyata diadaptasi dari film Barat dengan judul dan kisah yang sama  (baru tahu ni aye). Bisa ditonton di: Door to Door SP

GRAVE OF THE FIREFLIES (Live Action)

grave poster

Wah, kalau nonton yang ini, harus bener-bener nyediain tisu yang banyak XD. Berkisah tentang kehidupan sepasang adik-kakak yang berjuang untuk hidup di tengah-tengah Perang Dunia di Jepang pada tahun 1940-an. Kunang-kunang (fireflies), menjadi point cerita yang paling menyayat hati TT___TT. Bisa ditonton di: Grave of the Fireflies

KIMI NI TODOKE (Live Action)

Kimi_ni_Todoke_movie_poster

Nah, kalau film-film sebelumnya itu banyak nangis en tegangnya, yang ini kukasih link film romance :p. Dari sekian film drama Jepang yang romance, Kimi ni todoke ini yang paling menarik dari sisi ide cerita. Berkisah tentang si Sawako yang dijuluki SADAKO (karena rambut dan mimik wajahnya) dengan teman sekelasnya, seorang yang paling populer di sekolah. SADAKO, aslinya adalah orang yang sangat baik hati dan hangat. Namun sering dikucilkan karena rumor yang tersebar. Ini adalah live action dari serial anime dengan judul yang sama. Bisa ditonton di: Kimi Ni Todoke

RUROUNI KENSHIN (SAMURAI X – Live Action)

Rurouni_Kenshin_(2012_film)_poster

Bagi penggemar berat anime dan manga, pastinya SAMURAI X sangat-sangat tak asing. Sejak daku masih SMP hingga sekarang, yang namanya Samurai X tu sesuatu banget. Hahaha… Nah, di tahun 2012 lalu dibuatlah live action-nya, trus karena saking penasarannya, aku dan rekan-rekan di kampus sampai bela-belain ke bioskop di Taipei untuk nonton. Namun, apa daya belum rejeki. Walhasil, si film baru bisa kutonton secara online :D. Secara values, mungkin gak terlalu dalam. Tapi ini cukup patut ditonton, terutama buat para penggemar berat Samurai X. Bisa dilihat di sini; Rurouni Kenshin

SWING GIRLS

cover_swing_girls_jp_le

Nah, satu lagi film Jepang yang menarik dan gak terlalu berat di otak dan hati :p. Swing Girls ini dimainkan oleh Ueno Juri *yang maen di Nodame Cantabile. Berkisah tentang kehidupan siswi-siswi SMA yang ingin membentuk klub Jazz. Menarik, jadi tahu bagaimana itu Jazz :D. Filmnya bisa ditonton di; Swing Girls

***

Sementara, sekian dulu daftar film-film Jepang yang kurekomendasikan. Tampaknya perlu beberapa hari untuk menyelesaikan itu semua. Hahaha… Selamat liburan dan menyaksikan. Jangan lupa, sambil nonton sambil belajar dan memetik hikmah di baliknya ya. Supaya gak sia-sia, en rugi udah menghabiskan banyak tisu + air mata + waktu. hahaha…. Enjoy!

[Share] Ghibli Animation Movies

Prolog: Mumpung kuliah belum dimulai dan kesibukan + rutinitas menggila, mari nge-streaming online dulu :p. Disclaimer: Jangan salahkan saya jika setelah membaca postingan ini, Anda jadi ketagihan nonton :p

totoro-hayao-miyazaki-17111808-1000-960Suka dengan anime kah? Jika ya, tentu teman-teman sudah tak asing dengan nama “Studio GHIBLI”.  Kalau belum, mari sini kujelaskan :D! Ghibli ini disebut-sebut sebagai Disney-nya Jepang. Dari sekian animation movies yang diproduksi oleh Ghibli, yang pertama kali kutahu adalah “Tonari no Totoro”. Kenapa bisa tahu? Itu karena senpaiku sewaktu jaman SMA dulu (namanya mb Putri, super keren senpai :D!) mengirimkan sepucuk kartu pos bergambarkan Totoro dari Ghibli museum di Tokyo. Saat itu, aku masih duduk di bangku SMA, dan beliau sedang menempuh studi di Tokyo University (it’s TODAI da!).  Nah, karena beliaulah akhirnya aku mulai mencari tahu Totoro dan produk-produk anime laennya. Bahkan, saking nge-fansnya, dulu pernah nitip belikan boneka Totoro ama temenku yang ke Jepang. hahaha… (special thanks untuk mb Isti :D)

Kemudian, anime laen yang sempat nge-hits adalah SPIRITED AWAY yang pernah dapat penghargaan dari kontes film internasional. Nah, semenjak saat itu, aye nge-hunting DVD anime-nya Ghibli *maap, mostly DVD bajakan dan nonton via streaming online -___-“

Untuk lengkapnya, bisa dilihat beberapa produksi movies beserta hyperlink resensinya di bawah ini (sumber dari Wikipedia)

*yatta, mostly udah kutonton semua 😀

No

Film

Release date

1

Castle in the Sky

August 2, 1986

2

Grave of the Fireflies

April 16, 1988

3

My Neighbor Totoro

4

Kiki’s Delivery Service

July 29, 1989

5

Only Yesterday

July 20, 1991

6

Porco Rosso

July 28, 1992

7

Pom Poko

July 16, 1994

8

Whisper of the Heart

July 15, 1995

9

Princess Mononoke

July 12, 1997

10

My Neighbors the Yamadas

July 17, 1999

11

Spirited Away

July 27, 2001

12

The Cat Returns

July 19, 2002

13

Howl’s Moving Castle

November 20, 2004

14

Tales from Earthsea

July 29, 2006

15

Ponyo

July 19, 2008

16

Arrietty

July 17, 2010

17

From Up on Poppy Hill

July 16, 2011

18

The Wind Rises

July 20, 2013

19

Ocean Waves

May 5, 1993

20

The Tale of Princess Kaguya

November 23, 2013

 

Anyway, yang paling kusuka dari Ghibli production adalah jalan ceritanya yang “sederhana” namun penuh nilai humanisme, imajinatif dan yang terpenting adalah kaya warna :D! I love colorful anime ;D. En satu lagi, berdasarkan info dari kawanku, di tahun 2013 ini ada 2 film baru produksi dari Ghibli! Hoho~ o tanoshimi!

Then, berikut beberapa link streaming online untuk most recommended Ghibli movies versiku. Selamat menonton (ketika bener-bener senggang yaaaa :D!)

TONARI NO TOTORO/ My Neighbor Totoro

Filmnya bisa ditonton via link ini: http://www.animeplus.tv/my-neighbor-totoro-movie
Filmnya bisa ditonton via link ini: http://www.animeplus.tv/my-neighbor-totoro-movie

SPIRITED AWAY

spirited-away-one-sheet
Bisa ditonton di: http://www.animeplus.tv/spirited-away-movie

HOWL’S MOVING CASTLE

Tonton di: http://www.animeplus.tv/howls-moving-castle-movie
Tonton di: http://www.animeplus.tv/howls-moving-castle-movie

GAKE NO UE NO PONYO

Tonton di: http://www.animeplus.tv/ponyo-on-a-cliff-by-the-sea-movie
Tonton di: http://www.animeplus.tv/ponyo-on-a-cliff-by-the-sea-movie

[Movie] The Kite Runner

Barusan tiba-tiba saja aku teringat dengan sepasang anak laki-laki dan perempuan yang kutemui di Masjid Itaewon, Seoul. Mereka sungguh spesial. Dua kali kunjunganku ke sana, selalu kutemui mereka. Dengan tindak tanduk yang sama; mengucapkan salam, dan mencium tanganku sebagai hormat. Sungguh, bagiku yang sempat merasa asing di negeri ginseng saat itu, tiba-tiba saja merasakan kehangatan dan keterbukaan. Kudapatkan itu dari anak-anak sholeh sholehah tersebut.

Wajah mereka sungguh cantik dan ganteng; perpaduan Timur Tengah dan sedikit Eropa. Untuk memenuhi rasa penasaranku, kali kedua pertemuanku dengan mereka, kusapa dan salam mereka. Kutanyakan darimana asal mereka.

Dongseng, annyeonghaseyo. Odie owassoyo?” (Adik, halo. Kamu berasal dari mana?)

Karena tampaknya mereka tidak fasih berbahasa Inggris, dan aku tidak bisa berbicara bahasa Farsi, kucoba-coba bertanya dalam bahasa Korea yang agak nge-pas.

“Afghanistan”, jawab sang anak laki-laki.

MaasyaAllah. Sungguh takjub hatiku, Subhannallah. Ini kali pertama aku bertemu dengan anak-anak dari Afghanistan.

Tentu kasus dan peristiwa di Afghanistan terekam cukup jelas dalam ingatan kita. Terlebih untukku yang berlatar-belakangkan jurusan ilmu Hubungan Internasional. Namun aku tak pernah tahu bagaimana pastinya, aku hanya bisa menerka-nerka tentang bagaimana kedua anak itu bisa berada di Korea.

***

Mungkin sudah jodoh, saat membongkar-bongkar koleksi data bakaran di DVD, kutemukan sekeping yang berisi file film “The Kite Runner”. Film ini sudah bertahun-tahun yang lalu kuunduh, namun baru sekarang terlaksana untuk menontonnya.

the-kite-runner-01

Bagi beberapa di antara kita, mungkin familiar dengan judul film ini. Ya, ini diadaptasi dari sebuah novel agak kontroversial dengan judul yang sama. The Kite Runner berlatarkan kehidupan anak-anak Afghanistan sebelum dan sesudah terjadinya invasi Rusia pada tahun 1970-an akhir, dan kondisi saat Taliban berkuasa di sana.

Adalah 2 anak Afghan; Hassan dan Amir. Hassan, seorang anak “Hazaara” (sebutan untuk anak pembantu) dengan Amir, anak orang kaya dan cukup tersohor di Kabul. Ayah Hassan sudah menjadi pembantu bagi keluarga ayah Amir selama 40 tahun. Dua anak tersebut, tanpa melihat status, sangat akrab dan menikmati masa kecil mereka. Amir yang terdidik, suka sekali menulis cerita fiksi dan membaca. Ia kerap membacakan buku untuk Hassan. Di sisi lain, Hassan sangat pemberani dan loyal dalam melindungi Amir, walau tubuhnya lebih kecil.

Kota Kabul di tahun 1978, amat terkenal dengan kompetisi layang-layang. Tentu saja, kesempatan ini tak dilewatkan oleh Amir dan Hassan. Dengan kecerdasan dan strategi yang diarahkan Hassan, Amir dapat memenangkan kompetisi tersebut.

Namun kemudian Russia datang menginvasi Afghanistan di tahun 1979. Amir dan ayahnya terpaksa melarikan diri ke luar negeri mengingat ayah Amir adalah seorang pengecam Russia dan komunis yang cukup keras. Mereka pergi ke Amerika Serikat, dan hidup di sana. Ini berat bagi Ayah Amir, karena ia sangat mencintai tanah airnya. Sayang, sebelum bisa kembali ke tanah air, ia menghembuskan napas terakhirnya di tanah asing.

California di tahun 2000, Amir akhirnya berhasil meraih mimpinya untuk menulis sebuah buku. Kemudian, ia mendapat telepon yang cukup mengejutkan dari sahabat ayahnya yang kini tinggal di Pakistan. Ia meminta Amir untuk kembali ke tanah air, untuk mengetahui sebuah rahasia yang telah terkubur lebih dari 20 tahun terkait Hassan dan ayahnya.

***

Sungguh, film ini mengharukanku. Tak terbayang, bagaimana kehidupan anak-anak dan orang-orang di Afghanistan dan daerah peperangan lain di dunia. Keceriaan dan kesenangan mereka untuk bermain dengan leluasa terenggut. Kehidupan mereka selalu dibayang-bayangi peluru dan kekejian.

Sisi lain dari the Kite Runner ini, adalah tentang persahabatan, loyalitas dan perjuangan. Tak hanya menyentuh sisi humanis kita, tapi juga menggedor kesadaran kita tentang pentingnya sebuah perdamaian.

1790881348370105220813