[Resep] Home-made Teokpokki Halal

Postingan ini sebagai bentuk menghibur diri sehabis menyesal panjang gara-gara gak teliti en memubadzirkan uang 6 euro

Bermula dari “tragedi” salah beli bahan-bahan jadi Teokpokki di toko Korea (bahannya mengandung rice wine), saya kemudian melihat-lihat tutorial cara membuat home-made Teokpokki di youtube. Kalau dipikir-pikir, kenapa gak dari dulu nyobain bikinnya XD. Padahal bahan-bahannya gak sulit didapatkan dan semuanya ada di rumah.

Jadi, sehabis menangis tersedu sedan (*lebay), saya langsung eksekusi membuat teokpokki. Alhamdulillah, dari kesalahan dan kekurang-telitian saya beli bahan makanan, berujung pada “kerajinan” membuat teokpokki sendiri (terharuuuu TT____TT).

P_20180315_162800
Ini Teok (rice cake) dan saus instan yang saya beli di Toko Korea. Ternyata ada kandungan alkohol dan rice wine (murni kesalahan saya karena kurang teliti membaca ingredients-nya TT__TT)

Berikut resep a la Chikupunya’s Kitchen (modifikasi resep dari youtube dan cookpad):

Bahan-bahan

Untuk Tteok (Rice Cake):

  • 200 gr tepung beras
  • 1/4 sdt garam
  • 2 sdm minyak wijen
  • 1 sdm minyak sayur
  • Air mendidih secukupnya

Bahan gochujang (saus pedas):

  • 2 siung bawang putih (haluskan)
  • 1 siung bawang merah (haluskan)
  • 2 siung bawang bombay ukuran sedang, cincang
  • 2 buah paprika merah (haluskan)
  • 1 sdm minyak sayur
  • 6 sdm sambal botol
  • 1 sdm saus tomat
  • 2 sdm cabe bubuk
  • 1 buah terasi ukuran kecil (bisa diganti dengan minyak ikan)
  • 300 ml air
  • Gula, garam, merica secukupnya
  • 1 butir gula merah ukuran kecil

Bahan Tambahan

  • 100 gr Daging ayam potong dadu
  • 2 Sosis ayam/ sapi potong memanjang
  • 2 Telur ayam ceplok
  • Kubis/ sawi putih diiris-iris
  • Wortel dipotong korek api
  • Daun bawang iris miring kasar

Cara Membuat

Teok

  1. Campur tepung beras dan garam, kemudian tuang air mendidih sedikit demi sedikit, aduk sampai adonan kalis.
  2. Saat mengadon, agar tidak lengket, campurkan minyak sayur/ minyak wijen. Ini juga membantu saat membuat adonan berbentuk silinder.
  3. Rebus adonan yang sudah dibentuk di air mendidih, campur dengan sedikit minyak agar tidak lengket. Tunggu sampai adonan mengapung dan matang.
  4. Potong-potong adonan rice cake sesuai dengan selera.
  5. Tiriskan, kemudian lumuri dengan minyak sayur. Sisihkan.

Sebagai bayangan, bisa  melihat tutorial membuat rice-cakenya di video ini:

Perbedaannya, kalau di video di atas, adonan mentah dikukus dahulu, baru kemudian dibentuk silinder. Kalau saya, dibentuk dulu, baru kemudian dikukus/ rebus.

Gochujang

  1. Tumis bawang putih, bawang merah dan bawang bombay dengan minyak sayur hingga layu.
  2. Masukkan terasi sampai tercampur merata.
  3. Tambahkan air, masak hingga mendidih.
  4. Masukkan saus tomat, saus cabe, paprika merah halus, minyak wijen, dan cabe bubuk. Jika suka pedas, bisa ditambahkan cabe rawit merah yang sudah dihaluskan.
  5. Masukkan gula, gula merah, garam dan merica. Aduk aduk hingga air sedikit menyusut.
  6. Koreksi rasa sesuai selera

Teokpokki Lengkap

  1. Setelah saus pedasnya matang, masukkan bahan tambahan.
  2. Setelah bahan tambahan matang, kemudian masukkan teok (rice cake).
  3. Jika kuah menyusut, tambahkan sedikit air agar rice cake terendam saus.
  4. Masak hingga semua tercampur rata dan kuah meresap ke rice cake.
  5. Sajikan hangat.

Selamat menikmati 🙂

PS: Alhamdulillah, special thanks untuk mas suami yang sudah menghibur hati si istri karena bolak balik mewek karena menyesal salah beli XD dan memotivasi untuk mencari hikmah dari kesalahan

P_20180315_201756
Ini tampilan teokpokki buatan saya XD. Sampai postingan ini diunggah, teokpokki masih di wajan, belum saya sajikan di piring. hahaha

[My Kitchen] Kroket Singkong – Resep Emak

kroket ubi

Setelah sekian lama hidup terpisah, Alhamdulillah akhirnya bisa berkumpul lagi dengan keluarga di tanah air. Dan saat-saat paling menyenangkan dari seorang anak perempuan adalah memasak bersama ibunya, sambil belajar “resep rahasia” plus persiapan untuk “masa depan” #eh kode :p.

Bagi yang ingin mencobanya, berikut adalah resepnya:

Bahan Kroket Singkong :

  • 1 kg singkong, kupas, kukus, haluskan
  • 100 g mentega
  • 100 g keju, parut (bisa pakai atau tidak)
  • 1 btr telur ayam
  • 3 batang daun bawang, iris halus
  • 1 sdt kaldu bubuk
  • 1/2 sdt garam (secukupnya)
  • 1/2 sdt lada putih bubuk (sesuai selera)

Cara Membuat Kroket Singkong tanpa isi:

  1. Campur adonan singkong yang telah dihaluskan dengan mentega, keju, telur dan daun bawang, aduk sampai rata.
  2. Taburkan kaldu bubuk, garam dan lada putih bubuk secara merata, aduk lagi.
  3. Ambil adonan secukupnya, padatkan dan bentuk lonjong.
  4. Goreng dengan api kecil hingga berwarna kuning keemasan. Sajikan panas
  5. Sebagai pelengkap, bisa tambahkan cabe rawit atau saus sambal/ mayonais sesuai selera
Tampilan yang belum digoreng
Tampilan yang belum digoreng

Cara Membuat Kroket Singkong dengan isi:

Bahan Isi Kroket Singkong

  • 300 g daging sapi/ ayam, cincang halus
  • 3 bh wortel, potong kecil-kecil
  • 3 btg daun bawang, iris halus
  • 1 siung bawang putih, iris halus
  • 3 btr bawang merah, iris halus
  • 1 sdt merica
  • 1/2 ltr air
  • 1/2 sdt garam secukupnya
  • 1 sdt kaldu sapi/ ayam bubuk

Membuat isi:
Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum lalu tambahkan daging, wortel, daun bawang, merica, garam dan kaldu bubuk. Masak sampai agak matang. Tambahkan air lalu masak lagi sampai kering, sisihkan.

Cara Membuat

  1. Campur adonan singkong yang telah dihaluskan dengan mentega, keju, telur dan daun bawang, aduk sampai rata.
  2. Taburkan kaldu bubuk, garam dan lada putih bubuk secara merata, aduk lagi.
  3. Ambil adonan secukupnya, pipihkan lalu tengahnya isi dengan adonan isi, bentuk lonjong
  4. Goreng kecokelatan dengan api kecil. Sajikan selagi panas
  5. Sebagai pelengkap, bisa tambahkan cabe rawit atau saus sambal/ mayonais sesuai selera

Selamat mencoba :)!

PS: Saat membuat cemilan ini, paling asik dengan melibatkan anggota keluarga lho :). Jadi belajar bersama, en juga bisa mendekatkan ;D

[My Kitchen] Nasi Kuning “Anak Rantau”

nasi kuningIdul Adha tahun ini adalah lebaran ke-3 saya tidak bersama-sama dengan keluarga merayakannya di tanah air. Tapi, tak mengapa. Hari Sabtu yang lalu, saya bersama-sama dengan dua orang kakak kosan yang berbaik hati “menampung” saya selama sebulan terakhir ini ;), mencari ide makanan apa yang mau dimakan untuk “memeriahkan” suasana Hari Raya ini.

Berhubung jajanan di sekitar masjid setelah sholat Eid ludes terjual dan ramai dikunjungi, jadilah kami pergi ke toko bahan makanan Indonesia yang letaknya hanya beberapa meter dari Masjid Besar Taipei.

Keputusan untuk memasak Nasi Kuning (as you can see in the picture above), baru tercetuskan ketika berada di dalam toko, sambil melihat-lihat bumbu masakan apa saja yang tersedia di sana. Sambil mengingat-ingat bahan makanan yang tersedia di kosan, akhirnya saya sebagai juru masak memutuskan untuk memasak nasi kuning lengkap 😉

Untuk resep nasi kuningnya, didapat dari hasil googling-an dan untuk bahan pelengkapnya, dibuat dengan resep menggunakan feeling ala emak-emak :p

Setelah berjibaku dengan dapur dan segala perlengkapannya, sekitar 2,5 jam kemudian jadilah nasi kuning dengan pelengkap telur dadar, ayam goreng, kering tempe kacang dan juga tak lupa sambal + timun.

Sebagai seorang perantau ilmu, janganlah sampai bersedih hati berlebihan karena tidak bisa berkumpul dengan keluarga. Sambil menelepon keluarga di tanah air, kita bisa tetap merayakan Idul Adha sambil menyantap sajian khas Indonesia di tanah rantau ini. Tetap nikmati, dan syukuri 🙂

[My Kitchen] Homemade Pizza

[My Kitchen] Homemade Pizza

Summer break yang lalu, Alhamdulillah ada rezeki bisa pulang ke tanah air dan bisa mengoptimalkan fungsi dapur rumah sebesar-besarnya. hahaha…. Terinspirasi dari keinginan untuk membuat pizza buatan sendiri (klo beli mah lumayan mahal XD), maka dengan bahan seadanya yang ada di kulkas, maka kubuatlah home made pizza ini.

Pizza buatanku gak perlu peralatan yang sulit dan juga bahan yang susah. Walo dikatakan home-made (dibuat di rumah), tapi ya harap dimaklumi kalo mostly bahan panganan yang dipake adalah yang siap saji. wkwkwk (sama aja bo’ong :p). But at least, I’ve try my own recipe. Eh, sakjane bukan berdasarkan resep yang sebenarnya sih, tapi cuma karena “keahlian” mencampur aduk bahan panganan :p. Jaa, mari kita baca proses pembuatannya:

Bahan Adonan Roti: beli jadi di supermarket, sudah berbentuk frozen

Bahan Saus:

  • Saus sambal secukupnya, sesuai selera –> saya suka pakai sambal belibis
  • Saus tomat
  • Taburan parsley atau basil kering
  • Lada hitam/ lada putih sesuai selera

Bahan topping:

  • Sosis ayam/ sapi dipotong kecil-kecil (biar hemat :p)
  • Jagung bulir secukupnya
  • Keju mozzarela secukupnya
  • Bawang bombay dan paprika, potong kecil-kecil

Cara memasak:

Gunakan teflon untuk memasak saus, campurkan semua bahan saus, aduk hingga rata. Tata topping di atas adonan roti, tuangkan saus, dan tak lupa taburi keju mozzarela, Setelah itu, panggang di oven atau kalau gak punya oven, bisa pakai teflon bertutup. Hidupkan api kecil, panggang selama 15-20 menit. Biarkan keju meleleh 😀

Nah, setelah bahan matang dan adonan roti menguning, angkat. Letakkan di piring Anda, hias sesuai selera :). Sajikan hangat ^^

PS: maap itu fotonya tak bermaksud untuk promosi brand tertentu yak. Pas kepotret sih 😉

[My Kitchen] Chicken/ Fish Nugget

Image

Beberapa waktu lalu, aku melihat postingan foto home-made Chicken Nugget buatan mb Isti Winayu (yang sekarang tengah menanti HPL dede’nya di Chiba, Jepang sana. Smoga sehat-sehat selalu ya mbakyuuu :D) di Facebook. Berhubung mahasiswa asing di Taiwan seperti saya agak kesulitan mencari panganan olahan daging halal, maka terinspirasi-lah untuk membuat masakan serupa.

Berikut adalah resep dari Mb Isti yang sedikit kumodifikasi.  Ada pesen singkat dari beliau: “Chiku, resep nugget kemarin aku ga pakai takaran, cuman kira2 :D!” –> so do I mbak, kmaren pas mbuatnya, juga kira-kira bae. wkwkwkkw

Resep Home-made Chicken/ Fish Nugget

1

Bahan:

  • 200-300 gr ayam giling dan atau daging ikan tuna cincang
  • 2 butir telur (ukuran M/sedang)
  • 2-4 siung bawang putih dan bawang merah, dicincang halus
  • Cabe merah dicincang (sesuai selera –> bagi yang suka pedas)
  • garam secukupnya
  • merica secukupnya
  • 4-5 sdm keju parut
  • 1 batang wortel parut atau cincang halus

Bahan Panir

  • Tepung panir/ roti
  • 2 butir telur ayam untuk membalur
  • minyak goreng untuk menggoreng

Cara Membuat

  1. Setelah semua bahan siap, campur dan aduk sampai rata.
  2. Tuang dan ratakan di loyang, bikin ketebalan sekitar 2-3 cm
  3. Kalau punya kukusan, kukus selama 10-15 menit atau kira-kira kekel (mengeras) sampai bagian tengahnya. Kalau ga ada, bisa pakai microwave 800 watt, selama 4-5 menit. Atau pertama2 3 menit dlu, lihat hasilnya biar ga terlalu keras & kering. Kalau gak ada kukusan atau microwave, bisa juga gunakan rice-cooker 😀 –> I did it, and it works 🙂
  4. Setelah dikukus & agak dingin, potong2 sesuai ukuran yg diinginkan. Balur dengan telur kocok lalu tepung panir/roti.
  5. Goreng sampai berwarna kuning keemasan. Kemudian, sisa lainnya bisa disimpan dalam plastik di frezeer.

Selamat bereksperimen :D!

[My Kitchen] Home-made Cheese-cake

[My Kitchen] Home-made Cheese-cake

Sabtu lalu, karena lagi stress ngerjain paper final term, maka pelarianku adalah masak-masak. hwahahaha…. Motong-motong en ngaduk-ngaduk bahan masakan sambil nyari inspirasi untuk paper 3000 kata.

Entah pastinya kapan daku tiba-tiba terinspirasi untuk membuat cheese-cake. Kayaknya udah tertanam sejak jaman di Galuh 2 No. 4 deh (kantor IM), dibuatin cheese-cake ama mb Nia :D!

Berhubung peralatan masaknya terbatas, maka kucarilah resep cheese-cake tanpa proses pemanggangan/ oven. Nah, berikut ini hendak ku-share pengalamanku membuat cheese-cake setengah berhasil ini (instead of setengah gagal –> perkataan orang optimis :D).

Bahan

  1. Satu bungkus biskuit manis (kmaren pake Ritz Cheese –> gagal TT__TT. Lebih pas kalo pake biskuit smacam roti marie)
  2. 80 gr butter plain, lelehkan –> cari yang halal ya 🙂
  3. 250 gr Light Philadelphia Cream Cheese Block –> alhamdulillah ini ada logo halal MUI en NZ
  4. Gula halus secukupnya –> kalau suka manis, diberi yang agak banyak 😀
  5. Satu bungkus agar-agar plain –> cairkan dengan 1/4 gelas air mendidih
  6. Buah potong kecil untuk hiasan –> bisa kiwi, stroberi, ato olesan selai blueberry (sesuai selera)

Cara Membuat
1) Adonan biskuit
Hancurkan biskuit hingga halus, campur dengan butter yang sudah dilelehkan. Aduk hingga rata. Masukkan ke wadah yang telah disediakan . Ratakan, masukkan ke dalam kulkas.

2) Adonan Cheese
Lunakkan Philadelphia cheese block, masukkan gula halus sesuai selera dan tingkat manis, aduk hingga halus. Kalau punya mixer lebih bagus lagi

–> Klo aye berhubung gak punya, jadi aduk manual hingga pegel -___-”

3) Masukkan cairan agar-agar plain ke dalam adonan cheese, aduk hingga rata. Cairan ini berfungsi untuk membekukan dan menyatukan adonan 🙂

4) Tuang adonan cheese ke atas adonan biskuit –> Di kasus percobaan pertama aye kemaren, berhubung pake Ritz kurang halus, jadinya adonan biskuit digabung ke adonan cheesenya :V.

5) Masukkan kulkas kira-kira 3 jam. Biarkan hingga adonan membeku dan menyatu.

Penyajian
Potong cheese-cake sesuai selera, hias dengan buah potong dan tuangkan krim cair atau gula halus.

Jumlah kalori
– Hm…. aye gak tahu sih, gak ngitung -___-“. Tapi pastinya kalori sepotong cheese-cake hanya bisa dihilangkan dengan berlari keliling lapangan 3 kali puteran. hehehe…..
– Warning buat yang lagi diet, disarankan untuk tidak makan ini :p

PS: Tulisan ini dibuat dalam rangka escaping (for a while) dari final term exam paper. hehehe

Selamat mencoba 🙂

[My Kitchen] Spaghetti Tuna Cheese

[My Kitchen] Spaghetti Tuna Cheese

Niat untuk membuat spageti dengan saus kreasi sendiri sudah kupupuk sejak lama, terutama sejak punya kompor dan wajan (#fyi, beberapa bulan pertama di sini, aye masaknya pake rice cooker. hehehe…). En karena ingin memasakkan dua orang spesial yang ada di kosku (eaaa~ #iki Aarin, adek kosku + Kiswah, sang pemilik Apronkiss yang tengah berkunjung), jadilah hari ini aku memasak spageti ^^”. Anyway, special thanks untuk Kiswah yang udah nata makanannya, en jadi “kelinci percobaan” nyicipin spagetiku ini. En thanks buat Aarin yang dah bersedia makan siang dengan spageti buatanku.

Sekedar info, berikut resep spaghetti a la Chikupunya’s Kitchen:

Bahan

  • 1 liter air
  • 400 gram spaghetti
  • 2 sdm minyak sayur

Saus spaghetti

  • 1 bungkus saus Spaghetti La Fonte siap saji
  • 2 sdm minyak goreng
  • 2 siung bawang putih, cincang
  • 2 buah bawang bombay, cincang
  • 1 buah paprika, cincang
  • 200 gr daging Tuna segar
  • 4 lembar keju
  • 50 ml air
  • 1 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt garam

Pelengkap

Taburan daun parsley untuk hiasan

Cara membuat

  • Rebus spaghetti selama 15 menit, beri minyak sayur. Tiriskan, buang airnya dan sisihkan.
  • Panaskan minyak goreng, tumis bahan-bahan segar seperti bawang putih, bawang bombay, dan paprika hingga harum. Masukkan daging Tuna, masak hingga berubah warna.
  • Tambahkan saus spaghetti La Fonte, kemudian tambahkan air sambil diaduk. Masak hingga mendidih.
  • Masukkan keju, dan tambahkan merica bubuk, masak hingga mengental.

Penyajian

Tata spaghetti di atas piring, beri saus di atasnya, taburi dengan daun parsley dan sajikan hangat :).