Garis Batas; Perjalanan di Negeri-negeri Asia Tengah

Category: Books
Genre: Travel
Author: Agustinus Wibowo
Tajikistan. Kirgistan. Kazakhstan. Uzbekistan. Turkmenistan. Stan… Stan… Stan..

Tahukah kawan? One of my lifetime dream adalah menelusuri Jalur Sutra. Dimulai dari Xi’an di Propinsi Shaanxi, sebelah timur China, sampai ke Turki di ujung barat benua Asia.

Jikalau mau tahu, penginspirasi mimpi itu adalah tulisan-tulisan dari Agustinus Wibowo yang diposting secara berkala di kolom Travel – Petualang dalam Kompas.com.

Perjalanan beliau yang dimulai dari China, Tibet, terus sampai menyusuri negeri-negeri di Asia Tengah, memberikanku semangat untuk menjelajahi sisi lain dunia serta mempelajari + memahami hakikat hidup manusia ๐Ÿ™‚

Kumpulan catatan perjalanan beliau ini, memang sudah kunantikan sejak lama. Maka dari itu, saat berkunjung ke toko buku langganan di daerah Depok dan menemukan buku yang bertuliskan "Agustinus Wibowo", dengan tanpa pikir panjang, buku ini langsung kusikat! hahaha…

Buku "Garis Batas" ini adalah buku kumpulan catatan perjalanan beliau yang kedua setelah sebelumnya sudah terbit buku kumpulan yang pertama, yang berjudul Selimut Debu; catatan perjalanan di Afganistan.

Aku memang belum katam dalam membacanya. Tapi, baru beberapa halaman saja sudah kudapatkan banyak pengetahuan baru, tak hanya tentang negeri-negeri yang masih penuh misteri ini tetapi juga nilai-nilai hikmah dalam perjalanannya.

Mengutip dari kata pengantar yang dituliskan oleh mbak Ambar Briastuti, moderator milis Indobackpacker, bahwa :

"Ada dimensi yang berlapis-lapis, ada kesimpangsiuran, ada kesalahpahaman, ada pula pembantaian-sisi gelap yang jarang diceritakan jika kita ber-backpacking tanpa membaca dan merenungkan arti perjalanan, atau menjadikan perjalanan backpacking semata-mata seperti piknik liburan. Backpacking atau menjadi backpacker adalah identitas yang ingin ditempelkan ke semua pelaku perjalanan. Tapi untuk seorang Agustinus, backpacking adalah proses pembelajaran, bukanlah sekedar mengunjungi tempat, hanya demi mengatakan, "I have been there. I have done it."

Seketika, kalimat tersebut begitu menusuk hatiku. Mak jleb…Aku jadi mempertanyakan hakikatku dalam melakukan perjalanan selama ini. Sudah benarkah? Harus dievaluasi nih.

Further tentang karya-karya Agustinus Wibowo bisa dilihat dari web beliau di :

http://www.avgustin.net/

Atau add bliau di fb :
http://www.facebook.com/profile.php?id=546831052

Indonesia Mengajar 2

Category: Books
Genre: Biographies & Memoirs
Author: Pengajar Muda Angkatan II
Alhamdulillah, yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga ^^! Semoga dari kumpulan tulisan ini, bisa memacu semangat kita untuk ikut turun tangan, berkontribusi untuk negeri ๐Ÿ™‚

Info lengkapnya dapat dilihat di sini:

http://pustakabentang.blogspot.com/2012/06/indonesia-mengajar-2.html

Judul : Indonesia Mengajar 2

Penulis : Pengajar Muda II

Penyunting : Ikhdah Henny & Retno Widyastuti

Penerbit : Bentang Pustaka

Jumlah halaman : xviii + 438 halaman

Harga : Rp. 69.000,-

ISBN : 978-602-8811-82-8

Buku ini merangkum aksi 72 anak muda yang terpilih dari ribuan anak muda hebat lainnya. Mereka bergerak, menyebar ke seluruh pelosok negeri dari Aceh hingga Papua. Mereka rela meninggalkan kenyaman kota dan keluarga untuk tinggal di tempat baru, melunasi janji kemerdekaan. Harapannya, negeri ini akan bersinar seiring bersinarnya generasi penuh harapan yang selama ini diabaikan. Kesulitan, hambatan, tangis, dan tawa mereka jalani dengan ikhlas.

Sekarang bukan waktunya lagi untuk mengeluh, mengasihani, atau menghujat pemerintah. Lebih baik menyalakan lilin daripada terus-menerus mengutuki kegelapan. Kini waktunya beraksi, bersama berkontribusi membangun negeri dengan mencerdaskan kehidupan bangsa. Bukankah mendidik adalah tugas semua orang terdidik?

Habibie & Ainun

Category: Books
Genre: Biographies & Memoirs
Author: Bacharuddin Jusuf Habibie
"48 Tahun 10 hari. Allah, Engkau telah menitipi cinta abadi yang menjadikan kami manunggal. Manunggal yang dipatri oleh cinta yang murni, suci, sempurna dan abadi," (Habibie, hal 296).

MasyaAllah,

Memang benar, bahwasanya ada banyak sekali hikmah dari setiap peristiwa. Tak harus peristiwa yang kita alami sendiri, namun hikmah itu juga bisa kita dapat dari kisah hidup orang lain.

Kemarin malam, tepatnya 16 Maret 2011, resmi sudah aku memiliki buku setebal 323 halaman ini. Walaupun plastik yang menyelimuti buku ini belum kubuka (terbentur rutinitas dan kesibukan harian ^^"), ada rasa penasaran yang luar biasa di dalam hatiku. Ingin segera kubaca kata demi kata yang teruntai dalam memoir abadi antara Pak Habibie dengan "sigaraning nyawa" beliau, Ibu Ainun.

Hm… Pertama kali tahu tentang buku Habibie – Ainun dari kehebohan seorang "oknum" yang begitu berbinar-binarnya menceritakan betapa inginnya ia memiliki kisah sejenis dalam hidupnya setelah membaca buku ini (guess, who she/he is. wkwkwk…)

Karena itu, aku pun menjadi penasaran, ingin mengetahui lebih detail isi buku dengan men-search. Walhasil, dari hasil googling, kudapat tautan
http://www.detiknews.com/read/2010/12/01/102041/1506462/10/habibie-ainun-perjalanan-cinta-sang-profesor,. Dan tautan tersebut berhasil membuatku menjadi semakin ingin membaca ๐Ÿ˜€

OK! Kimeta~ Buku Habibie & Ainun akan menjadi teman perjalananku selama bertugas di Timur Indonesia akhir pekan ini ^____^! Tanoshimi~

Ancient MegaStructures Series

Category: Movies
Genre: Documentary
Review kali ini terkait dengan salah satu jenis film yang aku sukai, yaitu DOKUMENTER! Nah, documentary series yang hendak ku-review adalah buatannya National Geographic Channel yang berjudul ANCIENT MEGASTRUCTURES. Serial ini terdiri dari 2 season; season yang pertama ada 3 episode, dan season yang kedua ada 6 episode.

Judul-judul serialnya adalah sbb :

Season 1

"Ancient Megastructures: Chartres Cathedral"

"Ancient Megastructures: Colosseum"

"Ancient Megastructures: The Great Pyramid"

Season 2

"Ancient Megastructures: St Paul’s Cathedral"

"Ancient Megastructures: Alhambra"

"Ancient Megastructures: Petra"

"Ancient Megastructures: Machu Picchu"

"Ancient Megastructures: Angkor Wat"

"Ancient Megastructures: Istanbul’s Hagia Sophia"

Dari ke-9 judul di atas, baru 7 judul yang sudah kutonton dan kumiliki filmnya. Keren abizz deh pokoke! Senang rasanya bisa memenuhi rasa keingintahuanku terhadap peradaban masa lalu. Sekaligus kagum dengan kemampuan orang-orang zaman kuno yang sudah mampu membuat bangunan spektakuler, tanpa bantuan alat modern seperti yang ada saat ini.

Para ahli arsitektur, teknik sipil, bangunan, dan ahli-ahli lain yang ada di zaman kuno memiliki kemampuan yang tak kalah kerennya dengan para ahli masa kini. Bahkan, dalam beberapa kasus tertentu, masih ada misteri dan rahasia teknik pembangunan dari bangunan kuno tersebut yang masih belum terkuak dan belum terpikirkan oleh orang-orang masa kini. ck..ck.. Keren!!!

Pengen suatu hari nanti semua bangunan kuno nan "spektakuler" tersebut bisa kukunjungi. InsyaAllah :D!

Man jadda wa jadda…..

Myelin

Category: Books
Genre: Other
Author: Prof. Rhenald Kasali
Tahu buku ini pertama kali dari my bitter brother (wkwkwk). Pertama kali saat mendengar judul bukunya, kukira ini adalah sebuah novel dengan tokoh utama seorang wanita China, secara namanya ada "Lin" gitu (hoho~ parrah ^^"). Karena gak ngeh dan kurang tertarik dengan jenis novel, maka saat berkunjung ke toko buku, aku tidak berusaha untuk mencarinya.

Nah, dalam peristiwa lainnya, aku membaca sebuah tulisan dari Prof. Rhenald Kasali yang berjudul Passport. Seketika, aku langsung terkagum-kagum dengan segala tulisan beliau.

Peristiwa berikutnya…

Suatu hari di akhir pekan, aku berkunjung (untuk kesekian kalinya) ke toko buku langgananku itu. Sebut saja namanya adalah TM Bookstore, yang ada di bilangan Depok (tepatnya Depok Town Square). hahaha…

Nah, secara taksengaja aku melihat sebuah buku bersampul merah, dengan nama "Rhenald Kasali" sebagai penulisnya. Dan terkejutlah aku, saat membaca judulnya adalah MYELIN. hahaha… Kayaknya memang jodoh ama ni buku ;D. Memang, my bitter brother itu ndak memberitahu tentang apa isi bukunya dan siapa penulisnya. Tanpa pikir panjang, akhirnya kubeli buku itu.

Prof. Rhenald memperkenalkan myelin atau muscle memory yang membuka mata kita bahwa manusia tidak cukup berinvestasi pada otaknya saja, tetapi juga ototnya (muscle) agar ia berorientasi pada tindakan, membentuk budaya disiplin, dan membangun intrapreneuring, tata nilai, serta kinerja.

Brain memory dapat diibaratkan kereta Jabodetabek yang hanya mengandalkan sebuah lokomotif di kepalanya. Myelin merupakan rahasia di balik perkembangan talenta manusia dan kesuksesan dunia usaha yang melesat bak kereta Shinkansen. Dengan Myelin, seluruh kekuatan dihidupkan agar perubahan bukan sekedar angan-angan (copas dari ringkasan bukunya :D).

***

Dari buku ini, aku banyak belajar hal baru, terutama nilai-nilai leadership dan entrepreneurship (yang sangat jarang kujamah ^^"). Penjelasan konsepnya dipaparkan secara ringan dan kasuistik melalui perjalanan perusahaan-perusahaan serta orang-orang top di Indonesia maupun dunia, seperti Susan Boyle (Britain’s Got Talent), Se Ri Pak (pe-golf wanita asal Korea Selatan), Blue Bird, Wijaya Karya dll. Hohoho~ Jadi semakin tahu dunia bisnis dan kewirausahaan ^^

Tambahan lagi. Ada sebuah kata dan konsep baru yang aku pelajari dari sini, sungguh menginspirasi dan menjadikanku bersemangat untuk menerapkannya, yaitu KNOWLEDGE MANAGEMENT.

Penjelasan tentang knowledge management akan kutulis dalam postingan khusus dan tersendiri (soalnya lumayan panjang jhe :D).

Jaa, intinya buku ini highly recommend buat teman-teman semua ^^! Selamat membaca (baik dengan cara membeli, numpang baca di toko buku, maupun meminjam :D)

Lebih lanjut tentang resensi buku ini bisa dibaca di:

http://www.antaranews.com/berita/1269705043/rhenald-kasali-mengajak-indonesia-bergerak

PS: chongmal gomawoyo, oppa ๐Ÿ™‚

Shinzanmono

Category: Movies
Genre: Drama
Everybody has a secret, so there are many lies and secrets hiding. People lie to escape from their sins, and to continue living their lives. But, a lie is a shadow of the truth….. (taken from the drama’s preamble)

============================

Ini dia satu lagi drama Jepang terbaru yang patut ditonton. Berkisah tentang seorang detektif yang merupakan orang baru (shinzanmono) yang ditempatkan di sebuah kota. Ia bertugas menyelidiki kasus pembunuhan yang terjadi di kota itu. Pendekatan dalam penyelidikannya dilakukan dengan cara yang "unik". Dari drama ini saya belajar tentang salah satu unsur dalam kehidupan manusia bernama "lie"….

Synopsis :

In the Ningyo-cho area of Nihonbashi, Tokyo – a woman was murdered. Detective Kaga Kyoichiro, who just transferred to the Nihonbashi police precinct, is placed in charge of the murder case. With virtually the entire residents of Ningyo-cho’s shopping street emerging as suspects, Detective Kaga must use his keen sense of deductive reasoning to uncover the truth

Further information :
http://wiki.d-addicts.com/Shinzanmono

Recount

Category: Movies
Genre: Documentary
Film ini kutonton di saluran HBO tepat pada tanggal 4 Nov 08, hari dimana pemilu AS berlangsung. Recount merupakan film semi-dokumenter, karena terdapat cuplikan-cuplikan proses pemilu AS tahun 2000, antara George W. Bush vs Al Gore yang mengalami kendala karena perbedaan suara yang sangat tipis di negara bagian Florida. Kata-kata yang paling kuingat dalam film ini ; By Al Gore, "Seharusnya aku menang tapi tak bisa menang"….Hiks…mengharukan…..

Film ini cocok untuk pelajaran Polpem AS, karena menggambarkan bagaimana sistem politik dan pemilu di AS. So, misete kudasai!

Aku bisa benar-benar paham betapa kerasnya dunia politik itu…terlebih di dunia politik AS yang serba "terbuka", tanpa malu-malu saling mengkritik dan menghujat satu sama lain. Tapi, mereka bisa tetap berani mengakui kekalahan…tidak seperti di negeri kita….hiks….hiks…

Kapan ya Indonesia bisa bersikap layaknya ksatria??

ๆ—ฅๆœฌใฎใƒ ใ‚นใƒชใƒ ็คพไผš

Category: Books
Genre: Other
Author: Sakurai Keiko
Ingin mengetahui lebih dalam mengenai sejarah dan perkembangan Islam dan Muslim di negeri Sakura? Buku inilah acuan utamanya.Buku yang berartikan “Muslim Society in Japan” ini, ditulis secara lengkap oleh seorang profesor ahli studi islam di Jepang dan hubungan Jepang dengan negara-negara Islam dari Universitas Waseda. Prof. Sakurai memberikan informasi yang lengkap seputar Islam di Jepang, terutama dari aspek sosiologi dan kehidupan bermasyarakatnya. Selain itu, paparan tulisan disertai dengan foto dan data statistik terkini, sehingga menjadikan buku terbitan Chikumo Shinsho tahun 2003 tersebut layak untuk dijadikan referensi utama dalam kaitannya dengan studi Islam di Jepang.

Harga bukunya untuk standar Jepang, tidak terlalu mahal, hanya 720 Yen sahaja. Tapi tentunya akan jadi lebih mahal untuk ongkos PP Indonesia-Jepang jikalau mau membelinya di sana secara langsung. he..he..

Bagiku, buku ini merupakan “nyawa” tugas akhir kuliah masterku karena menjadi acuan terpenting untuk merampungkannya.

Namun, sayang sekali belum ada versi bahasa Inggrisnya (apalagi bahasa Indonesia). Ada yang mau menerjemahkannya? Penerbit Mizan, barangkali??? hayuk atuh……

Yaah, walo hampir semua isinya menggunakan kanji, tapi aku tetep harus semangat ni ^__^”! Yosh, ganbarimasho!! Doakan aku wahai kawan…..^^

Indonesia Mengajar: Kisah Para Pengajar Muda di Pelosok Negeri

Category: Books
Genre: Biographies & Memoirs
Author: Pengajar Muda
Entah, sudah berapa kali aku mengatakan ini pada banyak orang, "Aku luar biasa sangat iri kepada mereka, para Pengajar Muda."

Membaca kisah mereka membuat kalbuku bagaikan roller-coaster. Kisah-kisah mereka sungguh membuatku semakin bertambah iri…

Ingin kutahu, apakah kalian merasakan hal yang sama? Sama-sama iri kah? Ayolah, iri. hahahaha…. (geje).

Mari kita tunggu buku ini beredar di akhir November 2011. InsyaAllah…

Mari siapkan dompet, dan pergi ke toko atau pameran buku!! hahahah…

*maniak buku mode ๐Ÿ˜€

=========================

Sinopsis

Pendidikan, masih saja menjadi barang mahal di tanah saudara-saudara kita yang jauh dari pusat. Bangunan yang hampir roboh, fasilitas yang kurang memadai, jarak yang jauh dan terjal, kurangnya tenaga pengajar, dan masalah-masalah lain masih saja terjadi.

Lalu, bagaimana ceritanya kalau anak-anak muda, generasi penerus bangsa ini tergerak hatinya. Mereka adalah 51 Pengajar Muda yang terpilih dari 1.383 calon. Mereka rela meninggalkan kenyamanan kota, rela jauh dari keluarga, untuk mengabdi di pedalaman, menjadi guru. Mereka berusaha melunasi janji kemerdekaan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Tak sekadar mengajar baca tulis hitung, mereka juga mengajar banyak nilai-nilai kebaikan, pun gantian belajar pada masyarakat asli.

Buku ini menceritakan kisah para Pengajar Muda yang ditempatkan di beberapa pelosok negeri. Kesulitan, kebahagian, tangis, dan tawa mewarnai kisah mereka. Buku ini juga menunjukkan seperti apa wajah pendidikan negeri ini. Apa benar ada kebiasaan guru memukul muridnya dengan rotan? Apa benar guru-guru jarang datang ke sekolah, terutama saat hujan deras?

Nikmati seluruh kisah mengharukan itu di buku ini!

Ninkyo Helper (J-Drama)

Category: Other
Dorama ini baru aja tayang di Jepang 3 episode (di d-adicts dah sampe episode 2). Alur ceritanya berkisah tentang para kepala cabang yakuza yang ditugaskan boss besarnya untuk menjadi "caregiver" atau helper di sebuah Panti Jompo.

Tentu sangat menarik melihat yakuza yang kasar harus berlatih sabar dan berbaik hati untuk merawat para lansia yang mengalami dementia.

Dari film ini pelajaran yang dapat diambil adalah realitas demografi di Jepang dengan penduduk menuanya yang semakin tinggi jumlahnya sehingga diperlukan jumlah tenaga kerja (caregiver) yang lebih banyak di sana (inilah yang menjadi alasan pengiriman caregiver Indonesia ke Jepang).

JIN (J-Drama)

Category: Other
Bagi temen-temen yang berasal dari dunia kesehatan ataupun yang tertarik dengan tema-tema kedokteran, dorama ini wajib ditonton. Berlatarbelakangkan Edo-jidai, dorama yang masih tayang di Jepun ini mengisahkan tentang seorang dokter bedah otak yang terkena time slip menuju zaman Tokugawa akhir. Dengan keahlian bidang kedokteran terkini, ia membawa banyak perubahan bagi masyarakat Edo yang masih "serba terbatas".

Berikut di bawah ini review dari wikidrama :

Details

* Title: JIN-ä»?-

* Title (romaji): Jin

* Format: Renzoku

* Genre: Sci-fi, medical, jidaigeki

* Broadcast network: TBS

* Broadcast period: 2009-Oct-11 start

* Air time: Sunday 21:00

* Theme song: Aitakute Ima by MISIA

Synopsis

The story follows a brain surgeon named, Minakata Jin, who has spent the last two years in anguish, as his fiancee lies in a vegetative state after an operation he performed. One day, he faints at the hospital and awakens to find himself transported back in time to the Edo period. He is soon attacked by a samurai, but he escapes with the help of a man named Kyotaro. Kyotaro suffers a serious injury to the head while trying to protect him, but Jin manages to save his life despite a lack of proper medical equipment. Because of that, Kyotaro’s sister Saki begins taking an interest in Jin and becomes his assistant. Meanwhile, Jin is determined to find a way back to the present.

(taken from :
http://wiki.d-addicts.com/JIN)

Juui Doolittle (dr. Doolittle)

Category: Movies
Genre: Drama
Inget film dr. Doolittle gak? Itu lho, yang berkisah tentang dokter hewan yang bisa bicara dengan binatang.

Nah, kalau dorama Jepun yang berjudul JUUI DOOLITTLE ini (juui = dokter hewan), bukan bercerita tentang "kemampuan" berbicaranya, melainkan kemampuan "mendengarkan" suara-suara binatang yang tak terdengar.

Tottori Kenichi (Oguri Shun) dijuluki sebagai dr. doolittle karena kemampuan kedokteran hewannya yang sangat mumpuni. Akan tetapi, ia memiliki watak yang tidak ramah terhadap orang lain sehingga sering dicap tidak baik jika hanya mengenalnya sekilas. Selain itu, Ia sepintas terlihat seperti dokter yang "mata duitan" karena Ia sering mengatakan "pet care is business".

Namun, di balik semua itu, pada dasarnya ia memiliki niat yang baik dan tulus dalam menolong hewan-hewan yang sakit serta memiliki "idealisme dokter hewan" yang selalu dipegang teguh prinsip-prinsipnya. Oleh karenanya, terkadang ia tidak hanya menolong hewan peliharaan yang sekarat tetapi juga "hati" para pemiliknya yang turut "sekarat" dan perlu disembuhkan.

Dari dorama ini, aku mendapatkan banyak pengetahuan seputar dunia kedokteran hewan yang ternyata sungguh mengagumkan. Karena dokter hewan itu, dari satu aspek, memiliki posisi yang lebih unggul daripada dokter manusia karena hewan itu voiceless alias tak bersuara. Kalau manusia, ia bisa menyampaikan apa-apa saja sakit yang dikeluhkan. Sedangkan hewan, mereka tidak bisa berbicara. Jadi, dokter hewan harus bisa "mendengarkan" suara tak terdengar para hewan melalui gerak gerik dan perilaku hewan. Subhannallah….

Dari dorama ini pula, aku mendapatkan pelajaran bahwa profesi sebagai dokter hewan tidak bisa dipandang sebelah mata (seperti yang umum dipandang di Indonesia). Serta, aku juga belajar untuk lebih memperhatikan dan memperlakukan hewan dengan lebih baik dan "sesuai", karena bagaimanapun mereka juga ciptaan-NYA yang sungguh luar biasa.

Jaa, selamat menonton dorama-nya :D! Dijamin, dorama ini bukan sekedar hiburan semata, melainkan ada ilmu, nilai dan hikmah yang bisa kita ambil darinya.

Further information about this dorama, just click on:

http://wiki.d-addicts.com/Juui_Dolittle

Conspiracy

Category: Movies
Genre: Documentary
Kemarin Kamis, aku dan teman-teman ODP++ IM, menonton film ini dalam rangka mempelajari bagaimana sebuah problem solving dalam suatu rapat.

Nah, film yang dipakai untuk belajar itu berjudul CONSPIRACY (tahun 2001) yang berkisah tentang sebuah pertemuan (rapat) 2 jam yang menentukan hidup matinya 6 juta nyawa.

Terlepas dari pro kontra peristiwa Holocaust Yahudi oleh NAZI Jerman dan nilai-nilai humaniter, dari film yang berlatarkan Perang Dunia II ini aku bisa melihat bagaimana dinamika sebuah rapat antar para pengambil keputusan dalam memutuskan nasib 6 juta orang Yahudi yang ada di Jerman dan daratan Eropa.

Berdasarkan film ini, pada dasarnya keputusan NAZI untuk "mengevakuasi" (mengeliminasi) para Yahudi adalah lebih karena faktor kondisi lahan, pangan dan ekonomi Jerman masa Perang Dunia, bukan sekedar alasan ideologis atau nasionalis semata.

Dua kubu; pendukung dan penentang "pembersihan" etnis yahudi menyampaikan argumen-argumen mereka, dan selama 2 jam rapat tersebut, dibahas seputar keputusan "mengevakuasi", serta teknis-teknis "evakuasi" dan "eksekusi". Keputusan tersebut dilakukan dengan dasar keefektifitasan dan keefisienan.

Hm…. Dari film ini, aku jadi ngebayangin, bagaimana sebuah rapat dan dinamika di dalamnya (dalam mengambil suatu keputusan) bisa berdampak pada nasib suatu pihak.

Bagaimanakah dengan para decision maker di negeri ini????

Jalan Cinta Para Pejuang

Category: Books
Genre: Religion & Spirituality
Author: Salim A. Fillah
Buku ini menjadi temanku dalam mengisi waktu luang dalam beberapa pekan terakhir ini. Darinya, aku banyak belajar bagaimana mengelola hati agar menjadi lebih baik lagi dan tidak mudah dilanda kegalauan. Kesibukan dan aktifitas keduniawian terkadang membuatku lupa berkomunikasi secara intens terhadap hatiku.

Saat membaca buku ini, aku menjadi teringat bahwasanya hatiku ini sangat membutuhkan teman diskusi, yang mana dialah aku sendiri. Alhamdulillah, aku dapat menemukan banyak hal yang terlewat dalam beberapa tahun terakhir ini.

Jalan Cinta Para Pejuang…

Di dalamnya aku menemukan bahwa ungkapan yang tepat untuk cinta adalah "bangun cinta", bukan jatuh cinta. Karena kalau jatuh pasti sakit rasanya. hahaha….

Hal lain yang aku pelajari adalah mengapa istilah "beginilah cinta, dukanya tiada akhir" bisa ada. Setelah kutelisik, ternyata sebagian besar dari kita memahami konsep cinta dengan "memiliki" atau "kebersamaan".

Salah satu bagian dalam buku ini yang sangat berkesan untukku adalah kisah tentang Romeo – Juliet dan Qais – Layla [p. 34 – 35].

Mengutip dari buku ini:

Bagi mereka, kalau tak bisa hidup bersama, mati bersama pun cukuplah. Mereka menderita bukan karena mencintai. Dan mungkin juga bukan karena cinta itu sendiri. Tapi karena mereka meletakkan kebahagiaan pada cinta yang diterjemahkan secara salah. Kalau saja mencintai itu sudah cukup membahagiakan, tentu mereka takkan risau bahkan jikapun tak dicintai.

Sang penulis mengutip tulisan Anis Matta tentang bagaimana meletakkan kebahagiaan:

"Dalam cinta, kita lemah karena posisi jiwa kita salah. Kita mencintai seseorang lalu kita menggantungkan kebahagiaan kita pada sebuah kehidupan bersamanya. Maka ketika ia menolak atau tak beroleh kesempatan untuk hidup bersama kita, itu menjadi sumber kesengsaraan. Kita menderita bukan karena kita mencintai, dan mungkin juga bukan karena cinta itu sendiri. Tapi karena kita meletakkan kebahagiaan kita pada cinta yang diterjemahkan sebagai kebersamaan.

Hm…. Perlu dipahami dan ditanamkan ke dalam otak dan hati nih ๐Ÿ™‚

Selain tentang konsep di atas, dalam buku ini masih banyak sekali konsep-konsep lain yang mungkin berbeda dengan apa yang kita pahami (atau ketahui) selama ini.

So, teruntuk para Galau-ers, ada baiknya membaca buku ini kemudian memahaminya dengan seksama. Mari kita temukan (kembali) makna cinta yang hakiki…. ๐Ÿ™‚

The First Emperor : The Man Who Made China

Category: Movies
Genre: Documentary
Inget kah dengan pelajaran sejarah dunia pas zaman SMP or SMA? Ketika menginjak bab Peradaban China, pasti pernah denger tentang Dinasti Qin (mbacane : Chin), dengan kaisar pertamanya bernama Shi Huang Di (ato sering dengernya Shih huang ti).

Aye seneng banget dengan film-film dokumenter tentang peradaban kuno. Bahkan waktu kecil, aye pernah bercita-cita jadi arkeolog di tempat-tempat kuno dunia. wekekekk…

Lanjut lagi cerita tentang filmnya. Nah, film dokumenter yang berdurasi sekitar 90 menit ini, bercerita tentang kisahnya sang Kaisar mulai dari ia naik tahta (umur 15 taon) hingga wafat dalam umur 50 taon (pada 210 BC). Ia disebut sebut sebagai kaisar pertama China karena di bawah pemerintahannya lah, kerajaan Qin (Chin) yang semula hanya wilayah kecil kemudian bisa menjadi besar dengan menaklukan 7 wilayah kerajaan lainnya. Dan kesemua wilayah itu dipersatukan. Dan jadilah Dinasti Qin (wilayah Qin –> Chin –> China).

Dari film ini, didapat pula pengetahuan lain tentang "karya besar China" yaitu pembangunan Great Wall dan Makam raja terbesar di dunia (musoleum) yang dilengkapi dengan ribuan "Terracotta Army", yang ada di Xi’an.

(Info lebih lanjut tentang Dinasti Qin, bisa baca di tautan :
http://en.wikipedia.org/wiki/Qin_Dynasty)

Wah…Kayaknya kalo isi filmnya diceritain smua, malah jadi nggak seru nontonnya. Wekekekk.. Jadi, kepada para peminat film dokumenter, guru sejarah (bagus untuk media pengajaran nih, Pak & Bu!), mahasiswa sejarah, penyuka china, travel, etc (smuanya dah), selamat menonton!

这个电影真的很好看也很有æ„?æ€?!

Zhège dià nyÇ?ng zhēn de hěn hǎokà n yě hěn yǒuyìsi!

This movie is really good to see and very interesting :D!

(film ini bener-bener bagus en menarik loh!)