[Info] Buku “Dari Kami untuk Negeri”

13244632_10154208192762953_1295768004753887928_n

COMING SOON! Buku: Dari Kami untuk Negeri, 9 Pemikiran 1 Tujuan “Mencintai Indonesia dari Negeri Seberang”

Alhamdulillah, setelah berproses sekian lama, ide untuk membukukan pengalaman kami, alumni Pengurus Dewan Presidium PPI Dunia periode 2014 – 2015 akan segera terwujud. Kalau dipikir-pikir, selama ini saya lebih sering mengambil peran sebagai editor dan proof-reader buku-buku yang ditulis rekan-rekan saya. Dan publikasi saya (pribadi), hanya berupa esai dan tulisan akademik ^^”. So, Alhamdulillah ini akan menjadi buku antologi pertama yang pernah saya tulis dan akan diterbitkan secara meluas.

Ide awal penulisan ini dimulai saat Mbak Dewi (Koord. Asia Oseania & Biro Pers) dan Bro Dudy (Koord. PPI Dunia) mencari bentuk aktivitas yang bisa tetep menyatukan kami, sembilan orang (mantan) Dewan Presidium, yang purna tugas pada Agustus 2015 yang lalu di SI PPI Dunia Singapura.

Sambil proses penulisan draft dan perbaikan di sana sini, akhirnya kami memberanikan diri untuk mengajukan ide tulisannya ke berbagai penerbit. Namun, Penerbit Inspira lah yang pertama kali menyambut dan mem-follow up dengan cepat.

Buku ini berisi proses bagaimana masing-masing dari kami yang studi di 9 negara berbeda, bisa berkuliah di luar negeri dan tergabung di organisasi PPI Negara serta Dewan Presidium PPI Dunia. Juga pengalaman yang kami rasakan selama mengemban amanah tersebut. Selain itu, kami juga bermaksud untuk memperkenalkan secara lebih rinci, apa itu PPI Negara dan PPI Dunia kepada rekan-rekan mahasiswa.

Buku tentang tips-tips studi lanjut di Luar Negeri dengan beasiswa dan kehidupan mahasiswa Indonesia di negara lain sudah cukup banyak bertebaran. Namun, harapannya dengan adanya buku ini, rekan-rekan yang ingin melanjutkan studi di luar negeri punya gambaran yang lebih lengkap tentang kehidupan mahasiswa di bidang akademis dan non-akademis (terutama berorganisasi).

Saya pribadi, sangat menganjurkan bagi para mahasiswa untuk tidak hanya berkutat di dunia akademik saja saat kuliah. Tapi juga sangat perlu memperluas jaringan dan pengalamannya melalui berorganisasi.

Bismillah, semoga lancar proses editing dan layoutingnya supaya bisa segera terbit. Mohon ditunggu terbitnya buku ini dan (diharapkan membeli) membaca isinya yaaaa. Hehehe….. 

Informasi lebih lanjut tentang bukunya, bisa baca informasinya di website Berkuliah.com SINI dan silakan kontak penerbitnya langsung ke:

Inspira Publishing

Jalan Pasir No.35, Patok, Gamping, Sleman, Yogyakarta, 55294
Telp: (0274) 5305734 | WA/SMS: 0821-3700-8000
PIN BB: 5D18C3B4 | E-MAIL: official.inspirabook@gmail.com
Facebook.com/InspiraID
http://www.inspirabook.com
ID LINE: @inspirabook

Tips merawat buku ala @bentangpustaka

Sebagai book lovers, tips-tips ini penting sekali demi menjaga keberlangsungan jendela dunia 🙂

#Tips merawat buku ala Bentang Pustaka

Retweet dari TL @bentangpustaka

Dicopy-paste dari
tautan INI

>Buat semua yang suka banget baca dan mengkoleksi buku, terkadang punya masalah gimana caranya merawat buku yang benar. #tipsbuku

Gambar diambil dari
SINI

> Adalah PENTING tetap menjaga buku tersebut dapat dibaca berulang2 kali tanpa rusak parah. *kecuali dipinjam trus gak balik2. 😛 #tipsbuku

> 1. wajib banget menyampulkan buku minimal pake sampul plastik transparan (kalo bisa yang anti rayap juga *yang tebel gitu) . #tipsbuku

> 2. letakkan buku di rak khusus buku, pastikan posisinya berdiri. jgn dibuat menumpuk krn membuat kertas2 dlm buku jadi menempel. #tipsbuku

> 3. jangan sekali-kali menjadikan buku sebagai bantal tidur atau pengganjal pintu karena akan membuat penuaan dini pada buku. #tipsbuku

> 4. untuk menjaga buku biar tidak menguning, bisa disisipkan butir penyerap air (silica gel) dan kapur barus dalam rak buku. #tipsbuku

> 5. Hindarkan buku dari air, minyak, debu dan panas matahari langsung atau lampu yang berkekuatan tinggi, nanti bisa bikin Kertasnya akan cepat berjamur, menguning dan cepet robek. #tipsbuku

> 6. kalo punya rejeki berlebih, akan lebih baik beli buku edisi hardcover (jika ada), biar cover dan isinya tidak cepat rusak. #tipsbuku

> 7. Jangan memfotokopi buku. biasanya kl di FC gitu punggung buku akn ditekan keras2, bsa mempersingkat jilidan bku, cepet lepas. #tipsbuku

> 8. Secara rutin buku dibersihkan dari debu dgn menggunakan kemoceng atau kuas kering. Minimal sekali sehari biar gak nimbun debu. #tipsbuku

> 9. selain kapur barus, untuk menghindari buku dari serangga bisa juga menyisipkan rempah-rempah seperti cengkeh. #tipsbuku

> 10. untuk posisi terbaik rak buku, jgn di letakkan terlalu rapat dgn dinding untuk mencegah lembab dari dinding menyebar ke buku. #tipsbuku

> 11. Jangan mencampur kumpulan buku dengan barang2 lainnya, tujuannya agar tidak dimakan rayap. pastikan buku ada di rak khusus. #tipsbuku

> 12. Simpan buku dalam rak di ruangan yang cukup ventilasi, dan pastikan tidak dalam ruangan yang lembab. #tipsbuku

> 13. Rajin2 lah mengangkat buku yg lama tidak dibaca untuk mengusir ngengat serta hama serangga lain, jangan lupa dibersihkan. #tipsbuku

> 14. Cepat perbaiki sampul buku bila rusak atau ada yang sobek sedikit, sedikit celah bisa membuat buku menjadi lembab. #tipsbuku

> 15. Dilarang melipat buku atau menandai halaman buku dgn mencorat-coretnya. Cukup selipkan kertas pembatas pd halaman tertentu. #tipsbuku

> Semoga bermanfaat. 😀

Salam Bentang Pustaka.

Sumber :

1. http://forum.upi.edu/index.php?topic=16623.0

2. http://www.aseps21.com/2012/02/cara-merawat-buku.html

3. http://www.anneahira.com/tips-merawat-buku.htm

Meraba Indonesia

Category: Books
Genre: Travel
Author: Ahmad Yunus
Kamis sore lalu, 11 Agustus 2011, rombongan tim Penerbit Serambi datang ke Galuh dalam rangka kerjasama untuk sebuah kegiatan. Pada awalnya, aku tidak tahu bahwasanya salah satu diantaranya adalah jurnalis dan penulis buku "Meraba Indonesia". WOW… MasyaAllah, sugoku bikkurishita~

Beliau bercerita tentang pengalamannya dalam menyusuri berbagai pelosok Indonesia, membuatku iri setengah mati…

Walaupun aku belum membaca dan memiliki buku ini (maklum, dompet menipis :p), but I’m sure catatan perjalanan beliau ini sungguh luar biasa dan menginspirasi.

Zehi, will buy this book soon! And I wanna have "this kind" of journey for my own, someday. InsyaAllah…

Berikut ini adalah resensi buku yang kukutip dari tautan ini:

http://id.serambi.co.id/Katalog/tampilbuku/500_meraba-indonesia-ekspedisi-gila-keliling-nusantara

Should, eh.. MUST read :D!

Mari mengenal lebih dekat, lebih rekat… mencintai Indonesia apa adanya ;D!

***

Meraba Indonesia, Ekspedisi "Gila" Keliling Nusantara

Selama hampir setahun, dua wartawan kawakan, Farid Gaban dan Ahmad Yunus, mengelilingi Indonesia. Mereka menyebut perjalanan ini sebagai Ekspedisi Zamrud Khatulistiwa. Dengan mengendarai sepeda motor win 100 cc bekas yang dimodifikasi, mereka mengunjungi pulau-pulau terluar dan daerah-daerah bersejarah di Nusantara. Dari Sabang sampai Merauke, Dari Miangas hingga Pulau Rote. Ratusan orang telah mereka wawancarai; ratusan tempat telah mereka singgahi.

Tujuan utama ekpedisi ini adalah mengagumi dan menyelami Indonesia sebagai negeri bahari. Di atas semua itu, mencatat keseharian masyarakat yang mereka lewati. Mencatat dari dekat.

Dan, inilah catatan Ahmad Yunus. Dengan pandangan khas anak muda, Yunus menuturkan peristiwa di berbagai tempat yang dia kunjungi dan menjahitnya dengan data-data sejarah. Baginya, perjalanan ini adalah bagian dari upayanya untuk menjawab pertanyaan pribadinya tentang Indonesia. Selain itu, buku ini juga usahanya untuk menulis sejarah masyarakat yang selama ini terlupakan, baik oleh pemerintah maupun arus media utama.

Gaya penulisan jurnalisme sastrawi membuat buku ini mengalir lancar. Dan akrab. Membacanya seakan menyimak dengan khidmat manisnya per-sahabatan warga Nusantara dan keindahan daerah-daerah di luar Jawa. Juga kegetiran mereka. Semua itu saling berkelindan dan sambung-menyambung menjadi satu: sasakala Indonesia.

Dilengkapi 50 foto jepretan Farid Gaban dan film dokumenter besutan Ahmad Yunus dan Dhandy Dwi Laksono, buku ini menyodorkan realitas terkini tentang Indonesia dan mengajak kita untuk mencintainya dengan sederhana.

Pujian:

Buku ini seperti sambal. Pedas tapi bikin ketagihan. Catatan yang membuka mata tentang kenyataan Indonesia dari pinggiran. Sebuah buku yang mampu menangkap denyut kehidupan orang biasa yang mengisi wajah Indonesia. [Andy F. Noya, Host Kick Andy]

Ahmad Yunus âmembacaâ? Indonesia dari jarak dekat. Ketika hampir enam dekade lalu Che Guevara melintasi Amerika Selatan dengan sepeda motor, kini Yunus melakukan hal yang sama. Tapi dengan cara berbeda. Selain itu, Yunus menulis kisah perjalanannya dengan narasi yang menyentuh. Kita seakan terlibat petualangan menjelajah garis depan republik ini. [Anies Baswedan, Penggagas Indonesia Mengajar]

Sulit menemukan orang âsegilaâ? Ahmad Yunus. Ia mau menemani saya keliling Indonesia bersepeda motor, tidur di mana saja, dan naik kapal yang berisiko tinggi ketika mengunjungi pulau-pulau kecil tempat malaria mengancam, tanpa kehilangan selera humor, kewarasan, kepekaan serta ketekunan merekam dan menulis apa yang ada di depan matanya. [Farid Gaban, wartawan senior, rekan seperjalanan Ahmad Yunus]

Ahmad Yunus bertemu dan hidup dengan orang-orang biasa yang menuturkan kisah-kisah mereka, dari Sabang sampai Merauke. Selain menarik karena kesederhanaannya, buku ini juga menunjukkan kepada kita seperti apa "Indonesia" dalam benak dan pengalaman para penghuni negeri kepulauan ini. [Linda Cristanty, Sastrawan dan wartawan]

Buku ini mengajak kita untuk menyelami Indonesia dari dekat. Sebuah rekaman perjalanan yang menggugah hati. [Imam B, Prasodjo, dosen Universitas Indonesia dan pendiri Yayasan Nurani Dunia]

Garis Batas; Perjalanan di Negeri-negeri Asia Tengah

Category: Books
Genre: Travel
Author: Agustinus Wibowo
Tajikistan. Kirgistan. Kazakhstan. Uzbekistan. Turkmenistan. Stan… Stan… Stan..

Tahukah kawan? One of my lifetime dream adalah menelusuri Jalur Sutra. Dimulai dari Xi’an di Propinsi Shaanxi, sebelah timur China, sampai ke Turki di ujung barat benua Asia.

Jikalau mau tahu, penginspirasi mimpi itu adalah tulisan-tulisan dari Agustinus Wibowo yang diposting secara berkala di kolom Travel – Petualang dalam Kompas.com.

Perjalanan beliau yang dimulai dari China, Tibet, terus sampai menyusuri negeri-negeri di Asia Tengah, memberikanku semangat untuk menjelajahi sisi lain dunia serta mempelajari + memahami hakikat hidup manusia 🙂

Kumpulan catatan perjalanan beliau ini, memang sudah kunantikan sejak lama. Maka dari itu, saat berkunjung ke toko buku langganan di daerah Depok dan menemukan buku yang bertuliskan "Agustinus Wibowo", dengan tanpa pikir panjang, buku ini langsung kusikat! hahaha…

Buku "Garis Batas" ini adalah buku kumpulan catatan perjalanan beliau yang kedua setelah sebelumnya sudah terbit buku kumpulan yang pertama, yang berjudul Selimut Debu; catatan perjalanan di Afganistan.

Aku memang belum katam dalam membacanya. Tapi, baru beberapa halaman saja sudah kudapatkan banyak pengetahuan baru, tak hanya tentang negeri-negeri yang masih penuh misteri ini tetapi juga nilai-nilai hikmah dalam perjalanannya.

Mengutip dari kata pengantar yang dituliskan oleh mbak Ambar Briastuti, moderator milis Indobackpacker, bahwa :

"Ada dimensi yang berlapis-lapis, ada kesimpangsiuran, ada kesalahpahaman, ada pula pembantaian-sisi gelap yang jarang diceritakan jika kita ber-backpacking tanpa membaca dan merenungkan arti perjalanan, atau menjadikan perjalanan backpacking semata-mata seperti piknik liburan. Backpacking atau menjadi backpacker adalah identitas yang ingin ditempelkan ke semua pelaku perjalanan. Tapi untuk seorang Agustinus, backpacking adalah proses pembelajaran, bukanlah sekedar mengunjungi tempat, hanya demi mengatakan, "I have been there. I have done it."

Seketika, kalimat tersebut begitu menusuk hatiku. Mak jleb…Aku jadi mempertanyakan hakikatku dalam melakukan perjalanan selama ini. Sudah benarkah? Harus dievaluasi nih.

Further tentang karya-karya Agustinus Wibowo bisa dilihat dari web beliau di :

http://www.avgustin.net/

Atau add bliau di fb :
http://www.facebook.com/profile.php?id=546831052

Indonesia Mengajar 2

Category: Books
Genre: Biographies & Memoirs
Author: Pengajar Muda Angkatan II
Alhamdulillah, yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga ^^! Semoga dari kumpulan tulisan ini, bisa memacu semangat kita untuk ikut turun tangan, berkontribusi untuk negeri 🙂

Info lengkapnya dapat dilihat di sini:

http://pustakabentang.blogspot.com/2012/06/indonesia-mengajar-2.html

Judul : Indonesia Mengajar 2

Penulis : Pengajar Muda II

Penyunting : Ikhdah Henny & Retno Widyastuti

Penerbit : Bentang Pustaka

Jumlah halaman : xviii + 438 halaman

Harga : Rp. 69.000,-

ISBN : 978-602-8811-82-8

Buku ini merangkum aksi 72 anak muda yang terpilih dari ribuan anak muda hebat lainnya. Mereka bergerak, menyebar ke seluruh pelosok negeri dari Aceh hingga Papua. Mereka rela meninggalkan kenyaman kota dan keluarga untuk tinggal di tempat baru, melunasi janji kemerdekaan. Harapannya, negeri ini akan bersinar seiring bersinarnya generasi penuh harapan yang selama ini diabaikan. Kesulitan, hambatan, tangis, dan tawa mereka jalani dengan ikhlas.

Sekarang bukan waktunya lagi untuk mengeluh, mengasihani, atau menghujat pemerintah. Lebih baik menyalakan lilin daripada terus-menerus mengutuki kegelapan. Kini waktunya beraksi, bersama berkontribusi membangun negeri dengan mencerdaskan kehidupan bangsa. Bukankah mendidik adalah tugas semua orang terdidik?

Habibie & Ainun

Category: Books
Genre: Biographies & Memoirs
Author: Bacharuddin Jusuf Habibie
"48 Tahun 10 hari. Allah, Engkau telah menitipi cinta abadi yang menjadikan kami manunggal. Manunggal yang dipatri oleh cinta yang murni, suci, sempurna dan abadi," (Habibie, hal 296).

MasyaAllah,

Memang benar, bahwasanya ada banyak sekali hikmah dari setiap peristiwa. Tak harus peristiwa yang kita alami sendiri, namun hikmah itu juga bisa kita dapat dari kisah hidup orang lain.

Kemarin malam, tepatnya 16 Maret 2011, resmi sudah aku memiliki buku setebal 323 halaman ini. Walaupun plastik yang menyelimuti buku ini belum kubuka (terbentur rutinitas dan kesibukan harian ^^"), ada rasa penasaran yang luar biasa di dalam hatiku. Ingin segera kubaca kata demi kata yang teruntai dalam memoir abadi antara Pak Habibie dengan "sigaraning nyawa" beliau, Ibu Ainun.

Hm… Pertama kali tahu tentang buku Habibie – Ainun dari kehebohan seorang "oknum" yang begitu berbinar-binarnya menceritakan betapa inginnya ia memiliki kisah sejenis dalam hidupnya setelah membaca buku ini (guess, who she/he is. wkwkwk…)

Karena itu, aku pun menjadi penasaran, ingin mengetahui lebih detail isi buku dengan men-search. Walhasil, dari hasil googling, kudapat tautan
http://www.detiknews.com/read/2010/12/01/102041/1506462/10/habibie-ainun-perjalanan-cinta-sang-profesor,. Dan tautan tersebut berhasil membuatku menjadi semakin ingin membaca 😀

OK! Kimeta~ Buku Habibie & Ainun akan menjadi teman perjalananku selama bertugas di Timur Indonesia akhir pekan ini ^____^! Tanoshimi~

Myelin

Category: Books
Genre: Other
Author: Prof. Rhenald Kasali
Tahu buku ini pertama kali dari my bitter brother (wkwkwk). Pertama kali saat mendengar judul bukunya, kukira ini adalah sebuah novel dengan tokoh utama seorang wanita China, secara namanya ada "Lin" gitu (hoho~ parrah ^^"). Karena gak ngeh dan kurang tertarik dengan jenis novel, maka saat berkunjung ke toko buku, aku tidak berusaha untuk mencarinya.

Nah, dalam peristiwa lainnya, aku membaca sebuah tulisan dari Prof. Rhenald Kasali yang berjudul Passport. Seketika, aku langsung terkagum-kagum dengan segala tulisan beliau.

Peristiwa berikutnya…

Suatu hari di akhir pekan, aku berkunjung (untuk kesekian kalinya) ke toko buku langgananku itu. Sebut saja namanya adalah TM Bookstore, yang ada di bilangan Depok (tepatnya Depok Town Square). hahaha…

Nah, secara taksengaja aku melihat sebuah buku bersampul merah, dengan nama "Rhenald Kasali" sebagai penulisnya. Dan terkejutlah aku, saat membaca judulnya adalah MYELIN. hahaha… Kayaknya memang jodoh ama ni buku ;D. Memang, my bitter brother itu ndak memberitahu tentang apa isi bukunya dan siapa penulisnya. Tanpa pikir panjang, akhirnya kubeli buku itu.

Prof. Rhenald memperkenalkan myelin atau muscle memory yang membuka mata kita bahwa manusia tidak cukup berinvestasi pada otaknya saja, tetapi juga ototnya (muscle) agar ia berorientasi pada tindakan, membentuk budaya disiplin, dan membangun intrapreneuring, tata nilai, serta kinerja.

Brain memory dapat diibaratkan kereta Jabodetabek yang hanya mengandalkan sebuah lokomotif di kepalanya. Myelin merupakan rahasia di balik perkembangan talenta manusia dan kesuksesan dunia usaha yang melesat bak kereta Shinkansen. Dengan Myelin, seluruh kekuatan dihidupkan agar perubahan bukan sekedar angan-angan (copas dari ringkasan bukunya :D).

***

Dari buku ini, aku banyak belajar hal baru, terutama nilai-nilai leadership dan entrepreneurship (yang sangat jarang kujamah ^^"). Penjelasan konsepnya dipaparkan secara ringan dan kasuistik melalui perjalanan perusahaan-perusahaan serta orang-orang top di Indonesia maupun dunia, seperti Susan Boyle (Britain’s Got Talent), Se Ri Pak (pe-golf wanita asal Korea Selatan), Blue Bird, Wijaya Karya dll. Hohoho~ Jadi semakin tahu dunia bisnis dan kewirausahaan ^^

Tambahan lagi. Ada sebuah kata dan konsep baru yang aku pelajari dari sini, sungguh menginspirasi dan menjadikanku bersemangat untuk menerapkannya, yaitu KNOWLEDGE MANAGEMENT.

Penjelasan tentang knowledge management akan kutulis dalam postingan khusus dan tersendiri (soalnya lumayan panjang jhe :D).

Jaa, intinya buku ini highly recommend buat teman-teman semua ^^! Selamat membaca (baik dengan cara membeli, numpang baca di toko buku, maupun meminjam :D)

Lebih lanjut tentang resensi buku ini bisa dibaca di:

http://www.antaranews.com/berita/1269705043/rhenald-kasali-mengajak-indonesia-bergerak

PS: chongmal gomawoyo, oppa 🙂

Gerakan Indonesia Menyala

Apa itu Indonesia Menyala?
Indonesia Menyala adalah gerakan buku dan perpustakaan yang diinisiasikan oleh Gerakan Indonesia Mengajar.



Apa yang melatarbelakangi gerakan Indonesia Menyala?

Program perpustakaan âIndonesia Menyalaâ? ini berawal dari hasil pengamatan sejumlah Pengajar Muda (PM) sejak mereka ditempatkan. Mereka melihat bahwa mayoritas anak didik mereka kekurangan bahan bacaan yang bermutu.

Mengetahui betapa pentingnya buku dan melihat kebutuhan yang sangat tinggi terutama untuk teman-teman kita di pelosok Indonesia, makaIndonesia Mengajar tergerak untuk mengadakan program perpustakaan.

Dimana lokasi perpustakaan Indonesia Menyala?

Perpustakaan Indonesia Menyala nantinya akan bertempat di wilayah penempatan Pengajar Muda di 50 lokasi Sekolah Dasar (SD) di 5 kabupaten: kabupaten Paser (Kalimantan Timur), kabupaten Majene (Sulawesi Barat), kabupaten Bengkalis (Riau), kabupaten Halmahera Selatan (Maluku Utara), dan kabupaten Tulang Bawang Barat (Lampung) — masing-masing kabupaten terdiri dari 10 lokasi penempatan.

Bagaimana bentuk perpustakaan Indonesia Menyala?

Perpustakaan Tetap adalah perpustakaan yang berisikan buku yang hanya akan digunakan di satu sekolah penempatan dan bahan-bahan tersebut akan menjadi miliki sekolah tersebut.

Perpustakaan Berputar adalah perpustakaan yang melekat pada seorang Pengajar Muda, berbentuk sebuah tas yang berisikan buku-buku yang dapat digunakan di suatu sekolah penempatan dan/atau masyarakat sekitar dalam durasi waktu tertentu dan setelahnya buku-buku tersebut akan ditukarkan ke Pengajar Muda lain yang berada dalam satu kabupaten.

Bagaimana sistem kerja gerakan Indonesia Menyala?

Program perpustakaan ini dilaksanakan dan dijalankan oleh kelompok kerja pusat (di Jakarta) dan lima kelompok kerja daerah (satu kabupaten dikelola oleh satu kelompok kerja) bekerja sama dengan PM Indonesia Mengajar. Suatu kelompok kerja difokuskan untuk mengelola dan mengembangkan perpustakaan untuk daerahnya masing-masing (misal, kelompok kerja Majene memang fokus untuk mengembangkan perpustakaan di kabupaten Majene, dst.).

Kelompok-kelompok kerja ini âdisebut sebagai âPenyalaâ?– terbuka untuk umum, sehingga semua orang dapat bergabung ke dalam kelompok-kelompok kerja ini sebagai anggota gerakan Indonesia Menyala.

Apa yang dapat dikontribusikan oleh anggota Indonesia Menyala?

Donasi yang diberikan oleh anggota kepada masing-masing daerahnya dapat bermacam-macam, mulai dari buku dan uang melalui dropbox, tenaga, bahkan sampai pemberian ide pengembangan perpustakaan ke depannya serta kontribusi lainnya, termasuk pemberian nama perpustakaan ‘milik’ mereka di daerah.

Bagaimana cara bergabung dengan Indonesia Menyala?

Masyarakat di seluruh Indonesia dapat bergabung bersama kami di Indonesia Menyala, melalui halaman grup Facebook masing-masing kelompok kerja daerah.Siapapun yang mengajukan diri untuk bergabung ke dalam grup Facebook suatu kelompok kerja daerah terhitung sebagai anggota kelompok kerja daerah tersebut.

Apa yang membedakan gerakan Indonesia Menyala dengan gerakan lainnya?

1. Gerakan Indonesia Menyala memiliki pustakawan, yaitu itu para PM Indonesia Mengajar, yang ada di SD/Komunitas tersebut selama 5 tahun.
2. Indonesia Menyala bukan hanya gerakan menggalang buku tetapi juga menggalang masyarakat untuk memiliki dan mengelola perpustakaan di berbagai pelosok Indonesia.

Donasi berupa uang tunai dikirimkan ke rekening Indonesia Mengajar bagian perpustakaan, yaitu:

No. Rekening : 0651 â 01 â 005686 â 50 â 3

Nama Bank : Bank BRI â KCP CIKAJANG

Atas Nama : Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar

âIde dasar program ini adalah bukan sekedar mengajak masyarakat menyumbang buku, tetapi mengajak untuk ikut membangun, memiliki, dan mengembangkan perpustakaan di pelosok Indonesiaâ?


Mari bergabung!
Ingin berkontribusi di daerah mana? Semuanya terserah Anda! 😀

Gabung di Facebook Group: Indonesia Menyala | Twitter: @Penyala

Kelompok Kerja Paser Facebook Group: Pelita Paser | Twitter: @PenyalaPaser

Kelompok Kerja Majene Facebook Group: Majene Menyala | Twitter: @PenyalaMajene

Kelompok Kerja Tulang Bawang Barat Facebook Group: Penyala TBB | Twitter: @PenyalaTBB

Kelompok Kerja Halmahera Selatan Facebook Group: Halmahera Selatan Menyala | Twitter: @PenyalaHalSel

Kelompok Kerja Bengkalis Facebook Group: Penyala Bengkalis | Twitter: @PenyalaBngkalis


Kontak Kami

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program ini, dapat menghubungi:
Abdul Rizki (081269461077)
Nadhira (
08158840161) — Info Donasi

Email: contact@ indonesiamenyala.co.cc
Twitter: @Penyala
Facebook: Indonesia Menyala

Katalog Buku; Japanese Studies

Chikupunya’s Library
Catalog for Japanese Studies Books
Data Per December 2010
Sort by Title

NO

Judul Buku

Penulis

Penerbit

1.

A History of Japan Vol. 1 â 3

George Sansom

Tuttle

2.

Akunuinshouki Zettai Tariki dalam Agama Buddha Jepang

Etty N. Anwar

Penaku

3.

An Introduction to Japanese Society (Second Edition)

Yoshio Sugimoto

Cambridge University Press

4.

An Occupation without Troops

Glenn D dan John G.

Yen

5.

Bahasa Jepang : Tata Bunyi, Ortografi, Kosa kata & Tipologi (suatu tinjauan historis)

Prof. Dr. Sheddy Nagara T.

FIB UI

6.

Belajar Senyum di Negeri Sakura

Hermawan Sulistyo

Pensil 234

7.

Budaya dan Politik Jepang di Asia

Abdul Irsan

Grafindo

8.

Code of The Samurai

Thomas Cleary

Tuttle

9.

Contemporary Japan

Duncan McCargo

Palgrave

10.

Dinamika Hubungan Sipil Militer dalam Sistem Politik Jepang

JICA

JICA

11.

Dinamika Politik di Jepang ; dari dominasi LDP â terwujudnya pemerintahan koalisi

Usmar Salam

FISIPOL UGM

12.

Diversity in Japanese Culture and Language

Maher & Macdonald

KPI

13.

Election Campaigning Japanese Style

Gerald L. Curtis

Kodansha International Ltd

14.

Foreign Migrants in Contemporary Japan

Hiroshi Komai

Trans Pacific Press

15.

Guide in Nikko

Nikko

Nikko

16.

Hegemony of Homogeneity

Harumi Befu

Trans Pacific Press – Melbourne

17.

Imagining Japan; the Japanese Tradition and Its Modern Interpretation

Robert N. Bellah

University of California Press

18.

Indonesian Perspectives Vol II No. 1 2005 ; Japan and the Economic Crisis in Indonesia

CiRes UI

CiRes UI

19.

Introduction to Japanese Politics

Louis D. Hayes

Marlowe & Company

20.

Japan ; An Invitation

Raymond dan Michael

Tuttle

21.

Japan ; The Toothless Tiger

Declan Hayes

Tuttle

22.

Japan Rising

Kenneth B. Pyle

BBS

23.

Japan through Looking Glass

Alan Macfarlane

Profile Books

24.

Japanâs Big Bang : The Deregulation and Revitalization of The Japanese Economy

Declan Hayes

Tuttle

25.

Japanâs Foreign Policy

Reinhard Drifte

Council on FP Press

26.

Japanâs International Relations ; Politics, economics and security

Hook, Glenn D., et.al

Routledge

27.

Japanâs Open Future; an Agenda for Global Citizenship

John Haffner, Tomas Casas, etc

Anthem Press

28.

Japanâs Postwar Party Politics

Masaru Kohno

Princeton

29.

Japanâs Security Strategy in the Post-911 World

Daniel M. Kliman

CSIS Praeger

30.

Japanese Etiquette an introduction

YWCA

Tuttle

31.

Japanese Public Opinion and the War on Terrorism

Robert D. Eldridge & Paul Midford

Palgrave Macmillan

32.

Japanese Society

Chie Nakane

Tuttle

33.

Japanese Visual Culture; Explorations in the World of Manga and Anime

Mark W. MacWilliams

M.E. Sharpe

34.

Kaisha, The Japanese Corporation

James dan George S.

Tuttle

35.

Kappa

Ryunosuke Akutagawa

Tuttle

36.

Keluarga Tradisional Jepang

Dr. Ekayani Tobing

ILUNI

37.

Kisah Para Pilot Kamikaze

Rikihie, Tadashi, Roger

Komunitas Bambu

38.

Koizumi Diplomacy

Tomohito Shinoda

Univ of Wash Press

39.

Kokoro ; hints and echoes of Japanese Inner life

Lafcadio Hearn

TUT Books

40.

Law in Everyday Japan

Mark D. West

The University of Chicago Press

41.

Manabu Journal of Japanese Studies ; Vol.1 no.2, April/Juni 2006

Manabu Institute

PSJ UI

42.

Manabu Journal of Japanese Studies ; Vol.2 no.1, June 2007

Manabu Institute

PSJ UI

43.

Manabu Journal of Japanese Studies ; Vol.2 no.2, May 2008

Manabu Institute

PSJ UI

44.

Masyarakat Jepang

Chie Nakane

Sinar Harapan

45.

Matsuri & Kebudayaan Korporasi Jepang

Ike Iswary Lawanda

ILUNI

46.

Migrant Labour in Japan

Yoko Sellek

Palgrave

47.

Mingei Japanâs enduring Folk Arts

Saint-Gilles

Tuttle

48.

Multi-ethnic Japan

John Lie

Harvard Univ Press

49.

New World Empire; Civil Islam, Terrorism, and the Making of Neoglobalism

William H. Thornton

Rowman and Littlefield Publisher

50.

Nihon no Musurimu Shakai (nihon go)

Sakurai Keiko

Chikumo Shinsho

51.

Population Decline and Ageing in Japan ; The Social Consequences

Florian Coulmas

Routledge

52.

Poverty and Social Welfare in Japan

Masami Iwata & Akihiko

Trans Pacific Press

53.

Rahasia Bisnis Orang Jepang

Ann Wan Seng

Hikmah

54.

Rice as Self

Emijo Ohnuki – Tierney

Princeton Univ Press

55.

Samurai ; An Illustrated History

Mitsuo Kure

Tuttle

56.

Samurai ; Sejarah dan Perkembangannya

H. Paul Varley

Komunitas Bambu

57.

Sang Samurai ; Legenda 47 Ronin dan Kehebatan Samurai Jepang

Agata P. Ranjabar

Pinus

58.

School Education in Japan

Ishizaka Kazuo

Kopian Kuning

59.

Shinto : The Kami Way

Sokyo Ono

Tuttle

60.

Shocking Crimes of Postwar Japan

Mark Schreiber

Yen

61.

Sociology and Society of Japan

Nozomu Kawamura

Kegan Paul International

62.

Sumo ; a pocket guide

David Shapiro

TUT Books

63.

The Chrysanthemum dan The Sword

Benedict

Tuttle

64.

The Harmony of japanese traditional Values and Islamic Values

The JF Lecture Series

JF

65.

The Hitchhikerâs Guide to Japan

Ferguson

Tuttle

66.

The Ideals of The East

Kakuzo Okakura

Tuttle

67.

The Islamic Middle East and Japan

Renee Worringer

Markus Wiener

68.

The Japan than can say No

Shintaro Ishihara

Simon & Schuster

69.

The Japanese Educational Challenge

Merry White

Kodansha International

70.

The Japanese Haiku

Yasuda

Tuttle

71.

The Japanese Mind

Davies, Ikeno

Tuttle

72.

The Japanese Police System Today

L.Craig Parker, Jr

Kodansha International

73.

The Japanese Today

Edwin Reischauer

Kopian Abu-abu

74.

The New US-Japan Relationship

Ellen L. Frost

Tuttle

75.

The Sushi Economy ; Globalization and the Making of a Modern Delicacy

Sasha Issenberg

Gotham Books

76.

The World of the Geisha

Kyoko Aihara

Tuttle

77.

Under an Imperial Sun ; Japanese Colonial Literature of Taiwan and the South

Faye Yuan Kleeman

University of Hawaii Press

78.

Undokai l Ritual Anak Sekolah Jepang dalam Kajian Kebudayaan

Diah Madubrangti

Penerbit Akbar

79.

Village Japan

Malcolm Ritchie

Tuttle

80.

Why are the Japanese non-Religious? Japanese Spirituality: Being non-Religious in a Religious Culture

Toshimaro Ama

University Press of America

81.

You Know Youâve Been in Japan too long

Bill Mutranowski

Tuttle

Katalog Buku; Sosial & Politik

Chikupunya’s Library
Catalog for Social and Political Books (English)
Data Per December 2010
Sort by Title

No

Judul Buku

Pengarang

Penerbit

1.

28th International Conference of RCmon

ICRC

ICRC

2.

A History of the Middle East

Peter Mansfield

Penguin Books

3.

Across the Pacific ; an inner history of American-East Asian Relations

Akira Iriye

Harbinger Book

4.

American Foreign Policy Since WW II

John Spanier

Praeger Publisher

5.

American Government 6th edition

James Q. Wilson

Houghton Mifflin

6.

American Theocracy

Kevin Philips

Penguin Books

7.

An Introduction to African Politics

Alex Thomson

Routledge

8.

An Occupation Without Troops

Glenn dan John G.

Yenbooks

9.

Asiaâs Deadly Triangle

Kent E Calder

Pearson Education

10.

Asian Power and Politics

Lucian W. Pye

Belknap Press

11.

Australia Foreign Relations

Gareth E. Dan Bruce G.

Melbourne Univ Press

12.

Australia in a Changing World

F.A Mediansky

Macmillan

13.

Basic Rules of the Geneva Conventions

ICRC

ICRC

14.

Bear dan Garuda ; Soviet Indonesian Relations, From Lenin-Gorbachev

Bilveer Singh

GMU Press

15.

Between Peril and Promise : The Politics of International Law

J. Martin R

CQ Press

16.

Beyond Fear

Bruce Schneir

Springer

17.

Building Democracy in Egypt

ANND dan IdeA

IDEA

18.

Building Democracy in Jordan

ANND dan IdeA

IDEA

19.

Building Democracy in Yemen

ANND dan IdeA

IDEA

20.

Bureaucracy and Political development

Joseph la Palombara

Princeton

21.

Coercion, Capital, & European States

Charles Tilly

Blackwell

22.

Collapsed States

I William Zartman

Lynne Rienner

23.

Comparative Politics

Gabriel Almond

Little, Brown & Company

24.

Conflict After the Cold War

Richard K. Betts

Longman

25.

Contemporary Moral Problems; War, Terrorism, and Torture

James E. White

Thomson Wadsworth

26.

Democracy in America

Alexis de T

Vintage Books

27.

Democracy in New Zealand

Bellamy Anderson

IDEA

28.

Dependent Ally ; A Study in Australia Foreign Policy

Allen dan Unwin

ANU

29.

Development in Australian Politics

Judith Brett, dkk

Macmillan

30.

Diplomacy Theory dan Practise

G.R. Berridge

Prentice Hall

31.

Essence of Decision ; Explaining the Cuban Missile Crisis

Graham T Allison

Little, Brown & Company

32.

Ethnic Conflict in World Politics

Ted R G dan Barbara H

Westview Press

33.

Events that Changed the World


Time Warner Books

34.

Gender and International Relations

Jill Steans

Polity Press

35.

Global Gender Issues

Spike dan Anne

Westview press

36.

Globalization, Democracy and the Philippine Military

Raymund Jose G L

AFP

37.

Greed & Grievance

Mats Berdal

Lynne Rienner

38.

Hongkong ; in the Mouth of The Dragon

Cayrol

Tuttle

39.

IHR References to HR Violations on the Grounds of Sexual and Gender

ICJ

ICJ

40.

Intellectual in the Modern Islamic World

Stephane, Komatsu, Kosugi

Routledge

41.

Islam in the USA

Sulayman S. Nyang

ABC International

42.

Israel and The World ; Essays in a Time of Crisis

Martin Buber

Syracuse

43.

Judaism in America

Marc Lee Raphael

Columbia

44.

Korea Policy Review : August 2008

www.korea.net

www.korea.net

45.

Korea Policy Review : December 2007

www.korea.net

www.korea.net

46.

Korea Policy Review : February 2008

www.korea.net

www.korea.net

47.

Korea Policy Review : January 2008

www.korea.net

www.korea.net

48.

Korea Policy Review : July 2008

www.korea.net

www.korea.net

49.

Korea Policy Review : June 2008

www.korea.net

www.korea.net

50.

Korea Policy Review : May 2008

www.korea.net

www.korea.net

51.

Korea Policy Review : November 2007

www.korea.net

www.korea.net

52.

Korea Policy Review : October 2007

www.korea.net

www.korea.net

53.

Korea Policy Review : October 2008

www.korea.net

www.korea.net

54.

Korea Policy Review : September 2007

www.korea.net

www.korea.net

55.

Liberal America and the 3rd World

Robert A. P.

Princeton

56.

More than a Name

HRW

Human Right Watch

57.

Multi-track Diplomacy

Louise dan John McD

Kumarian Press

58.

My Life ; Bill Clinton Vol.1

Bill Clinton

Vintage

59.

National Interest

FA Mediansky

Pergamon Press

60.

Paradigm Theory and Policy Making

Akira Iida

Tuttle

61.

Phenomenology of Perception

Merleau Ponty

Routledge

62.

Political Islam ; Essays from Middle East Report

Joel Beinin dan Stork

I B Tauris Publishers

63.

Political Parties and Party Systems

Alan Ware

Oxford Univ Press

64.

Protocol Additional to the Geneva Conventions of 12 August 1949

ICRC

ICRC

65.

Public Opinion

Walter Lippmann

Free Press Paperbacks

66.

Religion in the Contemporary World; A Sociological Introduction

Alan Aldridge

Polity Press

67.

Rivals

Bill Emmott

Mariner

68.

Silent Spring

Rachel Carson

Houghton Mifflin

69.

Small and Medium Enterprises

JICA

JICA

70.

State of The World ; Our urban future

Galliard

WW Norton and Company Ltd

71.

Studies in Thai History

David K. Wyatt

Silkworm Books

72.

Sun Tzu The Art of Warfare

Sun Tzu

Ballantine Books

73.

Ten Years of Supporting Democracy Worldwide

IdeA

International IDEA

74.

The Asia Pacific Century Historical Perspective

Thee Kian Wie

LIPI Press

75.

The Asian Storm

Philippe Ries

Tuttle

76.

The Bubble of American Supremacy

George Soros

Phoenix

77.

The Case for Israel

Dershowitz

Wiley

78.

The Defense and Fall of Singapore

Brian P. Farrel

Tempus

79.

The End of History and the Last Man

Francis Fukuyama

Free Press

80.

The Evolution of Cooperation

Robert Axelrod

BasicBooks

81.

The Far East

Paul HC

Prentice Hall

82.

The Future of the World Order

Fukuyama dan Hutington

Ircisod

83.

The Making of Ethnic and Religious Conflicts in SE

Lambang Trijono, dkk

CSPS Books

84.

The Making of Ethnic and Religious Conflicts in SE

Lambang Trijono, dkk

CSPS Books

85.

The Man on Horseback

S.E. Finer

Frederick A Praeger

86.

The Middle East For Dummies

Davis

Wiley

87.

The Muslims of Thailand

Michel Gilquin

Silkworm Books

88.

The News about the News

Leonard, Reobert

Vintage

89.

The Origins of The Cold War

Lloyd, Arthur, Hans

Ginn dan Company

90.

The Political Economy of Foreign Policy in SE

David Wurfel dan Bruce Burton

Mac Millan

91.

The Politics of Australia

Dean Jaensch

Macmillan

92.

The Politics of Developing Areas

Gabriel Almond

Princeton

93.

The Politics of Nationalism and Ethnicity

James G. Kellas

St.Martinâs Press

94.

The Power Elite

C Wright Mills

Oxford Univ Press

95.

The River of Lost Footsteps ; a Personal History of Burma

Thant Myint-U

Faber and Faber

96.

The Theory of Criticism

Raman Selden

Longman

97.

The World is Flat

Thomas L Friedman

The Penguin

98.

The World of Perception

Merleau Ponty

Routledge

99.

The World Politics

Glenn D Hook, dkk

Routledge

100.

The Vulnerability of Small States Revisited ; A study of Singaporeâs Post Cold War Foreign Policy

Bilveer Singh

GMU Press

101.

The Vulnerability of Small States Revisited ; A study of Singaporeâs Post Cold War Foreign Policy

Bilveer Singh

GMU Press

102.

Total Lobbying ; What Lobbyists Want

Anthony J. Nownes

CambridgeUniv Press

103.

Warlord Politics & African States

William Reno

Lynne Rienner

104.

Whatâs Right with Islam is Whatâs Right with America

Abdul Rauf

Harpen San Francisco

105.

Your Undergraduate Dissertation

Nicholas Walliman

Sage Publications

日本のムスリム社会

Category: Books
Genre: Other
Author: Sakurai Keiko
Ingin mengetahui lebih dalam mengenai sejarah dan perkembangan Islam dan Muslim di negeri Sakura? Buku inilah acuan utamanya.Buku yang berartikan “Muslim Society in Japan” ini, ditulis secara lengkap oleh seorang profesor ahli studi islam di Jepang dan hubungan Jepang dengan negara-negara Islam dari Universitas Waseda. Prof. Sakurai memberikan informasi yang lengkap seputar Islam di Jepang, terutama dari aspek sosiologi dan kehidupan bermasyarakatnya. Selain itu, paparan tulisan disertai dengan foto dan data statistik terkini, sehingga menjadikan buku terbitan Chikumo Shinsho tahun 2003 tersebut layak untuk dijadikan referensi utama dalam kaitannya dengan studi Islam di Jepang.

Harga bukunya untuk standar Jepang, tidak terlalu mahal, hanya 720 Yen sahaja. Tapi tentunya akan jadi lebih mahal untuk ongkos PP Indonesia-Jepang jikalau mau membelinya di sana secara langsung. he..he..

Bagiku, buku ini merupakan “nyawa” tugas akhir kuliah masterku karena menjadi acuan terpenting untuk merampungkannya.

Namun, sayang sekali belum ada versi bahasa Inggrisnya (apalagi bahasa Indonesia). Ada yang mau menerjemahkannya? Penerbit Mizan, barangkali??? hayuk atuh……

Yaah, walo hampir semua isinya menggunakan kanji, tapi aku tetep harus semangat ni ^__^”! Yosh, ganbarimasho!! Doakan aku wahai kawan…..^^

My (future) Bookstore

Tulisan ini ditulis berdasarkan mimpi dan cita-citaku yang muncul (teringat) kembali setelah pertemuanku dengan Pak Dodi, seorang penjual buku bekas di salah satu lapak perkiosan pasar buku langka – Taman Mini Indonesia Indah, pekan lalu.

Apabila ada seseorang yang bertanya padaku, “jenis usaha apa yang akan kau jalankan untuk berwirausaha?”, aku akan menjawab dengan mantab, “ingin punya toko buku dan bergerak di bidang usaha perbukuan ^^”

I love book so much, tapi mungkin lebih tepatnya lebih suka membeli dan mengoleksi buku, daripada membacanya. haha… But, I do love to go to bookstore! Maka dari itulah, klo ada yang nanya apa hobiku, aku dengan senang hati menjawab;  hanging out in the bookstores, book exhibitions, or any place which is related to books.

Jadi, takperlu susah-susah jikalau hendak mencariku ada di mana. Tengoklah ke tempat-tempat yang ada banyak bukunya, mungkin aku akan berada di salah satu pojokannya. hehe..

Oya, my favorite place for hanging out in Jabodetabek : number 1 is TM Bookstore Detos, Pasar Buku Langka TMII, Kios buku bekas pinggir rel Pondok Cina Depok, Kinokuniya Plaza Senayan, Gramedia, etc. That’s why, I wanna have my own bookstore.

Aku ingin skali punya toko buku dengan mengadaptasikan konsep sebuah brand toko buku bekas di Jepang, bernama BOOKOFF. Tahun 2005, ketika aku menginjakkan kakiku ke Jepang untuk pertama kalinya, aku amat terkesan dengan BOOKOFF Ropponmatsu – Fukuoka, yang letaknya tak jauh dari tempat tinggalku.

Hampir setiap hari aku ke sana, sekedar mencari-cari buku-buku 2nd berkualitas dengan harga sangat miring. Aku ingat, pada saat itu aku membeli beberapa buku, salah satunya adalah buku kumpulan foto monyet Jepang (^^) yang aslinya berharga 1800 Yen, namun berhubung buku 2nd, harganya hanya 300 yen. Walhasil, ketika pulang ke tanah air, bagasiku kelebihan beban karena terlalu banyak membawa buku. haha…

Oya, ngomong-ngomong soal BOOKOFF, saat masih berkuliah di KWJ UI, aku pernah menuliskan company profile dan konsep perusahaan ini sebagai tugas mata kuliah masyarakat dan budaya. Berikut di bawah profil BOOKOFF nya :D! Siapa tahu ada yang tertarik dan mau berpartner ria bersamaku untuk menjalankan bisnis di bidang ini di masa depan 😀

BOOK OFF
mig

Bookoff Corporation Limited adalah perusahaan franchise Jepang yang bergerak di bidang penjualan buku-buku bekas/second (secondhand book stores) sebagai bisnis utamanya dan penjualan barang-barang second lain (pakaian, peralatan olahraga, mainan, dll) sebagai bentuk diversifikasi bisnisnya.

Perusahaan yang berpusat di Prefektur Kanagawa ini didirikan tahun 1990, namun walaupun baru berjalan selama 19 tahun, usaha Bookoff terbilang sukses karena telah memiliki lebih dari 900 outlet toko baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Oleh karenanya, saat ini Bookoff menjadi pemimpin di bidang bisnis reuse books di Jepang.

Toko BOOKOFF pertama kali dibuka oleh Takashi Sakamoto (pendirinya) pada tanggal 2 Mei 1990. Ia membuka outlet Bookoff pertama ini dengan ukuran toko hanya sebesar 35 tsubo (116m2) di daerah Sagamihara, Perfektur Kanagawa.

Pada mulanya, selain menjual buku-buku baru, Bookoff meminta pelanggannya untuk menjual buku-buku yang telah mereka baca dengan menghargainya tinggi. Sejak saat itu, bisnis Bookoff semakin berkembang dan jaringan toko bukunya semakin tersebar di seluruh Jepang. Bahkan, perusahaan ini sekarang menjadi pemimpin dalam pasar buku second dengan market share sebesar 60.9% (pada tahun 2005).

Bisnis mereka ini secara tidak langsung menciptakan pola sikap dimana masyarakat dapat menjual buku yang telah mereka baca dan menggunakan uang yang diterima itu untuk membeli buku yang baru. Dengan kata lain, hal tersebut mendorong semakin meluasnya budaya membaca di Jepang. Hingga sekarang, lebih dari 200 juta buku tersirkulasi di outlet-outlet Bookoff, dimana buku berpindah dari orang yang telah membaca buku kepada orang yang ingin membacanya.

Setahun setelah outlet pertama dibuka, pada bulan Agustus 1991 didirikan BOOKOFF CORPORATION LIMITED. Kemudian, bulan Oktober tahun yang sama, jaringan Franchise Bookoff di-launching dan November dibuka franchise Bookoff yang pertama. Hanya dalam waktu dua tahun, terhitung Deseber 1994 Bookoff telah membuka ratusan outlet.

Ekspansi bisnis ini pun menjalar hingga luar negeri, yakni pertama kali didirikan di Hawaii , dan tahun-tahun berikutnya turut merambah ke kota-kota dan negara lain seperti di Amerika Serikat (Los Angeles, New York, Torrance,San Diego, Costa Mesa), Kanada (Vancouver), Korea Selatan (Seoul) dan Perancis (Paris).

Bookoff memperbanyak outletnya terutama di daerah urban/perkotaan, dengan target mencapai 1500 outlet di seluruh Jepang. Oleh karenanya, Bookoff berusaha untuk meningkatkan kualitas outlet Bookoff sehingga Bookoff dapat menjadi sebuah tempat dimana orang dapat memilih buku dengan lebih mudah, mendapatkan lebih banyak jenis dengan jumlah yang lebih banyak, serta merasa nyaman dalam berbelanja. Hal ini ditunjukkan dengan dibukanya outlet dengan tipe baru di Jiyugaoka station dimana di dalamnya terdapat kafe, iringan musik jazz, dan penarik perhatian lainnya.

Selain secara manajerial, cara lain untuk mengembangkan usahanya adalah dengan melakukan diversifikasi usaha. Pengembangan usaha ini mencakup pembukaan BKIDS, yaitu toko yang menjual pakaian dan peralatan second untuk bayi serta anak-anak (pada April 1999), dan BSPORTS, yaitu toko yang menjual peralatan olah raga dan outdoor second (Januari 2000). Kemudian, dibuka pula BSelect (perhiasan dan jam second), BSTYLE (pakaian dan aksesoris wanita second), serta terhitung sejak September 2000 dibuka franchise video rental.

Dari sisi permodalan, pada Maret 2004 Bookoff Corporation Limited tercatat di second market Tokyo Stock Exchange dan pada Mei 2005 tercatat pula di first market Tokyo Stock Exchange. Setahun kemudian, dibuka integrated logistics center di Tomei-Yokohama (Kanagawa) yang membantu logistik dan sirkulasi barang. Dan pada bulan Agustus, dibuatlah Bookoff online (situs e-commerce) yang melayani penjualan dan pemesanan produk secara online.

Outlet yang ada di Paris, Perancis merupakan Global Bookoff pertama yang dibuka (September 2007) dimana outlet tersebut tidak hanya menjual produk-produk second dari Jepang saja, tetapi juga bekerjasama untuk menjual buku dan barang-barang second lokal buatan negara tersebut. Perkembangan terakhir yang terjadi di perusahaan ini adalah adanya merger dengan YCC Ltd, dan pendirian Aoyama Book Center Ltd pada November 2008.

Perkembangan pesat dari Bookoff didorong oleh adanya visi perusahaan, yaitu become a leading comprehensive reuse company with its manpower, the deepening of its manuals and training, and its ability to develop operations systematically. Oleh karenanya, Bookoff group menargetkan untuk menjadi pemimpin perusahaan barang second dalam waktu 10 tahun dan menjadi pemilik market share terbesar dalam pasar barang second yang dapat membantu masyarakat, yang menjual tidak hanya buku dan CD tetapi juga peralatan/mainan anak, pakaian wanita, peralatan olahraga, pernak-pernik, aksesoris dan produk lainnya.

Dengan kata lain, tiga elemen utama yang menjadi kunci sukses Bookoff dalam pasar barang second, adalah SDM, extensive manuals dan sistem pelatihan, serta kemampuan perusahaan untuk mengembangkan operasi secara sistematis (manajerial).

Terkait dengan SDM perusahaan, Bookoff mengembangkan budaya korporasi dengan menjadikan pekerjanya juga sebagai manager toko. Perusahaan ingin para pekerjanya menjadi sebuah tim yang memiliki komitmen untuk meningkatkan pertumbuhan dan kemakmuran, sehingga mereka dapat mengeluarkan kemampuan mereka yang terbaik. Selain itu, filosofi dari perusahaan ini yaitu contribute to society through the active conduct of business, and provide opportunities for the material and intellectual growth of all our employees, tertanam dalam benak setiap pekerja Bookoff sehingga dapat mempercepat pertumbuhan tidak hanya perusahaan tetapi juga individu pekerja. Filosofi dan prinsip tersebut menjadi roadmap bagi jalannya perusahaan sejak didirikan, bahkan hingga 100 tahun ke depan.

Dari adanya profil perusahaan ini, dapat diambil pelajaran bahwa walaupun Bookoff tergolong baru (didirikan pada tahun 1990an), namun dengan adanya kombinasi manajerial, budaya korporasi, filosofi dan visi misi yang jelas, Bookoff dapat berkembang secara pesat tidak hanya di Jepang tetapi juga sampai ke banyak kota di negara lainnya.

Sumber :

http://www.bookoff.co.jp/en/company/enkaku.html

Jalan Cinta Para Pejuang

Category: Books
Genre: Religion & Spirituality
Author: Salim A. Fillah
Buku ini menjadi temanku dalam mengisi waktu luang dalam beberapa pekan terakhir ini. Darinya, aku banyak belajar bagaimana mengelola hati agar menjadi lebih baik lagi dan tidak mudah dilanda kegalauan. Kesibukan dan aktifitas keduniawian terkadang membuatku lupa berkomunikasi secara intens terhadap hatiku.

Saat membaca buku ini, aku menjadi teringat bahwasanya hatiku ini sangat membutuhkan teman diskusi, yang mana dialah aku sendiri. Alhamdulillah, aku dapat menemukan banyak hal yang terlewat dalam beberapa tahun terakhir ini.

Jalan Cinta Para Pejuang…

Di dalamnya aku menemukan bahwa ungkapan yang tepat untuk cinta adalah "bangun cinta", bukan jatuh cinta. Karena kalau jatuh pasti sakit rasanya. hahaha….

Hal lain yang aku pelajari adalah mengapa istilah "beginilah cinta, dukanya tiada akhir" bisa ada. Setelah kutelisik, ternyata sebagian besar dari kita memahami konsep cinta dengan "memiliki" atau "kebersamaan".

Salah satu bagian dalam buku ini yang sangat berkesan untukku adalah kisah tentang Romeo – Juliet dan Qais – Layla [p. 34 – 35].

Mengutip dari buku ini:

Bagi mereka, kalau tak bisa hidup bersama, mati bersama pun cukuplah. Mereka menderita bukan karena mencintai. Dan mungkin juga bukan karena cinta itu sendiri. Tapi karena mereka meletakkan kebahagiaan pada cinta yang diterjemahkan secara salah. Kalau saja mencintai itu sudah cukup membahagiakan, tentu mereka takkan risau bahkan jikapun tak dicintai.

Sang penulis mengutip tulisan Anis Matta tentang bagaimana meletakkan kebahagiaan:

"Dalam cinta, kita lemah karena posisi jiwa kita salah. Kita mencintai seseorang lalu kita menggantungkan kebahagiaan kita pada sebuah kehidupan bersamanya. Maka ketika ia menolak atau tak beroleh kesempatan untuk hidup bersama kita, itu menjadi sumber kesengsaraan. Kita menderita bukan karena kita mencintai, dan mungkin juga bukan karena cinta itu sendiri. Tapi karena kita meletakkan kebahagiaan kita pada cinta yang diterjemahkan sebagai kebersamaan.

Hm…. Perlu dipahami dan ditanamkan ke dalam otak dan hati nih 🙂

Selain tentang konsep di atas, dalam buku ini masih banyak sekali konsep-konsep lain yang mungkin berbeda dengan apa yang kita pahami (atau ketahui) selama ini.

So, teruntuk para Galau-ers, ada baiknya membaca buku ini kemudian memahaminya dengan seksama. Mari kita temukan (kembali) makna cinta yang hakiki…. 🙂

Kearifan Cinta Sang Guru

Category: Books
Genre: Other
Author: Abdul Rahmat
Hari Ahad yang lalu, aku mendapat dua buah buku sebagai hadiah miladku yang ke-24 :D. Salah satunya berjudul "Kearifan Cinta Sang Guru" yang ditulis oleh Abdul Rahmat, seorang dosen asal Universitas Gorontalo. Buku yang diterbitkan awal tahun 2010 ini mengusung isu ‘cinta’ dan ‘niat tulus’ yang seharusnya dimiliki oleh para pendidik dan praktisi dunia pendidikan.

Sekarang, aku bekerja di bidang yang terkait dengan dunia pendidikan, sehingga buku ini sangat cocok bagiku untuk lebih memahami dan mendalami bagaimana sosok ideal seorang guru, yang di GUgu lan ditiRU.

Like this book so much… ^^

Patut dibaca bagi para guru serta para pemerhati dunia pendidikan, khususnya yang ada di negeri ini. Let’s build and maintain our passion :D!

Berikut di bawah ini adalah resensi singkat buku yang bersampulkan warna merah hati ini ;D

***

Salah satu konsep pendidikan adalah cinta, termasuk cinta guru kepada pendidikan, murid, lembaga sekolah, dan semua hal yang berkaitan dengannya. Filosofi awalnya adalah cinta. Cinta yang menjadi oase keabadian dan pernyataan antara guru kepada murid dan pendidikannya.

Kesejatian cinta sang guru akan mengantarkan murid-muridnya menuju gerbang kemerdekaan jiwa dan memasuki dunia ilmu pengetahuan yang tidak berbatas. Cinta jugalah yang akan membuat guru menjadi inspirator dan mediator dalam upaya mengembangkan kepribadian, moralitas dan kapasitas intelektual murid. Selain itu, guru wajib pula menjadi perantara bagi masuknya ilmu pengetahuan kepada murid.

Karena itu, tidak salah jika Paulo Freire mengatakan bahwa "Education is an act of love, and thus of an act courage".

(Dikutip dari buku "Kearifan Cinta Sang Guru” by Abdul Rahmat, 2010)

***

å¤è°¢ä½ åï¼å¥½æå?ãå¨æççæ¥ï¼ä½ ç»äºè¿æ¬ä¹¦ï¼æå¾é«å´åæè°¢ ^____^

Botchan

Category: Books
Genre: Childrens Books
Author: Natsume Soseki
Novel Botchan karya Natsume Soseki ini merupakan salah satu novel terpopuler, tak hanya di Jepang tetapi juga di banyak negara di dunia. Walaupun novel ini tergolong klasik (terbit pertama tahun 1906), namun isinya masih tetap sesuai dengan zaman modern saat ini karena sarat dengan nilai-nilai moral.