[Review] J-Drama – Kounodori

800px-kounodori-main

Perjalanan menjalani proses kehamilan selama 40 minggu, plus 3 hari di ruang bersalin, plus 2 hari di ruang rawat, ditambah lagi 3 minggu menjalani peran sebagai emak-emak baru, memberikan pengalaman yang sungguh luar biasa buat saya.

Maka dari itu, saat tahu ada dorama Kounodori dari postingannya Ikkyu-mama alias jeng Riska di SINI, akhirnya saya pun langsung menontonnya (*nontonnya sambil nyambi ngemong anak). It’s been a long time not watching dorama. hahaha….

Dari dorama ini, saya semakin memahami dan mengamini bagaimana resiko para ibu dan calon bayi selama kehamilan dan persalinan. Saya harus banyak bersyukur karena saya dan debay bisa melewati proses hidup-mati ini dengan selamat dan sehat hingga sekarang. Alhamdulillah…

Selama ini, saat melihat teman saya yang hamil – melahirkan, saya kira proses tersebut mulus-mulus aja. Hahaha ^^”. Tapi kalau dipikir-pikir, asumsi ini muncul karena keterbatasan pengetahuan saya dan juga jarang banget ada orang yang share di sosial media terkait duka dan pahitnya menjalani kehamilan dan persalinan. So, saat mengalaminya sendiri, saya baru ngeh kalau hamil – melahirkan tidak semudah yang saya bayangkan sebelumnya. 

Selain proses kehamilan dan persalinan itu sendiri, saya juga jadi belajar banyak tentang dunia per-obsgin-an dari dokter kandungan saya (dr. Kartini, Sp.OG) dan para bidan di RSIJ Pondok Kopi tentang suka duka mereka. Sehingga, saat saya menonton 10 episode dorama Kounodori ini, saya bisa memahami betul bagaimana situasi dan kondisi para dokter kandungan dan bidan yang membantu para ibu dan calon bayi untuk bisa melewati proses penuh resiko tersebut.

Banyak filosofi dan nilai pelajaran yang bisa kita ambil dari dorama ini. So, it’s really worth to watch, especially buat para calon ibu yang sedang diamanahi salah satu “keajaiban” yang Allah swt berikan khusus untuk para perempuan, juga para calon dokter yang berencana untuk jadi dokter spesialis kandungan (*ayo dong, banyakin dokter kandungan perempuan XD).

Untuk menonton dorama ini, bisa streaming di: http://kissasian.com/Drama/Kounodori

Selamat menikmati dan mencari hikmahnya 🙂

GALILEO (J-Drama)

Category: Movies
Genre: Mystery & Suspense
Dorama 10 episode ini memberikanku pengetahuan yang baru tentang cara pandang "para scientist ilmu eksak". Yukawa Manabu, seorang Profesor ilmu Fisika, yang juga disebut sebagai GALILEO, membantu pemecahan kasus-kasus kriminal yang ditangani detektif dari Kepolisian, Utsumi-san.

Tapi, bagaimanapun, Yukawa-sensei hanya sebatas tertarik dalam memecahkan trik-trik pembunuhan yang sepertinya "tak mungkin" dilakukan dan tidak dapat dinalar dengan pemikiran biasa. Kata-katanya yang khas, "Jitsu ni OMOSHIROI!!"

"Jangan pernah menilai dengan mudahnya suatu fenomena secara irasional. Pasti-lah fenomena tersebut memiliki penyebab yang logis, yang dapat dibuktikan secara fisika".

(sakjane rada’ abot sih, soale akeh simbol-simbol en logika fisika gituh >_
<!– <! Ning apik tenan…jadi belajar tentang banyak hal baru).

Pokoke, GALILEO = Film Detektif dengan perspektif yang berbeda… –>

Voice (J-Drama)

Category: Movies
Genre: Mystery & Suspense
Drama ini baru aja tayang di Jepang (sejak 12 Januari 2009).

Baca judul filmnya, sekilas memang kurang menarik. Tapi setelah tahu isi ceritanya, aye jadi seneng banget…^__^! Ndak sekedar menghibur, tapi menambah pengetahuan juga seputar dunia kedokteran plus cara berpikir logis ala detektif.

Ceritanya berkisah tentang lima mahasiswa tahun terakhir di Fakultas Kedokteran, yang memilih Kedokteran Forensik sebagai peminatan khususnya. Jarang-jarang mahasiswa memilih minor study ini, secara kalah tenar dengan bidang lain seperti Kedokteran Bedah atawa Kedokteran Jantung yang prestis.

Mungkin alasannya adalah dunia Forensik itu berhubungan dengan manusia yang sudah meninggal….

Namun, justru disitulah letak sisi menarik film ini, dimana para tokoh utama ditantang untuk menguak tabir penyebab manusia tersebut bisa meninggal (karena kecelakaan, pembunuhan, dsb). Merekalah yang bisa mendengar "suara" (voice) tersebut……

Berikut ringkasan isi drama (diambil dari wikidrama) :

A group of five medical students take on the task of conveying the "voices of the dead." Kaji Daiki fails to get into a popular heart surgery seminar but is somehow accepted into a seminar on forensic pathology. When he approaches professor Sagawa and asks him why he ended up in the seminar, Sagawa challenges him by asking why he wants to study heart surgery. Daiki replies that medicine is meaningless after the heart stops, but Sagawa counters that medicine also applies to the dead. And so, together with fellow students Ryosuke, Kanako, Teppei and Akira, Daiki begins to explore the mysteries of death……

Lebih lanjut, sila click jejaring ini :
http://wiki.d-addicts.com/Voice

Oya, aye rekomendasikan drama ini buat temen-temen yang tertarik dengan dunia kedokteran, dunia detektif, serta yang lainnya….

Drama ini perhaps bisa membuka mata kita, bahwa dunia forensik itu tak "sengeri" yang kita kira dan sangat menantang….^^

1,778 Stories of Me and My Wife

Category: Movies
Genre: Drama
Beberapa waktu yang lalu, lagi iseng browsing dorama jepang – movie. Kemudian nemu judul yang membuat penasaran ini. Saat kulihat resensinya di tautan ini:
http://asianmediawiki.com/1,778_Stories_of_Me_and_My_Wife, langsunglah aku memutuskan untuk segera mencarinya (as usual, mengunduhnya :D).

Ceritanya berkisah tentang seorang penulis novel Sci-Fi dan istrinya. Suatu ketika, sang istri mengeluh sakit perut yang luar biasa. Pada awalnya, ia mengira bahwa ia terkena usus buntu. Ternyata, sang istri tersebut mengidap penyakit kanker kolon. Karena dokter mengatakan bahwa istri sang penulis itu sudah terkena kanker stadium lanjut, maka diperkirakan harapan hidupnya sangat kecil, tidak sampai setahun. Melihat kenyataan tersebut, maka sang penulis itupun memutuskan untuk memanfaatkan waktu yang tersisa dengan istrinya dengan menuliskan sebuah cerita per hari, khusus hanya untuk istrinya.

Waktu pun berjalan, hingga pada akhirnya prediksi dokter terlewat. Hingga tulisan (hari) ke-1000-an (hampir 5 tahun), sang istri masih bertahan. Namun, pada akhirnya kondisinya semakin memburuk. Hingga akhirnya ia wafat pada saat sang suami menuliskan cerita ke-1777.

Intinya, cerita ini luar biasa mengharukan TT_____TT. Diriku dibuatnya menangis semalaman :p. hehehe….

Total durasi waktu filmnya mencapai 2,5 jam. Cukup lama. Dan alur ceritanya lambat, sehingga momen sedihnya itu benar2 menguras emosi. (lebay – hahahaha….)

Dari sini, daku belajar bahwasanya menjadi sepasang suami-istri itu haruslah saling mendukung dan memahami satu sama lain dalam segala kondisi. Mungkin ceritanya terlalu "lebay" dan didramatisir, tapi ketulusan dan perhatian luar biasa dari sang suami terhadap istrinya, luar biasa, sangat kurasakan. Dan tak disangka, walaupun sakit, sang istri pun diam-diam memberikan perhatian yang sangat besar untuk suaminya itu.

Ah~ sampai di sini aja ceritanya, malah bikin nangis nih TT_____TT. Jaa, kembali lagi bekerja (hahahaha…)

Freeter, Ie o Kau

Category: Movies
Genre: Drama
Sudah lama ndak nge-review dorama Jepang (he..he..). Soalnya, beberapa bulan terakhir ini belum nemuin dorama yang bener-bener menyentuh hati dan bermakna (as usual). Finally, saiki nemu juga. Dorama gress, terbaru di Jepang. Baru pertama kali tayang 19 Oktober 2010 lalu. Jadi, di Jepang skarang baru masuk episode 2, sedangkan torrent di d-addicts baru episode 1 (he..he..)

Judul doramanya adalah "FREETER, Ie o Kau". Concern ceritanya adalah seorang anak muda yang memiliki idealisme tinggi, yang bener-bener kelewat idealis, sehingga hampir tiap 3 bulan ia berganti pekerjaan. Ia menganggap peraturan dan ketentuan "sosial" di dunia kerja itu sangat menyebalkan, sehingga ia memilih keluar dari perusahaan tempat ia bekerja. Karena kebiasaannya berganti pekerjaan dalam waktu singkat, ia mengalami kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan tetap. Akhirnya ia memilih untuk bekerja part-time, dan ujung-ujungnya ia berhenti total dan menjadi FREETER.

Mungkin istilah FREETER belum umum didengar, kecuali bagi pengamat studi keJepangan (terutama masalah sosial dan masyarakat Jepang). Jangan dikira, negeri semaju JEPANG tidak memiliki masalah sosial. Dalam satu dekade ini, terutama pada saat perekonomian Jepang mulai stag dan melemah, mendapatkan pekerjaan tetap semakin sulit dilakukan. Akhirnya, banyak anak muda usia produktif (15-34 tahun) yang tidak bekerja, tinggal "menumpang" di rumah orang tuanya, dan pada kasus ekstrim, ia menjadi depresi dan ber- "hikikomori" (
http://en.wikipedia.org/wiki/Hikikomori)

Lebih lanjut tentang FREETER bisa dibaca di :
http://en.wikipedia.org/wiki/Freeter

Nah, si tokoh utama yang bolak balik keluar dari pekerjaan ini, selanjutnya memilih untuk tidak melakukan apa-apa, hanya mengurung diri di rumah, karena menganggap tidak ada perusahaan yang sesuai dengan idealismenya. Tentu saja, hal ini menjadi beban psikologis bagi Ibu dan keluarganya, hingga akhirnya sang ibu menderita stress berat.

Sang tokoh merasa terkejut, karena ia tidak menyadari bahwa perbuatannya itu berakibat fatal pada ibunya. Kemudian ia mulai sadar dan bangkit serta menemukan motivasi baru untuk melanjutkan hidupnya, "Even though I’m just a freeter, I’m going to buy a house for the sake of my family."

***

Alasan aku memilih dorama ini, karena ia menggambarkan kondisi yang (hampir) sama dengan apa yang kualami saat ini. Masa-masa baru lulus kuliah, bergabung bersama jutaan "pengangguran" pencari kerja, yang harus menghadapi perbenturan antara idealisme diri vs realita dunia kerja.

Walau baru menonton episode pertamanya, aku mendapat pelajaran berharga dari sini. Bahwasanya tidak ada pekerjaan yang sempurna dan sesuai dengan idealisme kita. Kita harus melihat realita yang ada, dan lebih menyesuaikan diri dengan kondisi masyarakat, dengan lebih mengkompromikan "idealisme". Dan juga, diperlukan Motivasi dan NIAT yang kuat + benar dalam menjalani hidup ini. Supaya kita tidak mudah jatuh dan terpengaruh pikiran-perbuatan negatif.

Semoga aku tidak sampai menjadi seorang FREETER terlebih sampai ber-hikikomori…..

Fight… Fight… Fight… and keep on positive thinking :D!

PS :

Resensi lengkap tentang dorama ini ada di tautan :

http://wiki.d-addicts.com/Freeter,_Ie_o_Kau.

Shinzanmono

Category: Movies
Genre: Drama
Everybody has a secret, so there are many lies and secrets hiding. People lie to escape from their sins, and to continue living their lives. But, a lie is a shadow of the truth….. (taken from the drama’s preamble)

============================

Ini dia satu lagi drama Jepang terbaru yang patut ditonton. Berkisah tentang seorang detektif yang merupakan orang baru (shinzanmono) yang ditempatkan di sebuah kota. Ia bertugas menyelidiki kasus pembunuhan yang terjadi di kota itu. Pendekatan dalam penyelidikannya dilakukan dengan cara yang "unik". Dari drama ini saya belajar tentang salah satu unsur dalam kehidupan manusia bernama "lie"….

Synopsis :

In the Ningyo-cho area of Nihonbashi, Tokyo – a woman was murdered. Detective Kaga Kyoichiro, who just transferred to the Nihonbashi police precinct, is placed in charge of the murder case. With virtually the entire residents of Ningyo-cho’s shopping street emerging as suspects, Detective Kaga must use his keen sense of deductive reasoning to uncover the truth

Further information :
http://wiki.d-addicts.com/Shinzanmono

Ninkyo Helper (J-Drama)

Category: Other
Dorama ini baru aja tayang di Jepang 3 episode (di d-adicts dah sampe episode 2). Alur ceritanya berkisah tentang para kepala cabang yakuza yang ditugaskan boss besarnya untuk menjadi "caregiver" atau helper di sebuah Panti Jompo.

Tentu sangat menarik melihat yakuza yang kasar harus berlatih sabar dan berbaik hati untuk merawat para lansia yang mengalami dementia.

Dari film ini pelajaran yang dapat diambil adalah realitas demografi di Jepang dengan penduduk menuanya yang semakin tinggi jumlahnya sehingga diperlukan jumlah tenaga kerja (caregiver) yang lebih banyak di sana (inilah yang menjadi alasan pengiriman caregiver Indonesia ke Jepang).

JIN (J-Drama)

Category: Other
Bagi temen-temen yang berasal dari dunia kesehatan ataupun yang tertarik dengan tema-tema kedokteran, dorama ini wajib ditonton. Berlatarbelakangkan Edo-jidai, dorama yang masih tayang di Jepun ini mengisahkan tentang seorang dokter bedah otak yang terkena time slip menuju zaman Tokugawa akhir. Dengan keahlian bidang kedokteran terkini, ia membawa banyak perubahan bagi masyarakat Edo yang masih "serba terbatas".

Berikut di bawah ini review dari wikidrama :

Details

* Title: JIN-ä»?-

* Title (romaji): Jin

* Format: Renzoku

* Genre: Sci-fi, medical, jidaigeki

* Broadcast network: TBS

* Broadcast period: 2009-Oct-11 start

* Air time: Sunday 21:00

* Theme song: Aitakute Ima by MISIA

Synopsis

The story follows a brain surgeon named, Minakata Jin, who has spent the last two years in anguish, as his fiancee lies in a vegetative state after an operation he performed. One day, he faints at the hospital and awakens to find himself transported back in time to the Edo period. He is soon attacked by a samurai, but he escapes with the help of a man named Kyotaro. Kyotaro suffers a serious injury to the head while trying to protect him, but Jin manages to save his life despite a lack of proper medical equipment. Because of that, Kyotaro’s sister Saki begins taking an interest in Jin and becomes his assistant. Meanwhile, Jin is determined to find a way back to the present.

(taken from :
http://wiki.d-addicts.com/JIN)

Juui Doolittle (dr. Doolittle)

Category: Movies
Genre: Drama
Inget film dr. Doolittle gak? Itu lho, yang berkisah tentang dokter hewan yang bisa bicara dengan binatang.

Nah, kalau dorama Jepun yang berjudul JUUI DOOLITTLE ini (juui = dokter hewan), bukan bercerita tentang "kemampuan" berbicaranya, melainkan kemampuan "mendengarkan" suara-suara binatang yang tak terdengar.

Tottori Kenichi (Oguri Shun) dijuluki sebagai dr. doolittle karena kemampuan kedokteran hewannya yang sangat mumpuni. Akan tetapi, ia memiliki watak yang tidak ramah terhadap orang lain sehingga sering dicap tidak baik jika hanya mengenalnya sekilas. Selain itu, Ia sepintas terlihat seperti dokter yang "mata duitan" karena Ia sering mengatakan "pet care is business".

Namun, di balik semua itu, pada dasarnya ia memiliki niat yang baik dan tulus dalam menolong hewan-hewan yang sakit serta memiliki "idealisme dokter hewan" yang selalu dipegang teguh prinsip-prinsipnya. Oleh karenanya, terkadang ia tidak hanya menolong hewan peliharaan yang sekarat tetapi juga "hati" para pemiliknya yang turut "sekarat" dan perlu disembuhkan.

Dari dorama ini, aku mendapatkan banyak pengetahuan seputar dunia kedokteran hewan yang ternyata sungguh mengagumkan. Karena dokter hewan itu, dari satu aspek, memiliki posisi yang lebih unggul daripada dokter manusia karena hewan itu voiceless alias tak bersuara. Kalau manusia, ia bisa menyampaikan apa-apa saja sakit yang dikeluhkan. Sedangkan hewan, mereka tidak bisa berbicara. Jadi, dokter hewan harus bisa "mendengarkan" suara tak terdengar para hewan melalui gerak gerik dan perilaku hewan. Subhannallah….

Dari dorama ini pula, aku mendapatkan pelajaran bahwa profesi sebagai dokter hewan tidak bisa dipandang sebelah mata (seperti yang umum dipandang di Indonesia). Serta, aku juga belajar untuk lebih memperhatikan dan memperlakukan hewan dengan lebih baik dan "sesuai", karena bagaimanapun mereka juga ciptaan-NYA yang sungguh luar biasa.

Jaa, selamat menonton dorama-nya :D! Dijamin, dorama ini bukan sekedar hiburan semata, melainkan ada ilmu, nilai dan hikmah yang bisa kita ambil darinya.

Further information about this dorama, just click on:

http://wiki.d-addicts.com/Juui_Dolittle

Seigi no Mikata (J-Drama)

Category: Movies
Genre: Comedy
Dorama Jepang ini baru saja selesai tayang hari Rabu kemarin. Ceritanya tentang kehidupan seorang adik perempuan yang memiliki seorang kakak perempuan yang dikenal sempurna oleh masyarakat di sekitarnya ; cantik, pintar, berwibawa, dan dijuluki sebagai Ally of Justice. Namun, tak begitu kenyataannya. Si adik paham benar bagaimana watak "Asli" sang kakak. Pada dasarnya, drama seri 10 episode ini bakalan bikin ketawa ngakak….^_^! Dakedo, ada makna pelajaran dibalik itu semua……

Further information, just click on :

http://wiki.d-addicts.com/Seigi_no_Mikata_(2008)

[Drama] Code Blue

Codeblue2Code Blue merupakan dorama Jepang yang mengisahkan tentang 4 orang intern / dokter magang di sebuah rumah sakit yang memiliki sistem emergency service spesial menggunakan Helikopter. Dorama ini sebenarnya sudah tayang tahun 2008 lalu, tapi aku baru saja menontonnya. Total ada 11 Episode drama dan 1 special movie. Kalau ndak salah, season 2 (Code Blue 2) akan tayang di Jepang awal tahun ini. Dari dorama ini aku belajar banyak tentang sisi manusiawi dari para dokter, perawat, dan petugas lain yang ada di rumah sakit.Info lebih lanjut bisa di klik di :
http://wiki.d-addicts.com/Code_Blue

[J-Drama] CHANGE


Change-2008-Japanese

Di saat situasi Indonesia yang lagi ramai dengan persiapan PEMILU, ada baiknya menilik gambaran kehidupan perpolitikan Jepang melalui Dorama “CHANGE”. Dorama ini sudah selesai ditayangkan di Jepang tahun 2007 lalu.

Pemain utamanya adalah Kimura Takuya ^^. Ceritanya berkisah tentang seorang guru SD yang tiba-tiba menjadi Perdana Menteri Jepang. Terdengar mustahil memang! Tapi pada intinya di film ini mengajarkan bagaimana idealisme pengabdian yang sesungguhnya untuk kebaikan masyarakat, bukan kekuasaan politis semata. Pengen deh punya wakil rakyat yang bener-bener memegang idealisme politik yang tinggi!

Wahai para caleg dan aleg, jadilah panutan, pengayom dan tepati janji-janjimu ya!!! Miliki idealisme, pegang nilai-nilainya dengan teguh, dan berpolitiklah dengan santun.

  • Further info bout this drama, click : SINI
  • Untuk nonton serialnya secara online, bisa lihat di DRAMACRAZY. Totalnya ada 10 episode :)!