[Share] 20 Facts about Me

Sekarang ini lagi nge-trend saling tag #20factsaboutme di dunia per-blog-an en instagram. Berhubung dapat PR dari bu Peri Riska, so let me ikut mainstream dengan menuliskan “20 facts about me” yang mungkin sudah ada yang tahu, dan mungkin juga gak tahu 😀

IMG_8719

1. Kalau ditanya aslinya orang dari mana, saya selalu menjawab “Mixed” ato “Blasteran” (*diucapkan dengan logat bule yak ;D). Mengapa? Penjelasannya sangat panjang :p. Dengan latar belakang keluarga yang multi-kultur, domisili yang senantiasa berpindah sejak lahir hingga sekarang, plus dengan wajah sangat oriental, saya jadi bingung sendiri XD. Seringkali saya di-salah-kira-kan oleh orang-orang yang baru kenal. Di Taiwan sini, beberapa kali dikira “orang lokal” ato dari China daratan. Sedangkan di tempat lain, pernah dikira orang Malaysia, Singapura, (bahkan) Amerika. Sesekali dikira dari Mesir atau Turki. Memang, saya berperawakan dan bercirikan fisik multi-bangsa. hahaha…

2. Banyak yang mengira saya adalah anak sulung, padahal sejatinya saya anak bungsu nan imut-imut :p. Mungkin karena karakter “koleris” saya yang sesekali muncul (*aslinya dominan sanguinis melankolis), yang diakibatkan oleh pengaruh lingkungan, pengalaman dan tuntutan keadaan. Jadilah saya orang yang (sok agak) dewasa 😀

3. Sewaktu kecil, saya pernah bercita-cita jadi tukang pos karena “kegilaan” pada dunia surat menyurat dan filateli. Setelah sempat terhenti (*walo gak total) saat SMA sampai tahun 2012, awal tahun ini saya mulai giat kembali ke dunia per-pos-an. Saya ikutan postcrossing (direct swap dan official) dengan saling bertukar + berkirim kartu pos ke berbagai penjuru dunia. Alhamdulillah, sampai sekarang sudah terkumpul ratusan kartu pos lebih dari 60 negara :). Dan sebagai salah satu aktivitas wajib dalam itinerary perjalanan backpacking saya adalah beli kartu pos + ke kantor pos kota/ negara tersebut. Tak lupa untuk mengirimi diri sendiri sebagai memoir 😉

4. Hal yang paling saya sukai ketika stress adalah memasak :D! Ada sensasi yang mengasyikkan ketika memotong-motong bahan makanan (hahaha… koq kesannya sadis :p). But yang paling menyenangkan setelah memasak adalah ketika makan dan ada orang yang mengatakan, “Enak”. Alhamdulillah. So, berbahagialah (?) orang-orang yang ada di sekitar saya ketika stress ^^, tapi jangan doakan saya untuk sering stress XD

Salah satu produk hasil "stress" saya :)
Salah satu produk hasil “stress” saya 🙂

5. Somehow, saya seorang yang cukup rigid untuk masalah life-planning dan juga urusan waktu. Padahal katanya orang-orang golongan darah O sering telatan. hahaha… But mungkin ini karena pengaruh pengalaman hidup ya, sehingga saya jadi seorang “planner”. Untuk konteks waktu, karena didikan ibu dan juga didikan alam, saya terbiasa untuk (mengusahakan) tepat waktu dalam urusan janjian. In some cases, saya selalu datang minimal 5 menit sebelum janjian. Pun kalau terlambat, biasanya saya akan konfirmasi terkait hal tersebut. Ada beberapa orang yang menyarankan saya untuk hidup dengan lebih santai, en follow the water flows. Ah…. Memang seharusnya hidup itu seimbang ya.

6. Saya seorang TRAVEL FREAK alias gila jalan-jalan dan juga ekspansionis, dalam artian suka menjelajah tempat-tempat baru, jauh dan terpelosok. Semakin baru/ jauh/ pelosok, semakin senang :D. Jadi, kalau dapat tugas lapangan, dan disuruh ke lokasi-lokasi asing or mlosok, saya dengan senang hati akan menjalaninya ;). Dan saya termasuk orang yang suka “menyesatkan diri” kalau tidak terburu waktu, mencoba jalanan-jalanan dan tempat-tempat baru ketika berperjalanan. Nah, untuk urusan jalan-jalan dan mengeksplorasi berbagai tempat, kebiasaan ini ditularkan oleh bapak saya, karena sejak kecil sudah dibiasakan dan dilatih untuk bepergian + gak takut tersesat.

Pengaruh dari bapak lainnya adalah kebiasaan membaca peta, yang sudah dilatih sejak SD. So, don’t say that woman can’t read map :p. I do, I can :D! Kesukaan saya pada peta ini bisa terlihat dari dekorasi kamar yang penuh dengan peta negara, kawasan, benua hingga dunia (*katanya ini salah satu ciri khas anak HI). Peta tersebut saya dapatkan dari berlangganan dan mengoleksi NatGeo magz :).

Karena suka peta pula, saya jadi lebih mudah berjalan-jalan dan eksplor berbagai tempat, tanpa takut hilang. Pun kalo tersesat, buka peta, tanya orang, dan juga berdoa memohon petunjuk dan perlindungan kepada Sang Maha Penolong 😉

Saya punya cita-cita ambisius untuk menelusuri jalur sutra :). Oleh karenanya, most of my saving and money go to this hobby, demi mempelajari banyak hal baru and get the world’s wisdom.

7. Masih terkait dengan traveling, preferensi saya dalam berjalan-jalan adalah “solo-traveling” alias menjadi ‘orang hilang’. As my friend’s quote says, “If you want to go fast, go alone. And if you want to go far, go together“.

Karena saya orangnya sering abstrak dan sometimes need a “me time”, so ketika jalan sendiri inilah saya gunakan waktunya dengan sangat optimal (fleksibilitasnya), juga saya gunakan untuk merenung. Namun, jujur, saya mulai merasakan saat di mana sendirian itu melelahkan, apalagi untuk konteks “perjalanan kehidupan”. I hope that I can find someone as my “life-partner” untuk menjalani dan melewati bersama kehidupan panjang nan berliku ini. tsaaaah…. #hard-code :p

8. I am a book lovers. Sejak kecil, saya sudah dibiasakan baca buku (*termasuk komik, he…). Dan alhamdulillah, kecintaan saya pada buku, menjadikan dompet saya menipis karenanya. hahaha…. Saya suka ke toko buku dan pameran buku (*apalagi yang banyak diskon), dan suka membeli buku untuk melengkapi koleksi perpustakaan saya. Walau tidak langsung dibaca sehabis membeli, paling tidak stok bacaan akan selalu ada ketika mood dan waktu memungkinkan. hehe :).

Selain itu, saya suka menghadiahkan dan dihadiahi buku, dengan genre yang sangat bervariasi (but rarely read foreign novel). Ketika ada kawan yang hendak menikah, lanjut studi, milad atau lainnya, di momen spesial tersebut biasanya saya akan memberikan buku-buku yang saya sukai. Then, masih terkait dengan buku, saya berharap suatu hari nanti, saya bisa punya toko buku diskonan or second-hand bookstore juga ruang perpustakaan nan nyaman di rumah. aamiin

9.  Ada beberapa orang yang kaget begitu tahu kalau saya ini penyuka anime (mulai dari adventure macam one piece, naruto, fairy tail, shingeki no kyojin sampai shojo anime), juga drama (mostly Japanese dan Korean drama/ movies) dan rutin mengikuti streaming-nya sampai sekarang ^^”. Di satu sisi, selain sebagai penghibur diri, juga untuk melatih pendengaran dan pemahaman (*listening) dalam berbahasa asing.

10. Saya suka belajar bahasa dan logat yang berbeda-beda. Karena pengaruh ibu yang juga multi-logat en multi-bahasa daerah, saya seringkali berganti-ganti logat sesuai dengan lawan bicara yang saya temui atau keisengan saat bertemu teman baru. Contohnya, I’ll make a quiz; “Dari logat bicara, kira-kira dari manakah saya berasal?” Saya paling puas dan senang ketika orang terkecoh. huahahaha….

11. Easily distracted and easily bored. Saya mudah terdistraksi dan bosan, terutama ketika mengerjakan suatu hal yang sama secara berulang, apalagi dalam waktu yang lama XD! Maka, metode yang paling cocok buat saya ketika bekerja adalah multi-tasking dan variatif 😀

12. Saya tipe auditori alias dalam belajar lebih efektif dengan cara mendengar. Lagi-lagi, ini karena pengaruh ibu yang sering melatih hapalan saya dengan mengucapkan sesuatu secara berulang-ulang sampai saya hapal. So, kalau saya disuruh menghapal mati, tidak bisa hanya dengan melihat atau membacanya, tapi perlu diucapkan dan didengarkan.

13. Pernah terobsesi dengan martial arts sewaktu SMA dulu. Gini-gini (*maksudnya nunjuk diri yang sudah mulai melebar :p), saya pernah dapat medali perunggu kejuaraan Tae Kwon Do junior dan bersabuk biru. Obsesi ini pernah membuat saya bercita-cita untuk menjadi atlet profesional dan ketika punya anak nanti, pengen mereka menguasai bela diri yang berbeda satu sama lain. hahaha… (*ini calon emak yang obsesif amat). Maafkan ibu ya nak, bersemangatlah! hahaha….

Kira-kira begini ilustrasinya
Kira-kira begini ilustrasinya. Mbak ini bernama Seham el-Sawalhy, atlet Mesir!

14. Eks boss saya di organisasi dulu, mengatakan kalau saya ini “Gila Organisasi” (dari tadi nyebut banyak gila XD). Karena mudah bosan dan gak suka diam, saya ikut aktivitas di sana sini dengan jenis, tema dan bentuk organisasi yang beragam. “Potensi” ini berkembang sejak jaman SMA dulu, dan terkait dengan “multi-tasking”, saya bisa ikut lebih dari satu aktivitas dalam waktu yang bersamaan.

Pernah suatu ketika, saya ikut 9 organisasi & kegiatan berbeda, yang membuat diri ini pontang panting mengatur waktu. Kuliah menjadi “kegiatan sampingan”, sedangkan organisasi jadi “kewajiban”. Tapi baguslah, bisa membantu melatih manajemen waktu, resilience di bawah tekanan dan pengaturan skala prioritas 😀

15. Saya tidak suka konflik. Maka dari itu, saya lebih cenderung diam atau menghindar apabila ada suatu pertentangan dan silang pendapat. Oleh kawan-kawan dekat, dinasehati untuk memberanikan diri menyampaikan perasaan dan pendapat secara terbuka. Ya, ini perlu latihan dan proses.

16. Saya suka sekali berdiskusi dan berfilosofi (*maksudnya untuk proses internalisasi pelajaran dari pengalaman/ kisah). Maka dari itu, kalau bertemu dengan orang yang cocok dan nyambung saat diskusi, saya bisa sampai lupa makan and keep talking + forget about my hunger (*klo sering-sering, bisa ngebantu proses diet gak nih ;p). Diskusi tentang beragam topik, bisa menambah pengetahuan. Hal ini juga, yang menjadi salah satu “kriteria” penting –> you know what I mean lah~ :v #hard-code two

17. Saya termasuk orang yang idealis terutama terkait value-ethics, means cukup konservatif untuk hal-hal prinsipil. Saya paling gak suka kalau ada orang yang minim etika, terutama dalam konteks berkomunikasi (*pengalaman pribadi, sering nemu kasus beginian)

18. Suka dengan dunia kampus dan juga mahasiswa. Maka, gak akan pernah saya bosan dan menolak kalau ada tawaran berkunjung ke suatu universitas dan berdiskusi dengan teman-teman mahasiswa (inshaaAllah). So, jangan ragu untuk undang-undang aye yaaak ;D

19. Pengen menjadi seorang antropolog, etnolog atau sosiolog dengan spesialisasi minoritas muslim di berbagai belahan dunia. Untuk mencapai cita-cita ini, saya berencana untuk melanjutkan studi di Leiden atau Tokyo (*kondisi sekarang, lebih cenderung ke Leiden, secara pengen banget explore Yurop ;D)

20. Nah, di nomor pamungkas, biar agak rame, saya punya mimpi ketika walimatul-ursy nanti, pakai gaun muslimah warna merah marun :”D (*request udah disampein ke ortu, tinggal tanggal dan mempelai pria yang belum nemu. hahaha)

Nah, kalau ada, dipersilakan bagi yang mau berkomentar, menambah atau mengoreksi isi dari #20factsaboutme ini. En karena saya baik hati (*apa hubungannya?), no need to tag others.

Officially Missing (the old) Me

Judul yang aneh… (batinku)

Beberapa hari terakhir ini, aku mengalami goncangan batin yang cukup hebat. Entah mengapa, tiba-tiba aku sangat kangen dengan diriku yang dulu. Sosok aku di masa-masa semester awal kuliah S1 di Jogja dulu. But, hal ini bukan berarti aku tidak bersyukur dengan keadaanku sekarang ini. Bukan, bukan itu.

Satu hal yang sangat aku rindukan dari aku yang dulu adalah ketenangan hati dalam menghadapi segala macam permasalahan. Bisa selalu berbaik sangka dan bijak ketika ada masalah-masalah duniawi.

hindsight
Picture from: http://bit.ly/QyXcm

Gundah, gulana. Rasa ini tercipta karena adanya was-was yang dihembuskan setan, right? Astaghfirullah. Apakah ini pertanda aku menjauh dari-Nya sehingga menjadi sosok yang tidak lebih baik dari aku yang dulu? Astaghfirullah…. Na’udzubillah. Sungguh aku orang yang merugi TT____TT

Aku sangat rindu denganku yang dulu. Mudah memaafkan, takbanyak berpikir hal-hal negatif, senantiasa berbaik sangka dengan segala keputusan-Nya, senantiasa teratur dan terjadwal, dan itu membuat hati sangaaaaat sejuk. Aku ingin kesejukan itu datang kembali di hati ini.

Tapi ini bukan saatnya untuk berlama-lama ber-mellow ria.

Teringat nasihat senseiku dulu, hal yang paling sulit kita temukan dalam suatu penelitian adalah merumuskan masalah. Dan ini takhanya berlaku di penelitian saja, sebenarnya begitu pula adanya di kehidupan nyata. Tak banyak yang menyadari permasalahan yang ada di dalam dirinya. Bahkan di tingkat yang paling parah, dia merasa baik-baik saja padahal ada sesuatu yang mengganjal di dalam hatinya, tapi ia taktahu itu apa.

Maka, ketika kita bisa merumuskan masalah itu, haruslah kita bersyukur karenanya. Dan setelah itu, jangan berlama-lama berkutat dengan masalah. Segera lakukan analisis dan merumuskan strategi dan perencanaan ke depannya. Dan senantiasa, camkan dalam hati baik-baik. Bahwa segala sesuatu pasti ada hikmahnya, tak ada yang sia-sia atau kebetulan di dunia ini. Tak ada yang cacat dari segala perencanaan Allah.

Jangan menyesali apa yang sudah terjadi, yang perlu kita fokuskan ke depannya adalah dengan memperbaikinya. Dan yakinlah, bahwa DIA adalah sebaik-baiknya Penolong. Dan DIA sungguh sangat dekat.

Let me run and come back, get closer to YOU….

(Alhamdulillah, Tidak ada yang kebetulan di dunia ini, semuanya sudah diatur oleh-Nya… Selalu ada pelajaran di setiap kejadian dan peristiwa. Mari kita renungkan dan pikirkan….)

Wanita Mandiri (?)

Suatu waktu, my dear mom tiba-tiba memberikanku sebuah nasihat. “Dek, sekali-kali jadilah seorang wanita yang wanita.”

Saat itu, aku jadi bengong en bingung. “Maksudnya gimana, Mak?” tanyaku.

“Adek terlalu mandiri dan apa-apa dikerjain sendiri. Itu bikin laki-laki pada takut en merasa minder”, jelas mak-ku.

Akupun terdiam cukup lama. Hm… Benarkah begitu? Saat itu aku sempat berpikir itu cuma kekhawatiran ibuku saja yang agak berlebihan, mengingat putri bungsunya yang satu ini belum juga menggenapkan separuh dien-nya di umur yang udah cukup “matang” (#atau tua ya ^^”, gak berasa dah 26 tahun).

Terlepas dari jodoh itu memang sudah ditentukan Allah (termasuk waktunya), namun sebagai bentuk ikhtiar untuk terus memperbaiki diri dan tidak berlebihan dalam segala sesuatunya (#menjadi terlalu mandiri), maka aku coba telaah lagi kejadian-kejadian yang kualami selama ini.

We_Can_Do_It_-5464

Kalau dipikir-pikir, ada beberapa kasus yang menyimpulkan bahwa aku memang “menyeramkan”. Salah satu contohnya, aku sering menolak untuk dibantu untuk membawakan barang or angkut-angkut sesuatu pas ada kegiatan organisasi or lainnya. Simply, karena aku memang merasa kuat dan bisa membawanya. Dalam beberapa kejadian, kayaknya aku pernah juga dengan sangat keras kepalanya gak mau dibantu walaupun aku sendiri kepayahan (ckckck, parah juga ternyata gw).

Evenmore, sore ini aku mendapat cerita tak terduga dari kawan akrabku. Bahwasanya ia juga pernah mendengar seseorang memberi “testimoni” tentang diriku, yang nadanya itu kurang lebih sama dengan ibuku. Yang membuatku agak shock, testimoni itu datangnya dari kawan lain (dia laki-laki). Penyebabnya simple, ketika itu si temanku tersebut pernah menawarkan bantuannya untuk membawakan barang untukku, namun kutolak (kayaknya dengan gayaku yang memang sok cuek ^^”).

Pemikiranku, karena memang sudah terbiasa untuk angkat-angkat barang sendiri even itu galon air sekalipun :D, en apa-apa ngerjain sendiri, maka ketika ada tawaran itu, aku merasa tidak membutuhkannya. Is that too much? Terlebih, background dan pengalamanku selama ini memang melatihku untuk menjadi seorang wanita “perkasa” dan mandiri. In some cases, ada juga yang menyebutku sangat “jantan”. hahaha…. -___-“. Ini smua mungkin secara ndak sadar membuatku jadi berlebihan.

Here, I’m not trying to blaming the others ataupun membuat suatu excuse untuk diriku sendiri. Namun pada intinya, dari kejadian ini cukup membuatku tersadar bahwa kayaknya daku memang perlu evaluasi diri. Benarkah daku ternyata punya masalah yang sebenarnya  sudah agak akut? Sementara selama ini aku pribadi gak pernah merasa itu menjadi masalah (atau akunya yang memang gak sadar itu MEMANG masalah ya?)

Tapi, sungguh aku gak sadar kalau itu bisa menjatuhkan harga diri para kawanku yang laki-laki. Kodratnya bukan begitu. Benarkah? Anyone can help me to answer it?

Di kasus paling ekstrim, bisa saja ada orang yang beranggapan “terlalu mandiri” untuk ukuran seorang wanita tu memang gak boleh dan jadi menyeramkan. Too high! MaasyaAllah… Sedihnya hatiku. Benarkah?

Jika memang benar, sungguh aku harus banyak-banyak beristighfar kalau sikap “normalku” itu bisa menyakiti harga diri seseorang, terlebih laki-laki. Banyak orang yang bilang kalau laki-laki itu inginnya dihargai. Jadi ketika ada yang menawarkan bantuan untuk angkut-angkut barang, ya diterima aja walaupun kita-kita kaum hawa bisa membawanya. Itung-itung turut memberi kontribusi dalam penyebaran dan pemerataan perbuatan baik.

Karenanya, skarang ini aku mau berpikir ulang dan mengevaluasi diri lagi jikalau kebiasaanku ini memang menjadi masalah yang harus segera ditangani. So, untuk para kawanku semua, mohon maafkan yang sebesar-besarnya atas sikap yang berlebihan ini. Sungguh, itu ndak ada sama sekali maksud untuk merendahkan atau menjatuhkan. Na’udzubilah….

Jaa, let me try to re-evaluate myself and solve this “problem”, and be a more “wanita” :). Terima kasih banyak makku sayang, sudah mengingatkan :”)

Me & Traveling

Bagi sebagian orang yang mengenalku, aku dicap sebagai “tukang jalan-jalan”, atau istilah bekennya Traveler a.k.a Backpacker. Alasannya, menurut mereka, statusku di fb maupun YM, seringkali menunjukkan aku hendak “ngabur” ke suatu tempat. Bisa dikatakan, aku memang seorang ‘backpacker’ sejati (untuk konteks harafiah), secara aku memang selalu menggunakan tas punggung (backpack), ke manapun aku pergi. wkwkwkwk… Bahkan, aku dijuluki sebagai ‘kura-kura’ karena selalu membawa backpack-ku kemana-mana :-p. Tapi untuk konteks backpacker yang sebenarnya, mungkin aku belum bisa digolongkan ke dalamnya. Karena aku masih sangat amatir, dan juga kadang-kadang aku ndak selalu menggunakan tas punggung ketika berperjalanan. Soalnya sesekali aku pake koper gitu :p

Menurut wikipedia, kegiatan backpacking yang dilakukan oleh para backpackers memiliki definisi sbb: Backpacking is a term that has historically been used to denote a form of low-cost, independent international travel. Untuk lebih jelasnya, bisa dibaca di SINI.

Berlandaskan definisi tersebut, aku bisa sedikit “ngaku-ngaku” sebagai backpacker :D. Karena kegiatan ber-backpacking ala backpackers ini cukup rutin kulakukan, terutama semenjak tahun 2005 ke berbagai pelosok tanah air dan juga sisi lain dunia. Mulai dari yang paling sederhana (ber-backpacker-an ke seputaran Jabodetabek) dengan peralatan seadanya, sampai yang paling complicated (saking rumitnya perencanaan dan banyaknya peralatan yang dibawa :D) ke negeri seberang.

Hobiku ini bisa dikatakan sebagai efek samping dari program pertukaran mahasiswa yang kudapatkan. Alhamdulillah, Oktober 2005 aku meninggalkan tanah air untuk pertama kalinya, menuju ke tanah para samurai. Setelah itu, keinginan untuk terus berperjalanan semakin menjadi-jadi.

Alhamdulillah, karena rezeki dari NYA yang begitu melimpah, aku diberikan banyak kesempatan untuk meninggalkan tanah air. Sejak tahun 2005 telah berkesempatan untuk mengunjungi 9 negara (dalam 15 kali perjalanan). Ke-9 negara tersebut antara lain; Jepang (3), China (1), Malaysia (2), Singapura (3), Thailand (1), Laos (1), Turki (1), Arab Saudi (1) dan Taiwan (1). Perjalanan tersebut ada yang kulakukan karena dalam rangka “nyambi” jalan-jalan di tengah kegiatan akademis dan tugas kampus yang gratisan  (wehehehe… ketahuan :p), ada juga yang karena hasil penyisihan uang saku selama bertahun-tahun.

Oya, bukan berarti untuk melakukan backpacking itu harus ke luar negeri. Negeri kita ini takkalah indah dan kerennya untuk disambangi. Selama 25 tahun hidup di dunia, Alhamdulillah telah menginjakkan kaki di 19 propinsi (dari total 33 propinsi di Indonesia). Berarti masih ada 14 propinsi laen yang belum kuhampiri. Ke-14 Propinsi yang belum dikunjungi antara lain; 1) Kep. Riau 2) Bangka Belitung 3) Kalimantan Timur 4) Kalimantan Barat 5) Kalimantan Tengah 6) Sulawesi Utara 7) Sulawesi Tenggara 8) Sulawesi Barat 9) Sulawesi Tengah 10) Gorontalo 11) NTT 12) Maluku 13) Papua Barat 14) Papua #Segera susun rencana dan strategi 😀 (eheheh…). Tunggu aku, 14 laennya :D!

Hm…. sakjane, inti dari tulisan ini bukan sekedar cerita jalan-jalan yang telah kulakukan. Tapi lebih pada bagaimana makna sebuah perjalanan buatku. Mengutip dari sebuah buku yang berisi catatan perjalanan Bapak Heru Susetyo, dosen FH UI, yang sudah mengunjungi berbagai tempat di seluruh penjuru dunia, beliau menyebutkan bahwa ada baiknya “hobi” jalan-jalan ini memiliki muatan yang lain; muatan nilai, muatan transendental, muatan idealisme, muatan dakwah, dll (Heru Susetyo, 2009; hal. vii).

Selain itu, jangan pula menganggap ‘remeh’ nilai dari sebuah “jalan-jalan”. Jikalau kita mengetahui, sebenarnya di dalam perjalanan (safar) terdapat lima keuntungan, yaitu; menghibur diri dari kesedihan, mencari hasil usaha (mata pencaharian), memperoleh tambahan ilmu, lebih banyak mengenal adab kesopanan, dan menambah kawan yang baik (mulia) => dikutip dari perkataan ulama dalam buku “Kewajiban dan Adab Musafir” (Aziz Salim Basyarahil, 1992) dalam Heru Susetyo, 2009; Hal. ix.

Jadi, dalam berjalan-jalan, ada baiknya jikalau kita menambah esensi dalam setiap perjalanan yang kita lakukan; tak sekedar berdecak kagum dan bernarsis ria dalam sesi foto-foto (hayo deh, ngaku. he..he… :D!)

Namun, alangkah lebih baik apabila perjalanan yang dilakukan itu, bisa menambah kedekatan dan kecintaan kita kepada Sang Pencipta Alam; sambil menikmati perjalanan, sambil “membaca” alam, sambil mengumpulkan serpihan hikmah yang ada di setiapnya

(* Dan hikmah itu pasti adanya, namun hanya bagi yang mau berpikir…..)

So, bagi yang suka berjalan-jalan dan (ikutan) ngaku-ngaku sebagai seorang “BACKPACKER”, ayo kita menambah NILAI ato ESENSI dalam perjalanan kita. Agar ia tidak sia-sia…

[Story] And the day is coming

Kamis, 6 September 2012

GA 825 CGK – TPE pukul 23.45 WIB

Hari yang dinanti akhirnya tiba; the day dimana aku akan meninggalkan tanah air tercinta untuk menuntut ilmu di negeri Formosa. Beragam rasa kualami menjelang kepergian ini; namun didominasi oleh rasa sedih dan mellow karena ada banyak hal yang harus kutinggalkan (termasuk orang-orang dan lingkungan tercinta) dan ini berarti keluar dari zona nyaman.

Yang paling berat membuatku pergi adalah my dearest mom. Walau sebelumnya kami pernah tinggal terpisah selama 10 tahun lamanya (mulai dari aku SMP hingga selesai S1), tapi tetap rasanya sangat berat untuk tinggal terpisah (lagi).
Her cries made me cry too TT___TT. Terlebih, aku sangat mencemaskan kesehatan beliau.

Walau begitu, menjelang keberangkatanku my mom said ,” walaupun sedih harus berpisah, tapi ibu dukung sepenuhnya pilihan adek. Karena ini untuk masa depan adek. Jaga diri baik-baik, bermanfaatlah untuk orang banyak selama di sana, dan gunakan waktu dengan baik agar tak tersia.”

Then H-2, my dad asked me whether I’m ready or not for leaving everything at home. Dan akupun hanya bisa termenung dan terdiam, menanyakan pada hatiku; sudahkah aku benar-benar siap?

Berbagai macam pikiran negatif bersliweran di kepalaku terutama ketakutan untuk tidak bisa melalui pilihan ini. Namun, rasa mellow ini tidak boleh lama-lama dirasakan; karena perasaan negatif inilah yang bisa mengendurkan niat. Rasa was-was, khawatir dan cemas dihembuskan setan ke dalam hati manusia, yang jika tidak segera dienyahkan, bisa membuat bahaya. Maka, segeralah kembali luruskan niat dan tujuan dari pilihan ini. Luruskan niat, luruskan niat, luruskan niat….!

Kuingat-ingat kembali pesan bapak ibuku untuk selalu menjaga diri, kesehatan dan ibadah. Juga pesan dari Mr Big Boss. As he said, “It may be a lonely journey, but thousand of people like you can passed it. So, I’m sure that you can pass it too :). Selamat berjuang!”

Bismillah… Di hari keduaku di Taiwan ini, kumantapkan kembali niat dan tujuanku berada di sini. Dan semoga senantiasa niat itu terjaga. aamiin. Dear me, SEMANGAAAAAAT!!! Semoga perjalanan 2 tahun ke depan, bisa bermanfaat dan barakah….

***

Barakah itu membawakan senyum meski air mata menitik-nitik. Barakah itu menyergapkan rindu di tengah kejengkelan. Barakah itu menyediakan rengkuhan dan belaian lembut di saat dada kita sesak oleh masalah…. [Salim A. Fillah, 2011]

***

PS:

  • Trimakasih banyak atas doa, dukungan semangat dan pesan-pesan dari rekan-rekan semuanya :). Menjadi penghangat hati ini :”)
  • Trima kasih pula untuk warga Galuh 2 No.4 atas special song “leaving on the jetplane” serta foto kenang-kenangannya. Akan kuingat slalu….. 🙂
  • Special thanks untuk Mr. Boss dan ibu yang telah berbagi pesan, pengalaman, cerita dan penyemangat di H-2 menjelang keberangkatanku. Momen istimewa tersebut takkan terlupa. Maturnuwun sanget for the dinner, book and your warm regard too 🙂

4 x 4 = 16

Karena sudah membaca postingannya jeng Cinderella, maka jadilah daku terikut memposting tema ini :). Keinget jaman SD dulu, empat kali empat sama dengan enam belas, sempat tidak sempat harus dibalas –> gak nyambung. hehehe…

Here they are, 16 things about me :):

1. Empat kerjaan/profesi yang pernah kamu lakukan :

a) “Kerjaan” sampingan yang sudah jadi hobi sejak jaman kuliah S1 ini adalah jadi liaison officer (LO) merangkap penerjemah dan tour guide. Pertama kali “kerja” saat harus ndampingin kontingen mahasiswa NUS – Singapore. Sejak saat itu, jadilah daku orang yang suka menjelaskan segala sesuatu dan becoming travel freak. ehehehhe…. Sampai sekarang, hobiku ini masih dilakukan :). Being a tour guide :D!

b) Kerjaan kedua adalah sebagai tutor alias asisten kuliah di almamater. Karena punya hobi menjelaskan sesuatu, plus seneng berhadapan dengan adik-adik kelas yang imut-imut (wkwkwk), jadilah daku seorang kakak senior yang baik hati, tidak sombong dan suka menjelaskan 😀

c) Kerjaan ketiga adalah sebagai English teacher for children and teenager. Kerjaan ini membuatku belajar untuk menghadapi betapa “aktif”nya anak-anak. hehehehe.. Energi mereka sungguh luar biasa :D! Sampe-sampe, ibu guru yang imut ini (:p) kalang kabut dibuatnya -__-”

d) Kerjaan keempat lebih kukatakan sebagai “belajar”, daripada “bekerja” Daku belajar untuk menjadi seorang content specialist, media relations plus public relations. Banyak belajar terkait dunia tulis menulis, media massa, serta bagaimana cara komunikasi yang baik 🙂

2. Empat Profesi Yang ingin kamu lakukan :

a) tentu saja, DOSEEEEN :D!! Semenjak awal kuliah, jiwa untuk mengajar dan mendidik sungguh menggelora. Semoga diperkenankan, diridhoi dan dipermudah jalan menuju ke sana. I’m on my way on reaching this dream 🙂

b) Travel Guide :D! Wehehe…. berhubung aye orangnya bener-bener demen jalan-jalan (as I told you, I’m a travel freak) dan punya hobi sampingan berupa seneng menjelaskan, jadilah menurutku menjadi travel guide is a good choice :D! Someday, pengen jadi volunteer di tempat-tempat wisata di manapun. I’ll be really happy and glad to give you a free guiding 😀

c) Bookstore owner and keeper ^^. Selalu ngiler ngliat toko buku keren and cozy, plus buku-buku yang slalu bikin mupeng. Kalau daku jadi pemiliknya, tentu aku bisa mbaca sepuasnya tanpa perlu membeli. huwahahaha…..

d) National Geographic writer and photographer. Waaah, kalau ini mimpi bangeeet. Perlu usaha yang bener-bener keras supaya bisa kesampean. Slalu kagum en mupeng dengan para penulis en fotografer NG yang luar biasa. Riset yang mendalam, konten yang padat en ilustrasi yang oke punyaaa…..

3. Empat Tempat tinggal yang pernah di tinggali :

a) Jambi: tepatnya di Bajubang, Kab. Muara Bulian. Di sini aku tinggal selama lebih dari 9 tahun dari TK sampai SD. Lengkapnya ada di postinganku yang ” Life Chapter Jambi

b) Wonosobo, Jawa Tengah: di sini aku tinggal selama 3 tahun (semasa SMP). Di sinilah aku belajar bahasa asing untuk pertama kalinya (yaitu bahasa Jawa :D) dan belajar tentang adaptasi lingkungan budaya. Lengkapnya ada di tulisan Life Chapter Wonosobo.

c) Yogyakarta: pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu, masih seperti dulu… Waaa… Yogya is number one for me :D!! It will always be my home. Daku tinggal di Yogya selama 7 tahun, sejak SMA sampai selesai S1. Semoga suatu saat nanti bisa pulang, tinggal di sana lagi 😉

d) Jekardah (coret: tepatnya Bekasi-Depok): untuk menuntut ilmu, daku pun menuju ibukota. Tinggal di sini bareng ortu :), sejak S2 (2008) sampai sekarang (insyaAllah hingga Agustus 2012). Kota di mana daku banyak belajar tentang warna dan realitas hidup…

4. Empat Negara/Daerah/tempat yang ingin kamu kunjungi :

a) Of course, BROMOOOO! Keinginan yang belum kesampean. Akhir-akhir ini, mempertimbangkan bahwa aku ke sananya kalau sudah ada “gandengan” aja, with my dear hubby (eaaa…. insyaAllah, suatu saat nanti klo sudah ada :”D)

b) Saudi Arabia! Naik hajiii :D! insyaAllah… Memantapkan niat sejak lama, semoga bisa ke sana bareng my dear hubby (juga). aamiin 😀

c) India :D! Pengen bener ngelilingin negara ini. Yang pasti tujuan utama adalah ke Ladakh, Jammu Kashmir :D!

d) UK ^^. Pengen lanjut studi di sini, suatu saat nanti. Kalo bisa juga with my dear hubby. eaa….

PS: ini lagi error. Jadi harap dimaklumi :-p. Lengkapnya list tempat yang ingin dikunjungi ada di postingan List 100 places to visit 😀

5. Empat Film yang paling kamu suka :

a) Welcome to Dongmakgol

b) 1778 stories of me and my wife

c) Taare Zamen Paar

d) IP Man

6. Empat lagu yang paling kamu suka saat ini :

a) Michael Buble – Haven’t Met You Yet

b) Christina Perri – A Thousand Years

c) Gym Class Heroes ft. Adam Levine – Stereo Hearts

d) Maher Zain – Number One For Me

7. Empat TV Show yang paling kamu suka saat ini :

a) Dog whisperer – National Geographic Channel

b) Mega-structure – National Geographic Channel

c) Don’t tell my mother – National Geographic Channel

d) Bones

8. Empat buku terakhir yang kamu baca

a) Women are from Venus, Men are from Mars

b) Lost in Korea

c) Komik Hadis Bukhari – Muslim

d) 1001 Muslim Inventions

9. Empat Public Figur yang kamu suka saat ini :

jarang nonton TV dan gak terlalu memperhatikan tokoh-tokoh. Jadi gak terlalu tahu public figure siapa yang difavoritkan ^^”

10. Empat berita yang paling santer kamu dengar belakangan ini :

a) Pilgub & cawagub DKI

b) Tragedi Sukhoi

c) Penembakan satpam IPB

d) Kelulusan UN

11. Empat hal tentang dirimu yang orang mungkin tidak tahu :

a) Pernah pengen jadi atlet bela diri profesional; menguasai 5 bela diri 😀

b) Pernah pengen jadi tukang pos –> tujuannya supaya bisa ngambilin perangkonya (cita-cita jaman SD)

c) Seorang bintang panggung di masa cilik; penyanyi dan penari. wkwkkw…..

d) Cat lover

12. Empat Makanan yang sangat kamu inginkan belakangan :

a) Sate ayam madura di prapatan Wirobrajan, Jogja

b) Kari India –> pokoknya masakan India deh

c) Home made Pizza

d) Sup jagung bikinan sendiri 😀

13. Empat website yg sering dibuka :

a) Indonesia Mengajar –> terkait kerjaan

b) Facebook –> terkait kerjaan juga lhoo ;D

c) WordPress –> terkait kerjaan, terutama kalau lagi bosen nulis

d) Ymail, Gmail, Outlook –> cek email terkait kerjaan juga. heheheh…^^

14. Empat Home MPers yang paling sering kamu kunjungi :

a) Mbak Evia – Enkoos

b) Mbak Lessy – Wayan Lessy

c) Mbak Tintin

d) Mbak Miftah – Avicenna 🙂

15. Empat MPers yang ingin kamu ajak kopdar.:

a) Mbak Evia – Enkoos 😀

b) Mbak Lessy: wayanlessy

c) Mbak Tintin: tintin1868

d) Mbak Mudhalifana – pia; pianochenk

16. Empat MPers yang beruntung dapat tugas ini :

a) Sarah –> ayo nduk, supaya gak galau lagi. wkwkwk

b) Ega –> ga, kukasih PR sebelum raker :p

c) Yoga –> sama ama ega, kukasih PR sebelum raker :p

d) terserah siapa aja yang mau berbagi cerita 🙂

120 things about me

Berhubung lagi bosen baca dan nulis (serius), mari nyambi nge-MP :D! Terinspirasi dari mbakyu Tintin dari postingan
INI. Maturnuwun sanget nggih, mbakyu :D! Here they are :)! Selamat membaca yaaa (di tengah-tengah mbaca boleh nyambi or istirahat dulu kq. hehehe)

120 things about me!

(001) Your gender:.. female

(002) Straight/gay/bi?.. straight, of course :D!

(003) Single?.. Yup :). Hope it’ll changes soon. wehehehe… :p

(004) Want to be?.. SMART muslimah

(005) Age?.. 25 years

(006) Age you wish you were?.. 16 (zaman SMA, gw pas masih imut-imutnya en masih langsing. wkwkwk…)

(007) Your label?.. this mean BB? —> kalau iya, gak mau jawab ah. Rahasia :p

(008) Your height?..172 cm B-) (bongsor euy)

(009) Your eye color?.. brown & black

(010) Any piercings?.. nope

(011) Any tattoos?.. mboten, ndak boleh

DO YOU…

(012) Smoke.. Noooo!

(013) Drink.. ? Minuman paporit gitu kah? Pokoknya yang hangat-panas 😀

(014) Do drugs.. tolak angin dan sejenisnya

(015) Read the newspaper.. (yang versi online) kompas-republika

(016) Talk to strangers who IM you.. rarely

(017) Like to walk in the leaves.. yaaaaaa ^___^

(018) Take walks in the rain.. yaaaa :D! Seneng hujan-hujanan

(019) Drive.. sepeda, motor, mobil (yang matic)

(020) Like to drive fast?.. sometimes, with my dearest Supra X 125 :D. weheheh… (mantan motor racer pas di Jogja :p)

(021) Hurt yourself.. if i difficult on remembering something –> njedot2in kepala –> parah

(022) Have a job.. yup, formally as content specialist – public relations in IM, informally as speaker on scholarship seminars 🙂

(023) Like who you are.. Yup, of course :)!

(024) Consider love a mistake.. Nope, segala sesuatu ada hikmahnya. Jadi belajar beragam warna hidup 🙂

(025) Base your judgement on looks alone:.. semoga nggak 🙂

(026) Do you like/love someone? –> Yup :). Alhamdulillah…. bukan someone sih, tapi many people. heheheh….

HAVE YOU EVER…

(027) Been caught doing some thing your weren’t supposed to be doing?.. hm… pernah kepergok bohong ama my mak. Baca komik yang diselipin di dalam buku pelajaran. hahahaa….

(028) Been in love.. yup, but don’t ask further :p

(029) Done drugs.. na’udzubillah… ndak akan

(030) Gone skinny dipping.. (gak ngarti artinya. Setelah dicek di kamus, ternyata maksudnya "naked". weeeeh, pertanyaannya… -_-"). Jawabannya: nope

(031) Had a surgery.. alhamdulillah, nggak pernah. Semoga ke depannya juga ndak

(032) Ran away from home..–> pernah, tapi minta izin dulu sama ibuk kalo mau pergi :D. wkwkwk

(033) Played strip poker.. ndak pernah

(034) Gotten beat up.. pernaaaaah! Pas tanding kejuaraan taekwondo amatir, jaman SMA. Turun di kelas berat. wehehehe… Lawanku atlet taekwondo asli! Peraih medali emas. Dapat tendangan mantabs di pinggul TT_____TT

(035) Been on stage.. pas masih kecil (TK en SD) sering ikutan nari en nyanyi (gak nyangka aye). Kalau sekarang, kalo pas ngasih seminar beasiswa 🙂

(036) Slept outdoors.. pas jadi backpacker. Mbiyen pas SMA sering banget, soalnya ikut kegiatannya anak2 pramuka, PMR, hiking, dll

(037) Pulled an all-nighter.. insomnia? nggaaak. Daku tipe sleep early, wake up early. Tapi ama mbakku dibilang sebagai tukang tidur. wkwkwk….

(038) Talked on the phone all night.. nooo, prefer to sleep 😀

(039) Had an X-ray.. yup

(040) Had detention.. alhamdulillah, nggak. Btw, fyi, detention artinya ditahan/ dipenjara

(041) Been suspended.. no

(042) Been Expelled.. no

(043) Slept all day.. kalo habis begadang en lembur penuuuh

(044) Killed someone.. NOOOOO

(045) Made out with a stranger.. NOOO

(046) Had sex with a stranger?.. na’udzubillah, ndaak akaaan

(047) Kissed the same sex.. My mom :D! hehehe… cium pipi setiap berangkat dari rumah 🙂

(048) Done anything sexual with the same sex?.. Wuiiih, ini pertanyaan kq ekstrim banget ya? KAGAAAK

(049) Been betrayed.. –> fyi, betrayed (dikhianati). kayaknya ndak pernah…

(050) Broken the law.. yes –> terutama peraturan lalu lintas (pengendara motor di Jakarta euy :p)

(051) Been arrested.. Nooo! tapi kalo ditilang pernah, dua kali ^^". Sekali di Magelang, sekali di Jakarta

(052) Been on radio/TV.. yes, wawancara en jadi narasumber tentang IM (maklum, jadi Pi aRnya kantor :D)

(053) Been in a mosh-pit.. –> mosh-pit ki artine opo to? cek kamus dulu

(054) Had a nervous breakdown.. (kerusakan saraf?) –> semoga tidak

(055) Been criticized about your sexual performance: tomboi abis ^^", kurang feminin. Aye sering dikira mas-mas, apalagi kalau lagi naek motor, pake jaket hitam, sarung tangan hitam, masker hitam, helm standar full-face

(056) Had a dream that kept coming back.. sometimes

(057) Seen your favorite band play.. yup, JV –> justice voice, grup nasyid. Ini bisa dikategorikan band gak y?

(058) Owned a pair of big sunglasses.. nggak. Suka yang mungil

(059) Worn a huge hat.. ndak

(060) Judged other people by their clothing: .. umumnya nggak. tapi kalo bajunya "ajaib", biasanya suka heran.

(061) Been told you have good taste.. kalau terkait fashion, sayang sekali tidaaak. Kalo selera lainnya, cenderung lebih melihat pada fungsi, daripada tampilan

(062) Been romantically attracted to someone and physically unattracted?.. pernah :p

(063) Been used?.. mean dimanfaatkan? yup

(064) Been in an abusive relationship.. alhamdulillah nggak.


Gambar dari sini yaa…

DO YOU BELIEVE IN…

(065) Life on other planets.. wallahu a’lam. tapi dunia Nya sungguh luar biasa luas. ilmunya manusia sangat terbatas, jadi bisa saja ada. tapi kita belum tahu. But aku percaya

(066) Miracles.. mu’jizat? rejeki? iyaa…

(067) Astrology.. mboten

(068) Magic.. kalau pas nonton film or anime fiksi or baca buku/ novel –> buat imajinasi aje. hehehe…

(069) God.. absolutely yes

(070) The Devil.. yes

(071) True Love.. yes 🙂

(072) Ghosts.. yup, lebih tepatnya sih nyebutnya Jin

(073) Rebirth.. lebih tepatnya mungkin bangkit kembali, setelah kiamat, hari dibangkitkannya kita semua.

(074) Love at first sight.. hehehe… :"). ssst… don’t ask with who :p

(075) Ying and Yang?.. terkait keseimbangan kah?

(076) Witches.. pas nonton film ato baca buku aja

(077) The Easter Bunny.. no

(078) Santa Clause.. no

LAST PERSON…

(079) That you laughed at.. temen-temen Galuh yang "nggak nyangkain"

(080) That laughed at you.. galuh-ers, atas pertanyaan "lugu"ku

(081) That hurt you.. ada deh! wkwkwk…. blame to bitter brother

(081) That turned you on.. iki artine opo? tanya teman dulu. Di kamus artinya berbalik? (basa inggris gw parah untuk istilah2)

(082) That kissed you.. my mak 😀

(083) That hugged you.. my mak 😀

(084) That you went shopping with.. my big sister 😀

(085) To disappoint you.. my friend

(086) That made you cry.. my little brother who gives me a really big surprised last night! Baarakallah…

(087) That brightened up your day.. bapak ibu mbak mas in Galuh 2 no.4 😀

(088) You saw a movie with.. my big sister! The Avenger 3D ^^

(089) You talked to on the phone.. my mak 😀

(090) You talked to on text message.. para pengajar muda (hehehe… pegawai yang berdedikasi banget nih)

(091) You to on IM.. my KWJ friend 🙂

(092) That made you smile.. galuh-ers

(093) That made you laugh.. my "crazy" room-mate 😀

(094) That saw you cry.. gadis manis di seberang meja 😉 (Bu Safira. hehehe)

(095) That bought you something.. my manager :D! mbeliin semangkuk es teler. enaaak 😀

(096) That danced with you.. wadhuh, kapan ya gw nari2?

(097) That you have a crush on.. –> uhuk… (langsung keselek). Don’t ask 😀

The Whats…

(098) What do you find romantic?.. the one who give me a little and simple care :), as simple as opening the door for me 🙂

(099) What are your turn-on’s?.. iki maksude pie? yang membuat bersemangat? Pengetahuan dan adventure

(100) What are your turn-off’s?.. ini juga maksude pie? yang bikin gak bersemangat?

(101) What is best about the opposite sex?.. orang yang smart, berpengetahuan luas, bisa njawab semua pertanyaan anehku dan penuh curiousity

(102) What is best about the same sex?.. ini maksudnya wanita yang disukai? wanita tangguh 😀

(103) What is the last present someone got you?.. book

(104) What makes you happy?.. smile and simple care

(105) What is your B-day?.. 14 Januari. Catet yaa :D! Jangan lupa ngasih kado

(106) What is your favorite movie?.. National geographic series

(107) What is your favorite band?.. sheila on 7. hehehe.. (kesukaan jaman SMP :D)

(108) What is your favorite type of movie?.. dokumenter, sejarah, saintifik, action – adventure

(109) What is your favorite season?.. Walo belum pernah ngerasain langsung, tampaknya musim semi :D! Tapi asyik juga musim gugur. Romantis dan sejuuuk 😀

(110) What is your favorite month?.. hm… apa ya? Asalkan banyak hari liburnya. hehehe…

(111) What is your favorite Holiday?.. libur lebaran

(112) What is your favorite language?.. segala bahasa yang punya huruf/karakter unik, such as: East Asian languages :D!

(113) What is your favorite thing to do?.. travelling – get lost somewhere, fotografi amatir, blogging, beli buku en jalan-jalan ke toko buku

(114) What is your favorite color(s)?.. hijau, merah maroon, dan mostly warna natural

The Who’s…

(115) Your best friend(s).. my mak – mbak isti – galuhers 🙂

(116) The one person you can trust with anything?.. ada deh ;D

(117) Your favorite singer?.. sopo yo? daku tipe yang suka lagu instrumental sih

(118) Your favorite Actor?.. yang ada di dorama jepang….Okamoto Riku di film Seigi no mikata. Serius, sempet naksir ama tokoh Hongo Kanata 😀

(119) Your favorite Actress?.. siapa ya? pemain dorama jepang juga sih. tapi banyaak.

(120) Your favorite President?.. hm…kayaknya gak ada yang bisa sampe favorite gitu sih….Tapi kalo sosok pemimpin, seperti Rasulullah 🙂

What’s MP means for me

Tulisan ini terinspirasi oleh lomba online yang sakjane sudah kelewat deadline-nya. hehehe… Tapi tak mengapa. Memang lagi pengen nulis tentang MP dan artinya buatku. Saat sejenak tadi termenung, mengingat-ingat kapan mulai ber-MP dan sebagainya, aku baru menyadari ternyata banyak sekali hal dari MP yang menjadi bagian dari hidupku.

24 November 2007

Angka itu tertera di bagian kanan atas page "home" blogku ini. Pada mulanya, aku taktahu itu angka apa. Tanggal postingan terbaru? Kayaknya bukan. Soalnya aku cukup aktif memposting di sini. Harusnya angkanya berubah dong, sesuai update tanggal terbaru. Jadi ndak mungkin kalau itu tanggal postingan terbaru. Dan, sesaat kemudian, baru ngeh kalau angka itu ternyata merupakan angka penanda dibangunnya "rumah" ku di dunia maya.

Kalau dipikir-pikir, di masa itu adalah masa-masa di mana daku memasuki masa jadi "pengangguran terselubung", secara saat itu daku baru saja menyelesaikan pendadaran (#istilah buat "sidang skripsi" untuk anak-anak Jogja :D). Jadi, aktifitasku di kampus tidak sepadat sebelumnya. Trus, mungkinkah karena "nganggur", trus jadi membuat MP? Kayaknya nggak….. Namun sayangnya, sampai sekarang aku masih lupa kenapa bisa membuat akun MP? Hm… Kuingat-ingat dulu….

Njuk, kenapa rumah maya ku ini kuberi nama "Chikupunya". Well, it’s simply because of it’s mine; chiku punya. CHIKU adalah nick-name ku, PUNYA adalah kepemilikan. Dan akhirnya, jadilah nama sederhana CHIKUPUNYA kupakai untuk rumahku ini. Supaya mudah diingat 😀

***

Jujur saja, sebelumnya daku adalah orang yang lebih memilih untuk berbicara (komunikasi lisan), dalam setiap interaksi – komunikasi. Tapi, dari MP aku jadi lebih banyak belajar untuk menuangkan setiap pemikiran dari otakku dalam bentuk tulisan.

Dua bulan terakhir ini, MP sudah menjadi laman wajib yang kubuka setiap kalinya menghidupkan PC or laptop plus mengaktifkan akses internet. MP sejak dua bulan terakhirku ini, membuatku merasa menemukan dunia baru yang hidup!

Selama ini, MP kujadikan tempat mem-posting hal-hal yang cenderung satu arah.Ndak terlalu banyak membalas komentar dari para sahabat yang datang bertamu, apalagi membalas kunjungannya. Namun, Alhamdulillah, mungkin karena peristiwa di akhir bulan Februari itu, menjadikan MP-ku sebagai sesuatu yang memang berharga; bagian dari hidupku.

Hm…. Entah mengapa, selama ber-MP, aku menemukan keleluasaan dalam menumpahkan segala pikiran dan uneg-unegku. Entah itu postingan bernada geje, sampai postingan kelewat serius (seperti postingan isi paper kuliah. hehehe….). Pun juga aku tuangkan di sini, rekaman pandangan mataku melalui lensa kamera dari berbagai perjalanan. Ndak terlalu khawatir mau dibilang aneh, absurd, geje, atau gimanapun, dengan bisa ber-MP menjadi salah satu kepuasan tersendiri buatku.

Selain itu, nge-MP ini membawaku bertemu pada banyak hal. Aku yakin ini adalah ketetapan dari Nya, bahwa bermula dari ber-MP, membuatku memiliki pekerjaanku sekarang ini; sebagai penulis – content specialist. Kesukaanku pada menulis spontan di MP, menjadikanku terbiasa menulis (walau kebanyakan geje) juga membaca. Di pekerjaanku, aku bertanggung jawab mengelola dan menulis konten untuk "rumah maya" kantorku. Walau tentu, ada perbedaan yang cukup besar di antara keduanya; menulis di website kantor dan blog pribadi, tapi aku bersyukur karena dari MP inilah, menulis jadi kebiasaanku.

Dan, sekarang ini aku benar-benar merasa menemukan keluarga dan sahabat baru di dunia MP. Walau sebagian besar contact MP-ers ini belum pernah kutemui di dunia maya, tapi kehadiran dan interaksi di dalamnya, menjadikan hati-hati kami dekat. Dari kisah-kisah mereka, aku belajar banyak hal tentang hidup. Dan menjadikan hatiku yang sempat kering ini, basah kembali :). Alhamdulillah….

***

PS: Eh iya, baru teringat, ternyata alasanku nge-MP sudah jelas tertulis di introduction MP ku ini. hahaha… (pelupa abis TT___TT)

Here they are the reason:

This blog actually dedicated (only) for myself. I made it to increase my writing skill for the IELTS preparation course in 2008. But long time before that, I ever inspired by a book titled "One Gigabyte of Love" from Lingkar Pena Publishing which’s contains of MP-ers daily life sharing. Since then, I wanna have MP for my own.




For me, writing is a process for learning; learn how to deliver my thought which’s usually (only) crouched in my brain by pouring them in the written form. With this method, I hope that I can share my experience and opinion about everything with everyone in everywhere at anytime ^___^!



Mari Menulis :D! Dengan menulis, segala tacit knowledge kita akan terdokumentasikan dengan baik ;). Semoga apapun yang kusampaikan di sini, bisa bermanfaat, paling tidak untuk diriku sendiri. aamiin 🙂

The Wall

“Satu-satunya cara untuk melawan ketakutan adalah dengan jalan menerjang ketakutan tersebut. Apapun jenis ketakutan itu, just do your best effort. Pasti akan ada jalan. Jangan sekali-kali ketakutan membuat kita hanya berdiam diri dan menyerah pada keadaaan, tanpa berusaha untuk menerjang semua ketakutan itu. Terus bergerak, bergerak, dan bergerak. Ketakutan itu akan hilang dengan sendirinya. Dan ingatlah selalu ada Tuhan yang akan menolong hambanya dan membuka jalan bagi hambaNya.” [By: Shinta Ulan Sari, PM Kab. Kapuas Hulu]

break-wall

FINALLY! Alhamdulillah, akhirnya berhasil juga kudobrak dinding itu. Dinding yang sudah lama menjadi sumber ketakutan dan kecemasan berlebihanku selama ini. Dinding yang menjadi penghalang diriku untuk maju dan berani mengarungi samudra kehidupan. Alhamdulillah… Dengan mengembalikan semuanya kepada Sang Pemilik Hidup, insyaAllah everything will gonna be alright.

InsyaAllah aku berani. Karena DIA takkan pernah menyia-nyiakan hamba-Nya. Rahmat dan Kasih-Nya takkan pernah habis. So, no worries. Whatever the result, I’m ready :)! Takkan ada penyesalan. Just keep move ON!
Bismillah….

Sabtu, 25 Februari 2012

Pukul 22.30 WIB

[Share] About Mba Asma Nadia

Ndak terasa, sudah lebih dari 11 tahun diriku mengikuti tulisan-tulisannya mbak Asma Nadia 😀 ! Pertama kali membaca tulisan beliau, saat duduk di bangku sma kelas 1, tapatnya tahun 2001. Waktu itu, aku yang memang maniak buku dan sedang proses “transisi hijrah”, menelusuri toko buku yang ada di Jogja. Nah, kemudian kusambangi rak bagian cerita Islami. Di sana, kulihat sebuah judul buku “Aisyah Putri”, sebuah novel berseri dengan tokoh Aisyah, kakak-kakaknya yang keren, serta teman-temannya 😀 ! Yang membuatku begitu terkesan dengan novel seri ini adalah karena salah satu tokoh pendukung dalam novelnya ada yang bernama “Retno”, which has same name with me 🙂 . Tidak hanya itu, deskripsi karakter Retno “kebetulan” memiliki banyak kemiripan denganku.

Begini deskripisinya: “Retno, peranakan Jawa Batak ini termasuk muslimah gagah dan punya fisik kuat. Dia paling berani, karena selain berdarah sumatera, doi juga jago beladiri. Pokoknya kalau dekat-dekat Retno, jangan coba-coba macam-macam deh, kalau nggak mau di ciaaaat :D”. Pokoke, berasa gue banget 😀 ! Semenjak itu, aku pun mengikuti serinya, juga karya-karya mbak Asma Nadia lainnya.

IMG00935-20110227-1407

Sepuluh tahun kemudian setelah pertama kali membaca buku Mb Asma Nadia, tanpa disangka, Alhamdulillah aku scara ndak sengaja bertemu dengan beliau pada Februari 2011 yang lalu, di sebuah pameran buku. Ternyata beliau stand by di sana untuk book signing. Seneng banget 😀 ! Then, aku pun dengan malu-malu dan berbinar-binar meminta kesediaan beliau untuk mengabadikan momen tersebut dengan berfoto bersama. Alhamdulillah…

Eniwei, salah satu alasanku nge-blog dan suka nulis juga karena terinspirasi dari MP (multiply) beliau :). Smoga mb asma nadia selalu produktif dan senantiasa berbagi cerita, hikmah dan inspirasi untuk kita smua, agar bisa memaknai hidup dengan lebih.

Berikut ini adalah buku-buku karya beliau (dkk) yang kupunya:

  1. Aisyah Putri: Jadian Boleh Dong? (2009)
  2. Bidadariku bukan untukku (2006)
  3. Catatan hati bunda (2008)
  4. Catatan Hati di Setiap Sujudku (2008)
  5. Derai Sunyi
  6. Dialog Dua Layar
  7. Galz Please Don’t Cry, Penerbit Lingkar Pena, (2006)
  8. Gara-gara Jilbabku, Penerbit Lingkar Pena, (2006)
  9. Jangan jadi Muslimah nyebelin
  10. Jatuh Bangun Cintaku, Penerbit Lingkar Pena, (2005)
  11. Jilbab Traveler (2009)
  12. Karenamu Aku Cemburu, Penerbit Lingkar Pena, (2007)
  13. Ketika Aa Menikah Lagi, Penerbit Lingkar Pena, (2007)
  14. Kisah Kasih dari Negeri Pengantin, Penerbit Lingkar Pena, (2005)
  15. La Tahzan for Broken Hearted Muslimah (2008)
  16. Miss Right Where R U? Suka Duka dan Tips Jadi Jomblo Beriman, Penerbit Lingkar Pena, (2005)
  17. Muhasabah Cinta seorang istri (2009)
  18. One gigabyte of love (2008)
  19. Rembulan di Mata Ibu (2001)
  20. Rumah tanpa jendela (2011)
  21. The Real Dezperate Housewives, Penerbit Lingkar Pena, (2006
  22. Twitografi Asma Nadia (2011)

Pokoke, hampir smua karya beliau ada di rak bukuku 😀 !

Menjemputnya :)

Alhamdulillah… Finally, setelah sekian lama, hari yang ditunggu-tunggu datang juga. Menjemput dirinya, sosok yang telah lama kuimpikan 🙂

05 Juni 2011, perlu dicatat dan diingat sebagai salah satu hari bersejarah dalam hidupku. Why? Karena hari ini adalah hari yang spesial, menjemput “dia” yang menjadi pilihanku. Pada mulanya, aku berencana untuk menjemputnya pada 29 Mei 2011. Namun, takdir berkehendak lain. Memang belum rejeki, sehingga rencana ini mundur satu pekan.

Buat beberapa orang, sikapku ini mungkin terlihat berlebihan dan lebay. But, hal ini takbisa kupungkiri, karena aku begitu gembira menyambutnya. Manusiawi, jika seseorang akan merasa emosional (dalam artian luas) ketika apa yang diimpikan dan dicita-citakan bisa tercapai. Terlebih jika yang diimpikannya itu diraihnya dengan usaha yang tidak mudah.

Diperlukan waktu yang panjang buatku hingga akhirnya bisa sampai ke hari ini. Niatku untuk menjemputnya telah kumantapkan sejak beberapa bulan yang lalu. Alhamdulillah, Allah memberikan kemudahan dan kemurahan rezeki padaku hingga bisa merealisasikan mimpi ini.

Dan dia adalah si Canon EOS 550 D! Sosok hitam nan elegan, smart dan memukau. hahaha.. (lebay). Kuberi ia nama KURO-chan, yang berasal dari kata “kuroi” yang artinya hitam.

Alhamdulillah…InsyaAllah, hari-hariku ke depan akan ditemani olehnya. Bersama, berpetualang mengabadikan jejak-jejak dan bukti-bukti keagungan dan keindahan ciptaan NYA di muka bumi ini. Semoga kebersamaanku dengannya tidak melenakan, tapi justru bisa semakin mendekatkanku pada ayat-ayat yang ada di alam semesta. Bismillah… Mulai hari ini, resmi sudah keberadaannya dalam hidupku. Sudah Halal :p! hahaha… Alhamdulillah 🙂

Special thanks to :

  1. My big sister, yang sudah merelakan waktunya bersama P-chan, untuk menemaniku menjemput Kuro-chan. Thanks a lot ya sist :D!
  2. Senpai, my advisor :D, yang (tepat) sejak 2 bulan yang lalu dengan sabarnya menjawab setiap pertanyaanku seputar dunia perkameraan dan memberikan banyak saran + masukan dalam “proses penjemputan” si Kuro-chan :D.

Baby and Me :)

Akhirnya kesampean juga nulis tentang my 1st keponakan.

Dear P-chan, maapin tante baru bisa nulis tentangmu sekarang ;D!


P-chan, my cutest ponakan, memiliki nama lengkap Aisyah Zhafirah Budiman. Ia adalah buah hati my elder sister (mbak Mimi) dan my brother in law (mas Agus). Lahir di Pondok Gede, 16 November 2010, tepat sehari setelah hari Raya Idul Adha berlangsung.
Pada awalnya, P-chan memiliki nick name "Fira", namun sang ummi yaitu my sist, memanggil dengan nama sayangnya "P-chan". Walhasil, daku, sang tante yang manis ini, ikut-ikutan memanggilnya dengan nama itu. ahahay~
Kehadiran P-chan di tengah keluargaku, sangat dinanti-nantikan. Maklum, P-chan adalah cucu pertama di keluarga besar Suhartono Kartowikromo. hoho~ P-chan adalah anak pertama mbakku dan suaminya, yang menikah pada Januari 2010 (tahun lalu).
Aku dan mbakku adalah
kembang sepasang (* istilah bahasa jawa untuk 2 orang anak perempuan), sehingga dia adalah satu-satunya saudara kandung yang kupunya. Hubungan kami lebih terlihat seperti 2 anak kembar daripada kakak-adik. Malah, dalam beberapa kasus, aku sering dikira sebagai sang kakak,
since my body is taller than her (mboten
bigger lho ;D). wkwkwk…. Walhasil, ketika mbakku menikah dan punya anak, bisa dibayangkan, betapa surprised dan bahagianya aku 🙂
Kembali ke topik P-chan 🙂
Berhubung sang tante yang (sekali lagi) manis ini punya kesibukan yang luar biasa baik di weekdays dan juga terkadang di weekend, membuat kebersamaan antara aku dan P-chan menjadi sangat terbatas. Kesempatan untuk bermain dan menggendongnya kesana kemari, berkurang sejak aku mulai bekerja. Namun, alhamdulillah, 2 hari terakhir ini ada waktu luang sehingga aku pun bisa bermain-main dan menggendongnya, sepuasku :D!
Sabtu kemarin (28 Mei 2011), ada undangan njagong dari kerabat. P-chan didandani maniiis sekali, gak kalah deh sama tantenya ;D! wkwkw…. Saking gemesnya, berulang kali aku menjeprat jepret kamera hapeku dan kamipun berfoto bersama 😀
Sesampainya di tempat njagong, P-chan sempat ketakutan karena ia masih belum terbiasa berada di tengah keramaian, sehingga ia pun menangis. Karena mbakku dan kakak iparku terlihat kerepotan (dan belum sempat makan2), akhirnya P-chan pun kuambil alih dan kubawa keluar ruangan untuk menghirup udara segar.
Saat berada di luar, alhamdulillah P-chan nggak nangis lagi. Kami pun berputar-putar di halaman gedung tempat lokasi walimahan berlangsung. Kemudian, kami duduk beristirahat di tangga kantor pak satpam.
Yang menarik, sempat ada bapak-bapak yang menyapa P-chan. Ia berkata padaku, "Wah, putrinya sehat sekali ya bu. Umurnya berapa??"
Sambil agak tersipu malu (karena aku dikira ibunya P-chan), aku pun menjawab, " Alhamdulillah, sudah masuk 7 bulan, Pak".
Kemudian, sang bapak pun bertanya lagi. "Berat putrinya sudah berapa kilo bu?"
Wah, gaswat! Dalam hatiku, aku pun mulai panik karena aku nggak tahu perkembangan berat badan si P-chan. Tapi kujawab, "sekitar 6-7 kilo, Pak" jawabku sok tahu. wkwkwk….
Pada intinya, di postingan ini aku hendak menyampaikan, betapa senangnya aku bisa bermain bersama keponakan yang lagi lucu-lucunya, terlebih di saat-saat luang yang sangat berharga adanya. Apalagi wajah baby-face ku gak beda jauh ama P-chan (huahahaha.. narsis akut!).
Punya keponakan aja sudah sesenang ini, apalagi
if I have my own ya? (huwaaa…. gak kebayang :"D) Udah ah, kabuuuur……. Maluuuu…. >___<

Semoga P-chan, menjadi anak yang sholehah, smart, sehat, bersemangat,
dan selalu menjadi penyejuk hati bagi kedua orang tuanya serta orang-orang yang ada di sekitarnya. aamiin…

Love you, dear P-chan :D!

PR (Award) dari Kiki :D

Mumpung kerjaan lagi sela (wkwkwk) dan diri ini sedang GeJe, tak ngeposting blog aja :). Dan pas teringat bahwa aku punya "hutang PR" dari nduk KIKI yang disampaikan beberapa bulan yang lalu. hoho… (maap baru sekarang dikerjain ^^") –> 2 hari setelah memposting ini, aku baru sadar kalau ini bukanlah sekedar PR belaka, melainkan sebuah kesempatan berbagi penghargaan :D. Sorry for mis-interpretation ya ^^"


Her name is
Rizki Nur Fauzia
, yang akrab disapa KIKI
. She is
one of my beloved sahabat sekaligus teman seperjalanan yang tiada duanya. Dara asli Blitar ini (dengan berani-beraninya) ngasih PR ke aku (hahaha….
kidding nduk ^^) melalui tulisannya yang berjudul
Bagi-bagi "My 1st Award".
But, thank you so much dear, for giving me this precious award ^^
Pertama kali kenal Kiki pas daku masih menjadi mahasiswa di HI UGM. Momen tepatnya sih agak-agak lupa, tapi pastinya Kiki mengenalku, seniornya yang memang lucu dan beken (
jiyahahaha… narsise metu! GeJe!). Semasa aku masih tinggal di Jogja, interaksi kami berdua memang ndak terlalu intens, sehingga jujur aja selama aku di sana
I only knew her name, (sedikit ingat-lupa)
her face,
and mendengar
her achievements yang luar biasa.
Karena alasan terpentok aktifitas mahasiswa tahun akhir yang sibuk dengan skripsi dan semakin jarang ke kampus, maka aku tak tahu banyak tentang Kiki secara personal.
Namun, rencana NYA sungguh indah. DIA memberikan kami kesempatan untuk melakukan perjalanan bersama pada awal tahun 2010 yang lalu. Ndak disangka-sangka, jauh-jauh aku menuntut ilmu ke Depok (UI), eh ujung-ujungnya ngumpul bareng lagi ama adek-adek dari UGM. Dan perjalanan dari kegiatan yang kami ikuti itu bukan di Jogja atau Jakarta, tapi di negeri Gajah Putih sana. Singkat cerita, dari event AsTW 2010 lah, aku dan Kiki menjadi teman dalam bermain dan belajar, pendengar curhatan GeJe-ku, dan juga pengingat dikala-ku galau-galau gak jelas selama AsTW (hahaha..
ssst… ^^).
Foto diunduh dan dicrop dari blognya Kiki 🙂
Kiki yang kukenal adalah seorang yang sangat
smart,
wise,
humble dan sangat menyayangi keluarganya. Walaupun Kiki lebih muda dariku, namun untuk kedewasaan serta semangatnya untuk menuntut ilmu dan mencari hikmah, sungguh luar biasa. SALUT nduk ^ ^! Dari blog Kiki (visit :
http://dotkikifauzia.blogspot.com/), kita bisa belajar berbagai hal dari kisah-kisah yang ditulisnya. Perjalanannya di berbagai belahan dunia, justru menjadikan pribadinya semakin se-humble padi dan se-tangguh batu karang. Selain itu, kita bisa sekaligus belajar bagaimana menulis dalam bahasa inggris yang baik dan benar (nggo sik iki, bener-bener bravo tenan nduk. Gak boleh kalah dalam mengasah
writing skill nih :D)
Nah, setelah bercerita tentang Kiki, kini tibalah waktunya membahas PR yang diberikannya untukku.
Here they are :
1) Thank and link to the person who awarded me this award,
2) Share 8 things about myself,
3) Pay it forward to 8 bloggers that I have recently dicovered.

Yang nomor 1 sudah. Skarang giliran ngerjain yang nomor 2.
Untuk menghemat waktu dan tempat, ada beberapa nomor yang kutautkan dengan tulisan-tulisanku di postingan lain. hehehe.. (mohon maaf ^^").
Berikut ini delapan hal tentangku :
1) Sebelum aku lahir, my parents sempat berharap bahwa anak kedua mereka akan berjenis kelamin laki-laki. Tapi, bagaimanapun, karena kehendak NYA, kromosom XX lah yang menang! Dan terlahirlah aku di dunia ^ ^! Alhamdulillah… Walo begitu, terkadang my parents suka mengait-ngaitkan keinginan mereka yang tak sampai itu dengan polahku yang cenderung kelaki-lakian. hahaha… (tomboi abis!)
2) Aku adalah anak seribu pulau. Jika ditanya tentang asalku darimana, aku akan selalu menjawab dari INDONESIA. hahaha… Lebihnya, bisa mbaca tulisanku :
I’m Truly Indonesian. Sejak kecil, aku sering pindah-pindah tempat tinggal ; TK – SD di Jambi (baca :
My Life Chapter Jambi), SMP di Wonosobo (baca :
My Life Chapter Wonosobo), SMA di Jogjakarta dan skarang tinggal di Jakarta (coret).
3) Saat SMA, aku pernah menjadi atlet TAE KWON DO dan mendapat medali perunggu dari sebuah kejuaraan junior tingkat kabupaten Sleman. hoho~ Lebih lanjut, baca :
TAE KWON DO
4) Saat SD, aku pernah mengajak ayam peliharaanku tidur di kamarku. wkwkwk… Her name was Shinta :D! Masa SD ku banyak kuhabiskan dengan bermain bersama hewan-hewan peliharaanku ; ayam, kucing, angsa, kambing, ikan, kodok dan owa sumatra :p
5) Ketika masih kecil, aku dikenal sebagai anak yang lasaknya minta ampun. Suka mengotori pakaian (apalagi yang berwarna putih), memecahkan barang (tak terhitung piring, gelas, ember, dan termos yang kurusak ^^"), memanjat pohon (terutama pohon jambu air di depan rumah :D), dan suka membela anak perempuan dari ulah nakal anak laki-laki. wkwkwk….
6) Saat TK, aku sering memenangkan berbagai kejuaraan / perlombaan nyanyi dan tari anak-anak (hahaha.. yang ini bener-bener gak nyangka). Bakat seni dari ibuku, banyak ditularkan ke aku. Dan itu sangat kuterapkan saat TK dulu. Klo sekarang mah, tentu saja hampir tak bersisa. wkwkwk…
7)
Recently, aku suka sekali dengan dunia potret memotret. Skarang aku mulai melangkah ke tingkatan kamera yang lebih tinggi, dimana sebelumnya aku masih memakai kamera pocket, skarang pengen beralih ke SLR. Maka dari itu, aku masih berupaya keras menabung sedikit demi sedikit hasil keringatku untuk memiliki my dearest Canon EOS 550 D. InsyaAllah, 05 Juni 2011 aku akan menjemputnya :D. Mohon doanya!
8) Berhubung ini dah nomor terakhir, terpaksa daku bersiasat dengan menautkan tulisanku yang berjudul "
Diriku dalam 10 Nomor". Jadinya, akan ada 10 hal tambahan cerita mengenaiku. wkwkwk….
Nah, untuk tugas yang nomor 3, berikut ini estafet "Award" kuserahkan kepada 8 adik, kakak, teman dan sahabatku. Masing-masing dari mereka memiliki "kelebihan" dan keunikan tersendiri yang tak dapat kuungkapkan dengan kata-kata. Hoho… Selamat mengerjakan PR :D!
Here they are :

1)
Riska, yang sedang berada di Virginia. Nduk, nduk, ben ndak lupa bahasa Indonesia, PR ini dikerjain ya. hahaha…
2)
Tiwik, hisashiburi :D! Ayo kita maen + crita-crita lagi ampe larut malam. wkwkwk…
3)
Sarah. Wanna know more about you, dear ;D (aih~)
4)
Mbak Endah. Dear mbakyu, lama skali tak berkabar-kabar ria 😀
5)
Ega. Ayo MITI-ers, rajin-rajin kita nge-blog :D!
6)
Yoga. Wahai partnerku di Biro 3 yang baik, iki takberikan award + PR. Cq baik kan? wkwkwk… (eh, konsep proposalnya ojo lali digarap lho!)
7)
Fadli. Hohoho~ Apakabarnya wahai mahasiswa? Bagaimana ujiannya? Ini taktambahin PR :D! Teruskan perjuangan penghuni Blok A komplek rumah kita di HI UGM. hehehe…
8) Ditujukan untuk diriku sendiri aja deh :p
Sekian dari saya. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih (mendadak formal).
Jaa, skarang saatnya pulang kantor~
Lalalala~

GeJe

Saat ini, aku ingin sekali berlari ke pantai, belok ke hutan, dilanjutkan ke gunung. Kemudian, aku rehat di puncaknya. Menghirup wanginya secangkir teh melati sambil menikmati pemandangan alam nan apik dari ketinggian. (Eh, berhubung jarak dari pantai ke gunung itu jauh dan nanjak, aku jalan aja ah. Gak kuat kalo lari terus ampe gunung. wkwkkwkwk)


Tiga hari ini aku sedang bertransformasi menjadi seorang yang pendiam, ato lebih tepatnya perenung.

Dalam siklus emosiku, ada saat-saat dimana aku ingin menikmati diriku dalam diam. Sendiri…

Kadang aku sengaja membiarkan diriku berada dalam posisi emosi yang seperti ini. Mellow en GeJe, istilah bekennya. Karena dengan begini, aku jadi bisa banyak berkomunikasi dengan diriku, mencari sesuatu yang terlewat. Maka, jikalau dalam posisi mellow akut tersebut, aku cenderung menarik diri dari dunia media sosial (sorry friends, I turned off my YM and deactivated my FB).

Kadang aku bertanya pada diriku sendiri. Apa yang menjadi penyebab diriku ber-mellow ria? Setelah kupikir-pikir, biasanya aku seperti ini jika aku sedang berusaha keras memikirkan esensi dan makna dibalik peristiwa yang sedang kualami.

Nah, biasanya di dalam posisi sedang GeJe gini, aku melakukan perjalanan seorang diri. Solo traveling.
Buat beberapa orang, kelakuanku ini cukup terdengar ndak lazim mengarah ke gila, karena tampaknya di masyarakat kita agak kurang umum jika melihat seseorang (terutama wanita) bepergian seorang diri. "Kayak orang hilang", mungkin itu yang ada di pikiran mereka.


Buatku, asalkan my ortu(especially my mother) memberiku izin untuk melakukan perjalanan, that’s more than enough. Terserah mau dibilang aneh atau orang hilang, aku cuek aja. Aku sedang ingin sendiri, menikmati pemikiranku sambil membaca ayat-ayat NYA yang ada di alam dan sekelilingku. Melacak jejak, mencari rezeki yang tercecer di jalan. That’s what we called "hikmah".

Lokasi favorit untuk merenung dan berpikir adalah di dalam kendaraan sepanjang perjalananku menuju ke suatu tempat. Alone.


Dulu, aku sering sekali bepergian naik kereta api. Walhasil, kereta menjadi tempat yang paling asyik buat menikmati kesendirianku. Perjalanan terpanjang dan tergila yang pernah kulakukan dalam ber-solo traveling dengan kereta adalah ketika menyusuri 3000 km rel yang ada di daratan China sana (tentunya menyusurinya sambil naek kereta lho, gak mungkin gw jalan kaki. wkwkwk)

Pernah pula kulintasi darat, laut dan gunung seorang diri. Bukannya kenapa-kenapa, solo traveling memberikanku kesempatan untuk banyak berdiskusi tentang berbagai hal dengan diriku sendiri selama perjalanan itu. That’s when I was in Japan, melakukan backpacking terselubung (nyambi riset tesis :p) mulai dari Tokyo yang ada di tengah Honshu sampai ke Beppu sebelah tenggara Kyushu. Lagi-lagi, alone.

Berhubung saat ini I can’t go anywhere (inget amanah kerjaan di kantor euy!), maka aku harus realistis. Cukuplah aku membayangkan: pergi melanglang buana dan membuat rencana-rencana gila tanpa harus meninggalkan kursi dan mejaku ini. hahaha…

Pancen I am GeJe!

Next plan :
Aku berencana ber-backpacking ke bagian timur pulau Jawa. Menikmati perenunganku selama perjalanan dengan kereta dari Jakarta ke Surabaya, melihat eksotisme sunrise di Bromo, berlarian di lautan pasir, meresapi sejuknya alam dan lezatnya apel di Malang, dan mampir sejenak ke rumah seorang sahabat di Blitar (Kiki! Aku maen ya :D). Oya, taklupa mampir juga ke Jogja saat perjalanan pulangnya.

InsyaAllah, dikala itu aku tidak lagi sendiri. Karena aku akan ditemani "dia" yang akan menjadi bagian dari hidupku per tanggal 05 Juni 2011. Fufufufu….

(Tunggu aku, 550 D ^ ^ !!!)

Note :
Terima kasih sudah mau membaca tulisan GeJe yang gak nyambung atas-bawahnya ini. Mohon dimaklumi 🙂

Re-post: I’m Truly Indonesian

Dua hari ini, aku lagi senang melihat-lihat tulisan dan postinganku jaman dahulu. Lucu aja, melihat pikiran apa yang aku curahkan di dalam MP saat itu. Kadang malah suka lupa sendiri kalau pernah nulis tema tersebut. hahaha…. (efek samping dari begadang –> rada’ error). Jaa, selamat membaca bagi yang mau membaca :D!


Jakarta, 17 Juli 2008


Jangan sekali-kali menanyakan pertanyaan ini padaku, â?Asalnya dari mana??â? Pasti pertama kali akan kujawab dengan helaan nafas yang panjang. (hahaha… padahal pertanyaan ini adalah pertanyaan yang lazim dan umum ditanyakan orang-orang saat pertama kali berkenalan :D)


WHY???


Kalaupun ada yang tanya itu, biasanya kujawab, â?Dari Indonesia!â?. He…he… Terdengar agak menjengkelkan ya? Kujawab seperti itu bukannya bermaksud sombong or sok Nasionalisme (tapi aku cukup nasionalis koq ^^), melainkan lebih pada alasan ke-simple-an dan kepraktisan menjawab.


Jujur ajah, agak males njelasin asal usul dan keaslian ku, baik itu keaslian secara wilayah, darah, maupun tampang ^^â?! Teman-teman se-SMP, se-SMA, maupun se-Jurusanku pasti cukup paham dengan maksudku ini.


Keaslian secara wilayah buatku cukup ambigu, karena â?asliâ? nya itu dilihat dari mananya? Tempat lahir? Tempat tumbuh? Or tempat tinggal sekarang?


Jika dilihat dari tempat lahir, aku berasal dari Pangkalan Berandan, Sumatra Utara. Dilihat dari tempat tumbuhnya, ada banyak! Selain di Brandan, ada Jambi (semasa TK en SD), Wonosobo (semasa SMP), Jogja (semasa SMA en Kuliah S1), juga Pondok Gede yang sering kuaku sebagai Jakarta :D! Padahal Pondok Gede termasuk ke dalam wilayah administrasi Kota Bekasi, Jawa Barat ^^! Nah, yang Pondok Gede ini merupakan wilayah tempat tinggalku sekarang.


Kadang ada yang nyletuk, â?Sebutin aja asli secara tempat tinggal! Ribet banget!â?. Wah, kalau njawab gini, malah bisa bikin tambah bingung. Karena, aku belum terlalu lama di Jakarta. Dan agak kurang nyaman kalo "mengaku-aku" sebagai anak Jakarte (pinggiran). Tapi, â?asal Jakartaâ? sempat kupakai sebagai senjata andalan ketika KKN dulu. He..he..Tujuannya agar dimaklumi jika aku ndak bisa berbahasa jawa Kromo ^^"


Lanjut!!!!

Sekarang berdasarkan darah, eh maksudnya secara genetika. Aku adalah anak PEJABAT!! Ho..ho.. Sombong kan?? PEJABAT maksudnya Peranakan Jawa BATak. Kalau Ibu, dari Sumatra Utara. Tapi, sakjane yo ibuku juga bukan asli Batak, so ndak punya marga. Walo begitu, sejak lahir sampai dewasa ibuku tumbuh di lingkungan kultur Melayu dan Batak.


Ditelusuri dari silsilah keluarga ibu, Kakek Nenekku adalah orang perantauan. Kakek dari Purworejo dan Nenek dari Bandung (Sunda euy!). Sedangkan Bapakku, bliau berasal dari Wonosobo, Jawa Tengah. Secara silsilah keluarga, bapak turun temurun memang asli Jawa. Alhasil, keaslian secara darah juga membingungkan.


Yang terakhir, secara â?Tampangâ?!

Fisik-li, wajahku sangat oriental, dalam artian lebih tampak seperti warga keturunan Tionghoa. Terlebih mataku memang sipit. Keunikan tampangku ini (hue… narsise metu! ), sering kupergunakan untuk mengusili teman baru ^^. Kalau ada yang nanya, aslinya dari mana, akan kubalas dengan pertanyaan, â?Coba tebak, aku dari mana??â? Jawabannya sangat bervariasi. Untuk sesama orang Indonesia, ada yang bilang dari Palembang, Bandung, Kalimantan, etc.


Ada sebuah peristiwa yang cukup membuatku sering senyum-senyum sendiri. Suatu ketika di kampusku, ada seorang bapak yang duduk di depanku, mengajakku ngobrol. Pada intinya, beliau mengira aku adalah orang dari China, ASLI!! (Mungkin, dikira mahasiswa pertukaran yang sudah cukup fasih berbahasa Indonesia kali ya) Langsung kujawab, â?Bukan pak, saya orang Indonesia Asli!â?, sambil nyengir-nyengir ^=^. Klo untuk teman asing, kebanyakan ngiranya dari China, trus ada juga yang ngira dari Malaysia, Jepang, Korea bahkan Turki!! (maybe klo Turki karena dilihat dari fisik yang bongsor yak ^^â? ??)


Kesemua hal itu memang membuatku bingung. Tapi, kalau ditanya dari suku mana, aku akan njawab dengan mantab, â?JAWAâ?. Coz baik secara genetik maupun kultur tumbuh dan tinggalnya, lebih banyak di Jawa. Lebih-lebih namaku adalah â?RETNOâ?, which is a common name for Javanese girl. Futsuu namae ! Tapi, jangan sekali-kali ngajak ngomong pake bahasa Jawa Kromo ya. Bisa roaming internasional (sekedar informasi, Bahasa Jawa adalah bahasa äsing" pertama yang aku pelajari :D).


Hm… Bisa dikatakan, secara wilayah, darah dan tampang aku adalah â?orang nomadenâ? dan juga â?anak seribu pulauâ?. Karena aku memang tinggal dan tumbuh di daerah-daerah yang berbeda sepanjang wilayah Negara Kesatuan Republik

Indonesia yang tercinta ini

. Hehe… Harap Maklum!


Jadi tak mengapa, kalau ada yang bertanya Ãsalnya dari mana?", aku akan menjawab pertanyaan tadi dengan mantab, â?Dari INDONESIA, ASELI ^^!â?