[Share] How to Find a PhD Supervisor

Beberapa bulan terakhir ini, saya sedang berjibaku mencari supervisor untuk studi doktoral di Jerman nanti. Setelah dua kali ditolak prodi yang diinginkan dan satu calon supervisor (yang akan segera pensiun), semangat saya untuk mencari-cari sempat turun. Tapi, seperti yang suami dan ortu saya sarankan, JANGAN MENYERAH.

Setelah saya nge-blog walking, ternyata banyak dari teman seperjuangan yang mengalami hal serupa (*berkali-kali ditolak maksudnya). Dalam proses ini yang diuji adalah resilience, semangat juang dan keyakinan kita pada Sang Maha Pemberi Rezeki. Maka, jangan pernah ragu akan ke-MAHA-an Nya.

Sebagai salah satu bentuk ikhtiar, saya browsing beberapa tips dalam mencari supervisor. Tips di bawah saya share ke teman-teman sebagai gambaran bagaimana teknis proses pencariannya (diterjemahkan dan disesuaikan dari website Freie Universitat Berlin).

Bagaimana Cara Mencari Supervisor?

1. Bukalah laman website dari Universitas yang departemen atau program studinya sesuai dan dekat kaitannya dengan minat topik proposal/ disertasi yang hendak kita tulis.

2. Pilih institut atau tema/ disiplin ilmu yang sesuai dengan topik penelitian. Universitas atau departemen yang besar biasanya membagi unit/ wilayah penelitian ke beberapa bidang. Sedangkan yang lebih kecil, biasanya langsung memberikan informasi tentang professor yang berada di departemennya.

3. Pelajari profil para professor dan pilihlah yang keahliannya sesuai dengan tema riset/ disertasi kita. Dalam tahap ini, jangan terburu-buru menghubungi professor yang bersangkutan. Gunakan waktu sejenak untuk membaca secara detail informasi terkait penelitian dan publikasi professornya. Apakah ia benar-benar sesuai dengan keinginan kita dan ahli dalam topik yang ingin kita tulis. Kemudian, coba googling profil dan informasi lain seputar professor tersebut dengan lebih lengkap.

4. Ketika sudah mantap, cobalah mengontak professor tersebut. Biasanya kontak/ email beliau terpampang di laman website.

5. Di email awal, usahakan untuk menulis tidak terlalu panjang. Isinya adalah perkenalkan diri mencakup nama, asal universitas, dan bidang studi yang kita pelajari. Kemudian, sampaikan  rencana penelitian/ disertasi dalam satu atau dua kalimat, serta alasan mengapa kita mengontak Professor tersebut. Sertakan pula CV terbaru kita yang menonjolkan pengalaman akademik dan riset. Tidak usah menyertakan informasi yang terlalu lengkap. Jika professornya tertarik, ia akan meminta kita untuk mengirimkan informasi secara lebih lengkap.

6. Kadang kala, perlu waktu yang lama untuk mendapat balasan dan keputusan dari professor tersebut (mau atau tidaknya). Tapi ada juga yang fast response. Pengalaman saya dua kali menghubungi professor, mereka membalas dalam waktu kurang dari 1 x 24 jam. Teman saya ada yang perlu menunggu balasan selama 2 minggu hingga bulanan. Jadi, jangan khawatir.

7. Jika belum berhasil, ulangi proses ini dan jangan putus asa ya. Walau penolakan itu menyakitkan, tapi yakinlah bahwa selalu ada hikmah di baliknya. Entah itu supaya kita memperbaiki usaha kita, atau memang rezeki kita ada di tempat lain (yang pastinya menurut Allah lebih baik untuk kita).

Terus Semangaaat!

Sekian share singkat saya seputar pengalaman mengontak professor. Proses ini masih berlangsung dan sedang saya jalani, tapi tak mengapa.  Itulah seninya berjuang 😀

[Share] Saatnya Bergerak, Memperjuangkanmu

Setelah beberapa bulan yang lalu (tepatnya September 20114) saya menuliskan, “Untuk Para Calonku“, kini saatnya saya bergerak, memperjuangkannya :”). Bismillah….

Saat yang saya nanti-nanti akhirnya datang juga. Kesempatan yang ditunggu ini, ternyata datangnya lebih cepat dari yang saya kira. MaashaAllah. Di satu sisi, ada rasa bahagia yang amat membuncah, namun pada sisi lainnya, ada sedikit rasa khawatir tentang berbagai kemungkinan yang tak sesuai harapan. Namun, saya coba tepis semua perasaan negatif itu dan memilih untuk berfokus pada ikhtiar untuk berjumpa kembali dan membersamai calon saya itu 🙂

Segala persiapan sudah saya lakukan, termasuk hal-hal yang saya lakukan sepulangnya dari bumi Formosa pada akhir Oktober lalu. Berbagai informasi saya kumpulkan untuk lebih jauh mengenalnya. Kini saatnya, segala “amunisi” saya kerahkan, untuk berjuang di medan pertempuran ini.

Oya, saya lupa. Let me introduce (para) calon saya yang ada di Turki ;):

  1. BOGAZIÇI UNIVERSITY – Department of Political & IR (English) – Istanbul. Ini merupakan universitas yang paling top di Turki, menurut my Turkish friend sehingga persaingannya jauh lebih ketat dan sulit XD. Di kampus ini, ada profesor yang saya kagumi sejak tahun 2009 lalu. Saya pernah membaca publikasi beliau, yang sangat sesuai dengan minat studi dan penelitian saya.
  2. Marmara University – Department of Political Science and Int. Relations – Istanbul. Saya tertarik kampus ini karena ada profesor yang juga expert di bidang yang saya tekuni. Namun saya belum tahu terlalu banyak tentang profesor tersebut.
  3. Middle East Technical University (METU) – PhD program in Area Studies (English) – Ankara. Ini satu-satunya kampus yang menawarkan program PhD yang paling sesuai dengan concern saya.
  4. FSMVU (swasta) – Civilization Studies (English) – Istanbul. Ini adalah calon saya yang paling awal, namun seiring dengan berlalunya waktu, saya menemukan calon-calon lainnya 😉
  5. Koc University (swasta) – Ph.D. Program in Political Science and International Relations
  6. Bilkent University – IR department
  7. Istanbul University – Department of IR (Turkish)

Nah, kalau ditanya mengapa saya memilih Turki, karena beberapa hal. Namun alasan-alasannya baru akan saya bagikan ketika proses memperjuangkannya selesai 😉

Untuk rekan-rekan yang juga tertarik untuk lanjut studi dan mau berjuang bersama, silakan simak informasi berikut (sumber: dari FB Turkiye Burslari dan sahabat di Istanbul).

Applications for 2015 Türkiye Scholarships Start!

10942587_788694457888362_2892641216511631661_n

Applications for Türkiye Scholarships undergraduate, master and PhD programme will start in February 2015. Deadline will be announced later on our website. Application term usually last approximately 30 days.

Further information:

Setelah 9 tahun berselang, semoga Allah memperkenankan dan meridhoi pertemuan dan kebersamaan kami kembali tahun ini. Dear Turkiye :). Hope to see you soon

[Share] Untuk Para Calonku

Semenjak Sabtu yang lalu, semangatku untuk segera berjumpa dan membersamaimu semakin menggebu. Dukungan dari berbagai pihak, terutama restu orang tua, semakin memudahkan langkah dan menguatkan hatiku untuk segera menyusul dan menjadi bagian darimu.

Sebenarnya, sudah sejak lama hati ini ingin, namun apa daya keberanianku belum terkumpul karena berbagai hal dan pertimbangan.

Dan kini keberanian untuk sudah ada. Alhamdulillah, aku sangat mensyukuri pertemuan dengan 2 orang ibu dan seorang bapak pada Sabtu yang lalu di timur lapangan Banteng. Petunjuk dari-Nya melalui ketiga orang tersebut membuat pikiranku lebih terbuka dan lebih serius untuk merencanakan pertemuan kita.

Agar langkah dan rencana ini semakin nyata dalam bayangan, kucari beragam informasi untuk semakin memantapkan diri menemukanmu sebagai tempat berlabuhku. Paling tidak, untuk saat ini sudah kutemukan empat calon. Mereka adalah:

1) Kyoto University – Kyoto, Jepang
Graduate School of Asian and African Area Studies (Doctoral program) – Division of Global Area Studies – Islamic World Studies. More info: http://www.asafas.kyoto-u.ac.jp/dl/about/ASAFAS_gaiyo2014.pdf

ASAFAS_logo0

2) Waseda University – Tokyo, Jepang
Graduate School of Social Sciences (Doctoral program) and Institute for Asian Muslim Studies. More info: http://www.kikou.waseda.ac.jp/jyuten/en/WSD322_open.php?KikoId=06&kbn=1&KenkyujoId=3T

logo_waseda_uni_japan

3) Fatih Sultan Mehmet Waqf University – Istanbul, Turki
Alliance of Civilizations Institute – PhD Program in Civilization studies. More info: http://medit.fsm.edu.tr/Application-Medit–Ph-D-Application

Medit-LOGO-Alliance-of-Civilizations-Institute-LOGO

4) Leiden University – Leiden, Netherlands 
Leiden University Institute for Area Studies (LIAS). More info: http://hum.leiden.edu/lias/phd/prospective.html

lias

(Sementara baru empat, untuk calon-calon lain yang akan menyusul :D)

Walau belum tahu ke mana jodoh dan rejeki untukku, namun untukmu para calonku, semoga Allah mempermudahkan kita untuk berjumpa tahun depan :”). Dan semoga Allah meridhoi kebersamaan kita untuk 3 – 5 tahun ke depan nanti.