[Share] Informasi S2 di KWJ UI

Hari Kamis (27 Oktober 2016), saya berkunjung ke gedung Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia. Akhirnya saya berkesempatan mampir lagi ke almamater saya, Program Pascasarjana S2 Kajian Wilayah Jepang (KWJ) UI, setelah 6 tahun lalu lulus dari program ini (Agustus 2010 lebih tepatnya).

Kemarin, saya menyempatkan diri untuk bertemu dengan rekan-rekan seangkatan saya dan juga Andi sensei yang hadir dalam acara simposium ASJI (Asosiasi Studi Jepang Indonesia). Mereka hadir sebagai presenter dan peserta simposiumnya, sedangkan saya sendiri khusus datang sebagai penggembira (*maksudnya gak ikutan simposiumnya karena kondisi badan gak memungkinkan duduk lama).

Alhamdulillah, senang sekali rasanya bisa mampir ke prodi dan bertemu dengan teman-teman, sekaligus bernostalgia zaman masih mahasiswa dulu. Time flies so fast, bener-bener ndak terasa kalau sudah 6 tahun yang lalu. Hampir semua rekan saya sudah menjadi dosen/ pengajar Bahasa/ Studi Jepang di berbagai perguruan tinggi.

Nah, karena pertemuan kemarin itu, saya jadi teringat dengan beberapa email yang masuk ke inbox. Ada beberapa orang yang bertanya seputar apa dan bagaimana itu program S2 KWJ UI. Mereka mengetahuinya dari postingan blog saya tentang KWJ beberapa tahun yang lalu.

Mengingat website KWJ sekarang sudah tidak aktif lagi, jadi saya mencoba berinisiatif untuk memposting beberapa informasi umum tentang KWJ, khusus bagi rekan-rekan yang ingin lanjut ke program ini. Here it is, saya ketik ulang isi brosur KWJ UI yang terbaru dan saya copas beberapa dari website PPS UI. Semoga bisa memberi gambaran programnya.

===============================================================

PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS INDONESIA

KAJIAN WILAYAH JEPANG

Program Studi Kajian Wilayah Jepang berbeda dari studi yang bersifat discipline oriented, seperti antropologi, arkeologi, sosiologi, linguistik, susastra, biologi dan semacamnya yang memusatkan perhatian utamanya pada studi yang berhubungan dengan kedisiplinan ilmunya. Sementara, Studi Kajian Wilayah merupakan suatu bidang studi yang bertitik tolak dari masalah, fenomena konkret yang muncul di ruang dan atau waktu tertentu dalam kesatuan sosial budaya wilayah yang bersangkutan.

Dengan gambaran demikian, Program Studi Kajian Wilayah Jepang membahas kesatuan sosial-budaya Jepang sebagai obyek kajian. Dalam konteks Kajian Wilayah Jepang, kajian bertujuan mengangkat masalah, fenomena kongkret yang muncul di ruang dan atau waktu tertentu dalam kesatuan sosial budaya Jepang.

Prodi mendapat dukungan dari the Japan Foundation dan lembaga lain untuk menghadirkan pengajar tamu dari Jepang, serta menyelenggarakan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan beasiswa belajar bahasa Jepang di Jepang.

Program Studi KWJ menawarkan kesempatan bagi para sarjana dari berbagai cabang ilmu pengetahuan untuk mengembangkan keahlian yang bercorak interdisiplin. Selain itu juga bertujuan menghasilkan tenaga ahli yang mempunyai kemampuan menganalisis dan menangani masalah-masalah yang berkenaan dengan Jepang, serta mempersiapkan peserta program yang memiliki kemampuan untuk melanjutkan studi ke jenjang doktor.

KOMPETENSI LULUSAN

  1. Mampu menghasilkan karya tulis yang original, teruji dan bermanfaat bagi masyarakat dan ilmu pengetahuan serta mendapat pengakuan baik di tingkat nasional maupun internasional.
  2. Mampu mengkritisi maupun memecahkan permasalahan kebudayaan dan masyarakat dalam bidang kejepangan melalui pendekatan multidisiplin.
  3. Mampu menganalisis dan menangani masalah-masalah yang berkenaan dengan Jepang, khususnya yang berkaitan dengan budaya dan masyarakat Jepang.
  4. Memiliki kemampuan untuk menjadi tenaga pengajar pada strata S1 dalam bidang budaya dan masyarakat Jepang.

KURIKULUM KAJIAN WILAYAH JEPANG

Struktur kurikulum di KWJ berupa kuliah dan riset, dengan beban minimal 42 SKS dengan masa studi 4 semester (maksimal 6 semester). Mahasiswa yang tidak memiliki latar belakang pendidikan S1 Kejepangan, sebelum mengikuti kuliah reguler, perlu mendapatkan pengetahuan dasar melalui matrikulasi, tentang bahasa, masyarakat kebudayaan dan geografi Jepang di awal program.

MATA KULIAH WAJIB FAKULTAS:

  • Filsafat Ilmu dan Pendekatan Multi/Interdisiplin
  • Penulisan Akademik

MATA KULIAH WAJIB PROGRAM STUDI:

  • Perbandingan Budaya Jepang – Indonesia
  • Teori dan Metodologi Interdisiplin
  • Kajian Sejarah Jepang
  • Kajian Budaya dan Masyarakat Jepang
  • Kajian Budaya Spiritual Orang Jepang
  • Kajian Bahasa dalam Budaya dan Masyarakat Jepang
  • Kajian Budaya dan Masyarakat Dalam Sastra Jepang
  • Kajian Budaya Korporasi dan Manajemen Jepang
  • Kapita Selekta Studi Jepang

MATA KULIAH PILIHAN:

  • Bahasa, Kognisi, dan Kebudayaan
  • Bahasa Jepang I
  • Bahasa Jepang II
  • Teori dan Masalah Penerjemahan Jepang-Ind
  • Ekonomi Jepang
  • Sumber Daya Manusia Jepang
  • Budaya Diplomasi Jepang
  • Seni dan Estetika Jepang

Struktur Mata Kuliah tiap Semester

2016-10-28-12-35-43

BEASISWA

Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri (BPP-DN)

  • Beasiswa ini tersedia bagi dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Kemristekdikti yang memiliki motivasi tinggi untuk melanjutkan ke jenjang Magister dan Doktor di perguruan tinggi dalam negeri.

Beasiswa Unggulan KWJ UI – Japan Foundation

  • Disediakan bagi 3 mahasiswa setiap tahunnya. Mahasiswa yang terpilih akan mendapat beasiswa ini setelah lulus penerimaan mahasiswa baru di KWJ UI.

Beasiswa Mahasiswa Berprestasi KWJ UI – Japan Foundation

  • Diberikan kepada 3 mahasiswa berprestasi setiap tahunnya.

Beasiswa Belajar bahasa Jepang di Jepang

  • Pengiriman 2 orang mahasiswa per tahun ke Kansai Jepang dari Osaka Gas Foundation untuk belajar Bahasa Jepang selama 43 hari.

STAF PENGAJAR

  • Prof. Dr. Noerhadi Magetsari
  • Prof. Dr. I Ketut Surajaya
  • Prof. Dr. Bambang Wibawarta
  • Dr. S. Dahsiar Anwar
  • Dr. Bachtiar Alam
  • Dr. Ekayani Tobing
  • Dr. Etty N. Anwar
  • Dr. Kazuko Budiman
  • Dr. Sri Iswidayati
  • Dr. Sudung Manurung
  • Dr. Felicia N. Utorodewo
  • Dr. V. Irmayanti Budianto
  • Dr. Susi Ong
  • Dr. Iskandar Panjaitan
  • Dr. Shobichatul Aminah
  • Dosen tamu dari Jepang (setiap tahunnya, the Japan Foundation Jakarta akan mendatangkan dosen tamu dari universitas ternama di Jepang)

Untuk informasi persyaratan dan pendaftaran, biaya pendidikan dll, silakan cek website: http://penerimaan.ui.ac.id

Atau kontak Sekretariat KAJIAN WILAYAH JEPANG

Kampus Universitas Indonesia Depok
Gedung Pusat Studi Jepang Lt 1, Kampus UI Depok 16424

Telp : 021-7864830
Faks : 021-7864835
Email : kwj_ui@yahoo.com
Website : pps.ui.ac.id

[Share] Webinar Inspira: Studi di Taiwan & Persiapan LPDP

Berikut ini adalah link rekaman webinar yang diadakan oleh Inspira pada Jumat, 23 September 2016 yang lalu. Materinya seputar pengalaman saya selama studi di Taiwan dan proses seleksi beasiswa doktoral luar negeri LPDP ke Jerman.

Untuk materi PPT nya, bisa diunduh di tautan berikut: Materi Webinar Inspira

Adapun beberapa pertanyaan yang dibahas dalam webinar ini, sbb:

  1. Seberapa besarkah peluang pelajar dari Indonesia bisa mendapatkan beasiswa dari pemerintah Taiwan? Tips-tips penting apakah yang bisa mbak Chiku bagi untuk teman-teman yang ingin kuliah di Taiwan?
  2. Apa yang harus diperhatikan saat mendaftar beasiswa selain persyaratan dokumen yang sudah jelas? Step apa saja yang bisanya terlewatkan (kesalahan umum) dalam mendaftar beasiswa dan bagaimana cara mengatasinya?
  3. Jurusan apakah yang paling digemari pelajar indonesia untuk dipelajari ketika kuliah di Taiwan?
  4. Banyak teman-teman yang kadang bingung dalam menentukan jurusan. Misalkan ada dua jurusan yang benar-benar sesuai dengan apa yang mereka cari, prospek keduanya juga sangat bagus. Nah, berikan tips bagaimana cara menentukan pilihan akhir dari jurusan dan menyelaraskannya dengan rencana masa depan?
  5. Apakah mbak Chiku bisa menjelaskan bagaimana proses transfer jurusan atau pindah jurusan bagi yang nggak krasan atau nggak betah terhadap jurusan yang pertama kali dipilih? Atau mungkin buat teman-teman D3 yang ingin kuliah S1 di Taiwan?
  6. Hal yang harus dipersiapkan sebelum berangkat kuliah ke taiwan selain persyaratan akademik, berikan tips-tipsnya?
  7. Seberapa pentingkah penguasaan bahasa mandarin/ cina di taiwan? Atau dengan modal bahasa inggris dan sertifikat bahasa inggris saja kita sudah bisa kuliah di taiwan?
  8. Untuk pelajar, visa apa yang biasa digunakan? Jika dipertengahan kuliah masa berlaku habis, bagaimanakah prosesi memperpanjangnya?
  9. Seberapa pentingkah kita memiliki surat rekomendasi. Siapa sajakah yang pantas dan sebaiknya dimintai surat rekomendasi. Bagaimanakah tips untuk mendapatkan surat rekomendasi dari orang yang kita kehendaki?
  10. Dalam seleksi adminitrasi, kita harus menulis essay. Menurut mbak Chiku essay yang baik itu seperti apa sih, terutama untuk Sukses Terbesar dan Kontribusi bagi Indonesia. Mungkin bisa diberikan 3 poin penting untuk setiap essay.
  11. Nah, untuk essay Rencana Studi, apa yang harus kita tuliskan di dalamnya. Apakah kita juga perlu menuliskan rencana anggaran jika dalam tesis/ penelitian kita mengeluarkan dana?
  12. Dalam seleksi LPDP biasanya banyak pelamar yang gagal di wawancara. Sebenarnya gambaran dalam wawancara sendiri seperti apa sih mbak? Seperti apakah pertanyaan2nya, dan apa yang harus dipersiapkan?
  13. Mungkin bisa dijelaskan tentang LGD dan On The Spot Essay Writing itu prosesnya seperti apa dan apa yang harus dipersiapkan?
  14. Seperti apakah gambaran dalam mengikuti PK (Persiapan Keberangkatan), apa yang harus dipersiapkan untuk mengikuti PK?
  15. Di LPDP jika membawa anak/ istri kabarnya akan ditanggung biaya hidupnya walaupun tidak seluruhnya. Nah, jika saat melamar dan lolos kita belum menikah, dan setelah satu tahun kuliah menikah, apakah istri/ suami juga mendapatkan tunjangan?
  16. Berikan kesimpulan dan motivasi untuk teman-teman pelajar di Indonesia yang ingin mendaftar kuliah ke luar negeri menggunakan beasiswa LPDP/ Taiwan scholarship. Bagaimanakah cara terbaik untuk memantaskan diri agar bisa meraih beasiswa yang diinginkan?

InsyaAllah dalam kesempatan postingan berikutnya, akan saya usahakan untuk memaparkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas secara tertulis. Yosh, ganbarou!

Terima kasih banyak untuk Mas Imam dan rekan-rekan Inspira Book yang sudah mengundang saya untuk share di webinarnya. Mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan dan kurang optimal baik secara teknis maupun konten (*gak dandan euy saya –> tutup mukaaa).

[Share] How to Find a PhD Supervisor

Beberapa bulan terakhir ini, saya sedang berjibaku mencari supervisor untuk studi doktoral di Jerman nanti. Setelah dua kali ditolak prodi yang diinginkan dan satu calon supervisor (yang akan segera pensiun), semangat saya untuk mencari-cari sempat turun. Tapi, seperti yang suami dan ortu saya sarankan, JANGAN MENYERAH.

Setelah saya nge-blog walking, ternyata banyak dari teman seperjuangan yang mengalami hal serupa (*berkali-kali ditolak maksudnya). Dalam proses ini yang diuji adalah resilience, semangat juang dan keyakinan kita pada Sang Maha Pemberi Rezeki. Maka, jangan pernah ragu akan ke-MAHA-an Nya.

Sebagai salah satu bentuk ikhtiar, saya browsing beberapa tips dalam mencari supervisor. Tips di bawah saya share ke teman-teman sebagai gambaran bagaimana teknis proses pencariannya (diterjemahkan dan disesuaikan dari website Freie Universitat Berlin).

Bagaimana Cara Mencari Supervisor?

1. Bukalah laman website dari Universitas yang departemen atau program studinya sesuai dan dekat kaitannya dengan minat topik proposal/ disertasi yang hendak kita tulis.

2. Pilih institut atau tema/ disiplin ilmu yang sesuai dengan topik penelitian. Universitas atau departemen yang besar biasanya membagi unit/ wilayah penelitian ke beberapa bidang. Sedangkan yang lebih kecil, biasanya langsung memberikan informasi tentang professor yang berada di departemennya.

3. Pelajari profil para professor dan pilihlah yang keahliannya sesuai dengan tema riset/ disertasi kita. Dalam tahap ini, jangan terburu-buru menghubungi professor yang bersangkutan. Gunakan waktu sejenak untuk membaca secara detail informasi terkait penelitian dan publikasi professornya. Apakah ia benar-benar sesuai dengan keinginan kita dan ahli dalam topik yang ingin kita tulis. Kemudian, coba googling profil dan informasi lain seputar professor tersebut dengan lebih lengkap.

4. Ketika sudah mantap, cobalah mengontak professor tersebut. Biasanya kontak/ email beliau terpampang di laman website.

5. Di email awal, usahakan untuk menulis tidak terlalu panjang. Isinya adalah perkenalkan diri mencakup nama, asal universitas, dan bidang studi yang kita pelajari. Kemudian, sampaikan  rencana penelitian/ disertasi dalam satu atau dua kalimat, serta alasan mengapa kita mengontak Professor tersebut. Sertakan pula CV terbaru kita yang menonjolkan pengalaman akademik dan riset. Tidak usah menyertakan informasi yang terlalu lengkap. Jika professornya tertarik, ia akan meminta kita untuk mengirimkan informasi secara lebih lengkap.

6. Kadang kala, perlu waktu yang lama untuk mendapat balasan dan keputusan dari professor tersebut (mau atau tidaknya). Tapi ada juga yang fast response. Pengalaman saya dua kali menghubungi professor, mereka membalas dalam waktu kurang dari 1 x 24 jam. Teman saya ada yang perlu menunggu balasan selama 2 minggu hingga bulanan. Jadi, jangan khawatir.

7. Jika belum berhasil, ulangi proses ini dan jangan putus asa ya. Walau penolakan itu menyakitkan, tapi yakinlah bahwa selalu ada hikmah di baliknya. Entah itu supaya kita memperbaiki usaha kita, atau memang rezeki kita ada di tempat lain (yang pastinya menurut Allah lebih baik untuk kita).

Terus Semangaaat!

Sekian share singkat saya seputar pengalaman mengontak professor. Proses ini masih berlangsung dan sedang saya jalani, tapi tak mengapa.  Itulah seninya berjuang 😀

[Share] Saatnya Bergerak, Memperjuangkanmu

Setelah beberapa bulan yang lalu (tepatnya September 20114) saya menuliskan, “Untuk Para Calonku“, kini saatnya saya bergerak, memperjuangkannya :”). Bismillah….

Saat yang saya nanti-nanti akhirnya datang juga. Kesempatan yang ditunggu ini, ternyata datangnya lebih cepat dari yang saya kira. MaashaAllah. Di satu sisi, ada rasa bahagia yang amat membuncah, namun pada sisi lainnya, ada sedikit rasa khawatir tentang berbagai kemungkinan yang tak sesuai harapan. Namun, saya coba tepis semua perasaan negatif itu dan memilih untuk berfokus pada ikhtiar untuk berjumpa kembali dan membersamai calon saya itu 🙂

Segala persiapan sudah saya lakukan, termasuk hal-hal yang saya lakukan sepulangnya dari bumi Formosa pada akhir Oktober lalu. Berbagai informasi saya kumpulkan untuk lebih jauh mengenalnya. Kini saatnya, segala “amunisi” saya kerahkan, untuk berjuang di medan pertempuran ini.

Oya, saya lupa. Let me introduce (para) calon saya yang ada di Turki ;):

  1. BOGAZIÇI UNIVERSITY – Department of Political & IR (English) – Istanbul. Ini merupakan universitas yang paling top di Turki, menurut my Turkish friend sehingga persaingannya jauh lebih ketat dan sulit XD. Di kampus ini, ada profesor yang saya kagumi sejak tahun 2009 lalu. Saya pernah membaca publikasi beliau, yang sangat sesuai dengan minat studi dan penelitian saya.
  2. Marmara University – Department of Political Science and Int. Relations – Istanbul. Saya tertarik kampus ini karena ada profesor yang juga expert di bidang yang saya tekuni. Namun saya belum tahu terlalu banyak tentang profesor tersebut.
  3. Middle East Technical University (METU) – PhD program in Area Studies (English) – Ankara. Ini satu-satunya kampus yang menawarkan program PhD yang paling sesuai dengan concern saya.
  4. FSMVU (swasta) – Civilization Studies (English) – Istanbul. Ini adalah calon saya yang paling awal, namun seiring dengan berlalunya waktu, saya menemukan calon-calon lainnya 😉
  5. Koc University (swasta) – Ph.D. Program in Political Science and International Relations
  6. Bilkent University – IR department
  7. Istanbul University – Department of IR (Turkish)

Nah, kalau ditanya mengapa saya memilih Turki, karena beberapa hal. Namun alasan-alasannya baru akan saya bagikan ketika proses memperjuangkannya selesai 😉

Untuk rekan-rekan yang juga tertarik untuk lanjut studi dan mau berjuang bersama, silakan simak informasi berikut (sumber: dari FB Turkiye Burslari dan sahabat di Istanbul).

Applications for 2015 Türkiye Scholarships Start!

10942587_788694457888362_2892641216511631661_n

Applications for Türkiye Scholarships undergraduate, master and PhD programme will start in February 2015. Deadline will be announced later on our website. Application term usually last approximately 30 days.

Further information:

Setelah 9 tahun berselang, semoga Allah memperkenankan dan meridhoi pertemuan dan kebersamaan kami kembali tahun ini. Dear Turkiye :). Hope to see you soon

[Share] Untuk Para Calonku

Semenjak Sabtu yang lalu, semangatku untuk segera berjumpa dan membersamaimu semakin menggebu. Dukungan dari berbagai pihak, terutama restu orang tua, semakin memudahkan langkah dan menguatkan hatiku untuk segera menyusul dan menjadi bagian darimu.

Sebenarnya, sudah sejak lama hati ini ingin, namun apa daya keberanianku belum terkumpul karena berbagai hal dan pertimbangan.

Dan kini keberanian untuk sudah ada. Alhamdulillah, aku sangat mensyukuri pertemuan dengan 2 orang ibu dan seorang bapak pada Sabtu yang lalu di timur lapangan Banteng. Petunjuk dari-Nya melalui ketiga orang tersebut membuat pikiranku lebih terbuka dan lebih serius untuk merencanakan pertemuan kita.

Agar langkah dan rencana ini semakin nyata dalam bayangan, kucari beragam informasi untuk semakin memantapkan diri menemukanmu sebagai tempat berlabuhku. Paling tidak, untuk saat ini sudah kutemukan empat calon. Mereka adalah:

1) Kyoto University – Kyoto, Jepang
Graduate School of Asian and African Area Studies (Doctoral program) – Division of Global Area Studies – Islamic World Studies. More info: http://www.asafas.kyoto-u.ac.jp/dl/about/ASAFAS_gaiyo2014.pdf

ASAFAS_logo0

2) Waseda University – Tokyo, Jepang
Graduate School of Social Sciences (Doctoral program) and Institute for Asian Muslim Studies. More info: http://www.kikou.waseda.ac.jp/jyuten/en/WSD322_open.php?KikoId=06&kbn=1&KenkyujoId=3T

logo_waseda_uni_japan

3) Fatih Sultan Mehmet Waqf University – Istanbul, Turki
Alliance of Civilizations Institute – PhD Program in Civilization studies. More info: http://medit.fsm.edu.tr/Application-Medit–Ph-D-Application

Medit-LOGO-Alliance-of-Civilizations-Institute-LOGO

4) Leiden University – Leiden, Netherlands 
Leiden University Institute for Area Studies (LIAS). More info: http://hum.leiden.edu/lias/phd/prospective.html

lias

(Sementara baru empat, untuk calon-calon lain yang akan menyusul :D)

Walau belum tahu ke mana jodoh dan rejeki untukku, namun untukmu para calonku, semoga Allah mempermudahkan kita untuk berjumpa tahun depan :”). Dan semoga Allah meridhoi kebersamaan kita untuk 3 – 5 tahun ke depan nanti.