[Tips] Kompas – Menentukan Topik Esai

Berhubung beberapa pekan terakhir ini sedang berkutat dengan perburuan beasiswa, maka dalam postingan kali ini ku-copaskan artikel yang sekiranya bermanfaat buat kita (sebagai masukan). Buat para pemburu beasiswa, sumonggo 🙂

***
Ayu Rahayu Elfitri | Inggried Dwi Wedhaswary |
Senin, 19 Maret 2012 | 09:29 WIB
KOMPAS.com – Kunci keberhasilan membuat esai sebagai salah satu syarat beasiswa terletak pada topik, bagaimana Anda menjabarkannya, dan menampilkan hal-hal menarik bagi yang membacanya. Tema yang unik pasti akan menarik perhatian. Bingung memilih topik? Ada sejumlah hal yang bisa Anda jadikan panduan dalam memilih dan menentukan topik. Apa saja?
1. Buat daftar topik
Sebelum memilih dan menentukan topik, ada baiknya Anda membuat daftar-daftar topik yang sesuai dan potensial untuk digarap. Daftar ini akan memberikan batasan pada Anda agar bekerja pada lingkup yang Anda kuasai. Setelah membuat daftar, mulailah persempit daftar topik potensial tersebut.
2. Hilangkan topik yang tidak bisa diperluas
Dari daftar topik yang sudah dibuat, pilihlah mana yang akan menjadi fokus penulisan Anda. Cobalah untuk memperluas topik itu. Kalau kemudian Anda berpikir bahwa topik tersebut memiliki peluang kecil untuk dikembangkan, segera ganti topik. Yang jelas, topik yang dipilih harus Anda kuasai dan memberikan keleluasaan untuk dikembangkan.
3. Hilangkan klise
Dalam membuat esai, pilihlah topik yang tidak klise alias hanya mengulang hal yang sering dibahas. Jika hal ini terjadi, saatnya Anda untuk beralih ke topik lain. Inti dari penulisan esai adalah untuk menonjolkan kemampuan Anda. Jika ingin memeriksa esai itu kembali, Anda harus merasa bahwa sebelumnya tidak pernah membaca tulisan itu.
4. Jangan memilih topik yang "mengiba"
Banyak permintaan untuk menulis esai mengenai kehidupan Anda. Biasanya, hal-hal yang diingat adalah kisah-kisah yang tragis. Meski diperbolehkan, Anda harus berhati-hati apakah dengan hal itu akan menyebabkan topik Anda menjadi buruk atau menyedihkan. Sebaiknya tulislah kisah-kisah yang positif tentang diri Anda.
5. Singkirkan topik yang sensitif/menyinggung
Ada sejumlah masalah yang harus Anda hindari saat memilih topik. Salah satunya, hindari yang bisa menyinggung perasaan orang lain. Misalnya, terkait kelompok tertentu, agama, atau kelompok politik. Kecuali hal itu memang berkaitan dengan kehidupan Anda.
6. Jangan sampai berbohong!
Tak perlu berambisi membuat esai yang fantastis dengan berbagai "bumbu" berlebihan atas sebuah peristiwa yang terjadi dalam hidup Anda. Yang perlu Anda lakukan adalah jujur. Tulislah setidaknya lima paragraf tentang pribadi Anda yang sesungguhnya. Penilai akan mengetahui apakah Anda jujur atau tidak.
7. Singkirkan hal negatif
Esai adalah kesempatan bagi Anda untuk memberikan kesan baik kepada tim penilai. Maka, hindarilah menceritakan hal kecil yang justru memberikan penilaian negatif terhadap Anda.
8. Tuliskan esai mengenai diri Anda
Salah satu tujuan penulisan esai yang menjadi syarat beasiswa adalah menceritakan tentang diri Anda, bukan orang lain. Jangan takut terhadap apa yang mereka pikirkan. Biarkan Anda menulis sesuai dengan gaya penulisan dan topik yang mengekspresikan tentang siapa Anda. Cara terbaik untuk menulis sebuah esai adalah dengan membiarkan kepribadian Anda muncul. Setiap topik yang Anda berikan harus terlihat seperti tulisan Anda.
9. Buang bagian yang tidak penting
Jika menurut Anda topik yang dipilih tidak memberikan kesan, maka jangan digunakan. Secara sederhana, pilihlah topik yang bisa meninggalkan kesan abadi bagi tim penilai. Sulit bagi mereka membedakan tulisan satu dengan tulisan lainnya. Oleh karena itu, Anda harus bekerja keras untuk dapat menonjolkan tulisan Anda. Untuk melakukan ini, Anda perlu menghilangkan topik yang tidak penting.
10. Pilih topik final
Setelah mereview hal-hal di atas, maka saatnya Anda menentukan topik. Pilih topik yang tersisa dari daftar yang telah dibuat dan paling sesuai dengan Anda.
Selamat mencoba!

Tips-tips Memilih Makanan Halal di Luar Negeri

Teruntuk saudara dan saudariku yang berada atau akan ada di luar negeri. Berikut ini adalahtips memilih makanan halal di sana :). Semoga bermanfaat ya 🙂

Tips-tips Memilih Makanan Halal di Luar Negeri


by Ust. Nanung Danar Dono on Friday, October 7, 2011 at 11:18pm ·

Teknologi pangan saat ini sudah sangat maju, shg makanan meningkat kualitasnya. Peningkatan kualitas ini disebabkan oleh penerapan teknologi makanan yang melibatkan berbagai bahan tambahan pangan (BTP). Bahan makanan yang asalnya HALAL bisa berubah mjd HARAM krn ketambahan BTP yang tidak halal.

Oleh karena tdk semua konsumen Muslim paham ilmu pangan dan istilah2 dalam ilmu & teknologi pangan, maka penting utk diuraikan jenis-jenis makanan yang harus dihindari dan diwaspadai di LN.

Apabila dikelompokkan berdasar sikap thd status keamanan (kehalalan) makanan tsb utk disantap, maka jenis-jenis makanan di LN dapat dibagi mjd 3 kategori, yaitu:

A. AMAN

Jenis makanan ini halal disantap krn diyakini tidak menggunakan atau tidak tercemar bahan haram.

B. HARUS DIWASPADAI

Jenis makanan ini statusnya syubhat, karena ada kemungkinan menggunakan bahan haram. Namun, jika kita bisa mengecek bahannya, maka statusnya insya Allah bisa berubah mjd halal. Pengecekan ini bisa dilakukan melalui ingredients list, label suitability for vegetarian/vegan, customer service, dll.

C. HARUS DIHINDARI

Jenis makanan ini bisa dari jenis makanan yang berstatus haram atau jenis syubhat yang kita tidak dapat memastikan kehalalan jenis makanan ybs.

Oleh karena produk yang beredar di pasaran (supermarket, restaurant, dll) sangat banyak, maka mari kita berupaya memilah-milah, jenis-jenis makanan yang aman, yang harus diwaspadai, dan yang harus dihindari oleh kita sbg umat yang berusaha berhati-hati terhadap makanan yang kita santap.

Jenis-jenis makanan yang AMAN untuk kita santap:

1. Air minum murni yang belum tercampur atau tercemar bahan BTP.

2. Air susu sapi, kambing, unta: susu murni, susu pasteurisasi (UHT), dll.

3. Beras mentah (yang belum dimasak/diolah). Kalau sudah diolah mjd Special Fried Rice bisa mjd tidak halal (krn bisa saja ditambahi daging babi, lemak babi, daging ayam non-halal, sosis non-halal, dll.)

4. Aneka sayuran mentah (vegetables, raw or frozen)

5. Aneka buah-buahan

6. Jus buah (fruit juice)

7. Kentang (potato)

8. Telur (egg)

9. Ikan mentah (raw fish), disebut halal di QS. 5:96

10. Selai (jam)

11. Spaghetti

12. Teh, kopi, dll



Jenis-jenis makanan yang HARUS DIWASPADAI:

1. Bread atau roti tawar

Why:

Karena kadang mereka juga menggunakan vinegar haram (spirits vinegar atau wine vinegar). Kadang mereka juga menggunakan emulsifier yang tdk halal, seperti asam lemak (E471-476) dari babi.

Solusi :

Cermati ingredients list dan label suitability for vegetarian/vegan.

2. Cuka (vinegar)

Why:

Karena kadang mereka menggunakan bahan dasar khamr. Contohnya: spirit vinegar, wine vinegar, rice vinegar, balsamic vinegar, apple cider vinegar, dll.

Solusi :

Cermati ingredients list.

3. Produk aneka cokelat

Why:

Karena kadang mereka juga menggunakan khamr, asam lemak (termasuk emulsifier), dan atau gelatin yang tidak halal.

Solusi :

Cermati ingredient list pada label yang tertera di kemasan.

4. Aneka produk obat2an cair dan pil.

Why:

Karena kadang mereka juga menggunakan khamr atau BTP haram.

Obat cair: sering menggunakan khamr (alcohol, ethanol, dll.)

Pil: sering menggunakan glycerine atau glycerol

Solusi :

Cermati ingredient list pada label yang tertera di kemasan.

5. Aneka produk masakan berbasis ikan.

Why:

Karena kadang mereka menggunakan khamr (ang ciu, peng ciu, arak mie, arak gentong, mirin, sake, dll) utk menghilangkan bau amis ikan sekaligus mempertahankan aroma ikannya.

Hati-hati dengan produk masakan berikut:

Chinese food, Japanese food (sushi, dll.), French food, dll

Solusi :

Cermati ingredient list pada label yang tertera di kemasan.

6. Kedai kebab dan restaurant yang mengaku halal.

Why:

Karena kadang mereka juga menyajikan masakan dgn olahan daging babi (ham) dan atau daging ayam yang tidak halal.

Solusi :

Cermati lemari saji dan penampilan produk.

7. Keju (cheese). Hati-hati dgn edam

Why:

Karena seringkali dibuat menggunakan enzim rennet yang diambil dari lambung anak babi.

Solusi :

Hindari keju edam. Jika ada label halal, insya Allah aman.

8. Roti sandwich

Why:

Karena seringkali menggunakan daging babi (ham) dan atau daging ayam yang tidak halal.

Solusi :

Cermati bahan bakunya, penampilan produknya, dan label suitability for vegetarian/vegan.

9. Bumbu instant (instant seasoning)

Why:

Karena kadang mereka menggunakan ekstrak kaldu daging (ayam atau sapi) yang tidak disembelih secara syar’i, atau menggunakan MSG (MSG=mono natrium glutamate) yang tidak halal.

Solusi :

Cermati bahan bakunya pada ingredients list dan label suitability for vegetarian/vegan.

10. Mie instant (instant noodle)

Why:

Karena kadang produsennya menggunakan ekstrak daging (chicken/beef extract) yang tidak halal.

Solusi :

Cermati ingredients list pada kemasan produk.

11. Minyak goreng frying oils)

Why:

Karena kadang mereka menambahkan lemak/asam lemak hewan.

Solusi :

Cermati bahan bakunya pada ingredients list dan label suitability for vegetarian/vegan.

12. Mentega (butter)

Why:

Karena kadang ditambahkan asam lemak atau emulsifier yang tidak halal.

Solusi :

Cermati bahan bakunya pada ingredients list dan label suitability for vegetarian/vegan.

Jenis-jenis makanan yang HARUS DIHINDARI:

1. Aneka produk turunan babi, seperti : daging, lemak, asam lemak, tulang, bulu, dll.

  • Daging: pork, bacon, ham, dll.
  • Daging babi olahan: pork-sausage, pork-salami, dll
  • Lemak: lard (lemak babi).
  • Asam lemak:
  • Tulang: pork/pig gelatine
  • Istilah khas lain: porcine (porcine pancreatic α-amylase, porcine insulin), swine (swine influenza), dll.
  • Hindari semua jenis makanan yang menggunakan produk olahan babi di atas, termasuk: pizza, spaghetti, meat-balls (bakso), dll.

Why:

Karena jelas-jelas diharamkan Allah (QS. 2:173, 5:3).

2. Aneka produk (yang menggunakan) daging hewan produksi non-halal butcher.

Meski itu daging ayam/sapi, namun kalau tidak disembelih secara syar’i hukumnya disamakan dengan bangkai. Oleh sebab itu, hindari berbagai produk yang menggunakan daging hewan produksi rumah potong hewan non-halal, seperti: ayam goreng (fried-chickens), kebab/burger, chicken tikka, pizza, barbecue (BBQ), beef salad, dll.

Why:

Karena seringkali proses penyembelihannya tidak syar’i. Mereka bukan ahlul kitab.

Kaum kafir (non-ahlul kitab) menyembelih hewan menurut rekomendasi dari Humane Slaughter Association (HFA) yang mensyaratkan proses pemingsanan sebelum hewan disembelih. Alih-alih membuat hewan tidak kesakitan (saat disembelih), ternyata justru pemingsanan ini membuat hewan kesakitan luar biasa hingga menyebabkan hewan tersiksa (bahkan sebagian mati sebelum disembelih). Pemerintah Turkey melarang tegas proses stunning ini.

Tanya: Apakah boleh baca Basmallah kemudian menyantapnya?

Jawab: Tidak boleh. Mengapa?Karena dagingnya tidak disembelih secara syar’i. Jika daging disembelih secara syar’i namun kita tidak tahu apakah dibacakan Basmallah atau tidak, maka kita boleh membaca Basmallah lalu menyantapnya, sebagaimana hadist berikut:

Dari ‘Aisyah ra., beliau berkata bahwa ada suatu kaum bertanya kepada Nabi SAW., “Ada suatu kaum membawa daging kepada kami yang tidak kami ketahui, apakah mereka menyebut nama Allah (waktu menyembelih) atau tidak?â€? Beliau menjawab, “Bacalah Nama Allah padanya dan makanlah.â€? (HR. Bukhari).

Catatan :

Khusus di wilayah UK, ada beberapa lembaga pensertifikasi halal, seperti Halal Monitoring Committee (HMC), Halal Food Authority (HFA), dan Gloucester World Muslim Association (GMWA). Terkait dengan status kehalalan daging hewan, HMC lebih baik daripada HFA, karena HMC menolak proses pre-slaughter stunning pada hewan sedangkan HFA justeru merekomendasikan proses stunning.

3. Aneka produk khamr, apapun namanya (whisky, brandy, kirsch, spirits, wine, cognac, vodka, beer, liquor, scotch, champagne, tequila, rum, gin, cider, dll).

Why:

Karena jelas-jelas diharamkan Allah (QS. 5:90).

4. Aneka permen kenyal (soft candy), marsh mallow, chocolate mallows, cokelat lunak, dll.

Why:

Karena seringkali produk-produk tersebut dibuat menggunakan pig gelatine dan kita tidak bisa mengecek statusnya pada kemasan.

5. Es krim (ice cream).

Why:

Karena seringkali menggunakan bahan-bahan yang tidak halal, seperti: pig gelatine, rhum, emulsifier haram (pig-lecithin), lemak hewan, dll.

Aneka cake: roti tart, black-forest, dll.

Why:

Karena seringkali dibuat menggunakan rhum yang termasuk dalam kategori khamr. Seringkali rhum ditambahkan sebagai: pelarut adonan, penguat aroma, dan sebagai bahan pengawet produk.

6. Black pudding.

Why:

Karena produk ini dibuat menggunakan darah babi.

7. Aneka produk yang dikemas dengan kapsul, seperti: obat, vitamin, dll.

Why:

Karena umumnya cangkang kapsul dibuat menggunakan pig-gelatine.

8. Krimer (creamer) dan aneka makanan yang menggunakan creamer.

Why:

Karena dalam pembuatan krimer (pada tahap pemisahan keju dan whey) seringkali digunakan enzim. Jika enzim yg dipakai berasal dari hewan haram, maka haram pula produk krimer tersebut.

Tips Membangun Peta Karir & CV

Beberapa waktu yang lalu, Mbak Gita, seorang expert di dunia per-HRD-an :D, berbagi tips seputar bagaimana membuat career plan dan CV yang OK. Di postingan ini, saya copaskan ya. Semoga bermanfaat dan dapat diterapkan kita semua 🙂


TIPS MEMBANGUN PETA KARIR
Oleh Ghita Utoyo
(Media Indonesia, 02 Nov 08)
Buatlah jurnal perjalanan karir yang berisi hal-hal dibawah ini:
1)
Apa yang ingin dicapai 5 tahun dan 10 tahun ke depan? Dengan selalu mengingat tujuan jangka panjang, langkah perjalanan karir dan jenis pekerjaan yang Anda pilih akan memiliki arah yang terfokus.
2)
Buat daftar keahlian dan ketrampilan yang Anda kuasai, untuk selalu mengingat nilai tambah yang dapat Anda kontribusikan dalam pekerjaan.
3)
Buat daftar keberhasilan yang sejauh ini telah diraih termasuk hal-hal yang Anda banggakan, sehingga Anda akan selalu menghargai hasil kerja keras Anda.
4)
Uraikan kegiatan pengembangan diri, baik dalam hal teknis pekerjaan maupun hobi. Penjabaran ini penting dilakukan untuk selalu mengingatkan dan memberi kesempatan pada diri sendiri belajar hal-hal yang baru. Jangan biarkan diri Anda terkubur dalam rutinitas pekerjaan dan melupakan pengembangan diri.
Lihatlah kembali resume Anda, dan kembangkanlah terus berdasarkan jurnal perjalanan karir diatas. Lakukanlah hal ini secara rutin, bukan hanya sewaktu Anda membutuhkan atau mendapatkan tawaran pekerjaan. Dengan demikian Anda akan selalu siap menjual keahlian Anda setiap saat ada peluang.
Identifikasikan pihak-pihak, institusi, maupun kegiatan yang dapat membantu Anda membangun network baru. Tidak hanya di dunia pekerjaan, tetapi juga yang menyangkut komunitas hobi. Kita tidak pernah tahu dari mana dan dari siapa datangnya sebuah kesempatan.
Jangan hanya berkutat dengan teman-teman yang sama dari industri yang selalu sama. Galilah inspirasi dari dunia luar untuk melahirkan ide-ide dan inovasi baru yang dapat mendukung perjalanan karir Anda.
Kenalilah keunikan dan kekuatan Anda, serta jadikanlah sebagai pijakan untuk menonjolkan keunggulan Anda dibandingkan dengan kebanyakan orang lain. Terkadang mengenali keunikan pribadi dapat membantu Anda memilih area keahlian khusus, seperti halnya seorang spesialis.
Selalu siap mempromosikan keberhasilan Anda, dengan cara dan waktu yang tepat. Jangan takut orang berpikir bahwa Anda sombong. Mengungkapkan kisah sukses wajar Anda lakukan untuk mendapatkan apresiasi akan hasil kerja keras yang telah Anda lalui.
Buatlah rencana jangka panjang yang terdiri dari beberapa potongan rencana jangka pendek didalamnya, untuk Anda jadikan pijakan. Perhatikan dan pikirkanlah setiap perubahan yang terjadi, apakah tetap sesuai dengan tujuan jangka panjang yang telah ditetapkan pada awal peta perjalanan karir Anda.


TIPS MEMPERSIAPKAN CV/RESUME PRIBADI


CURRICULUM VITAE
Adalah dokumentasi/jurnal pengalaman hidup, keahlian, dan pencapaian pribadi seseorang
KEUNTUNGAN MEMILIKI CV?
• Memiliki dokumentasi tertulis
• Menghargai perjalanan hidup
• Mengenal jalur (track) tujuan hidup/karir yang ingin dicapai
KOMPONEN CV
• Layout First Impression sesuai industry
• Sistematika dan Struktur penulisan
• Gaya penulisan sesuai industry
• Isi yang terukur & portfolio bila dibutuhkan
STRUKTUR PENULISAN CV
AWAL
–Foto
–Profil Pribadi
–Tujuan Karir
–Latar Belakang (Ringkasan Karir)
–Gambaran kepribadian (jika dibutuhkan)
ISI
–Pendidikan dan Skill
–Training
–Highlight Achievement (Pencapaian)
–Pengalaman Bekerja
•Tahun dan Nama institusi
•Peran dan Posisi
•Ringkasan deskripsi pekerjaan
•Achievements
AKHIR
-Profesional filosofi (jika dibutuhkan)
-Referensi
Contoh Gaya Penulisan:
CONTOH INTRO PADA EMAIL PEMBUKA
As 28 years old married guy, God bless me with beautiful wife and adorable 7 months daughter, I also love to driving over the land and travel to various ancient cities as one of my interest besides polishing “my lady� (’81 Toyota Corona), playing my Gibson Les Paul guitar, collecting DVD and Music CD.
CONTOH ISI YANG TERUKUR
Responsible for the performance of 25 large client to the maximum of 53 specialist portfolio of clients for the 3rd largest magazine marketing specialist company in Australia, accounted for approx. Aus$ 1.2 billion annual total budget revenue
CONTOH PROFESIONAL FILOSOFI
I am deeply committed with the concept of “Doing the right thing in the right way�. Interpersonal relationship, Trust, Communication and a strong ground of management-employee mutual support and contribution, along with the above concept, are essential as the foundation of an organization.

Rahasia Memenangkan Beasiswa Studi Luar Negeri

Diposting dalam rangka pengarsipan tips-tips oke buat lanjut studi :D. Taken from HERE!


JAKARTA, KOMPAS.com – Mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi di luar negeri menjadi dambaan kebanyakan orang. Untuk mendapatkannya, bukanlah perjuangan mudah. Serangkaian tes harus dilalui untuk membuktikan bahwa Anda adalah kandidat yang pantas mendapatkannya. Nah, ada beberapa catatan kecil yang mungkin bisa Anda coba saat mencoba memeroleh beasiswa!

Pertama, penguasaan bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris. Mau tidak mau dan suka tidak suka, bahasa asing adalah syarat mutlak untuk studi di luar negeri.

Kedua, Anda harus ingat setiap beasiswa itu pasti ada kriterianya. Ketahuilah, setiap lembaga pendonor beasiswa selalu mempunyai tujuan dan maksud yang berbeda. Selain harus proaktif mencari segala informasi, Anda juga harus mempelajari dengan seksama kriteria di masing-masing program beasiswa. Semua harus diformulasikan dengan sebaik-baiknya dan internet adalah langkah awal yang baik untuk menggali segala informasi mengenai beasiswa.

Ketiga, hal pertama yang akan ditelisik oleh panelis adalah dokumen aplikasi beasiswa yang Anda ajukan. Untuk itu, Anda harus mempersiapkan kelengkapan dokumen sesuai dengan syarat yang ditentukan. Tak perlu heran jika Anda diminta untuk memberikannya dalam beberapa salinan, karena tim panelis yang melakukan seleksi biasanya lebih sari satu orang. Hal itu juga berguna sebagai peluru cadangan, manakala ada salah satu dokumen Anda yang tidak lengkap.

Keempat, perlu dipahami bahwa beerapa lembaga pendonor beasiswa tidak hanya menilai kecakapan secara akademis. Ada saat-saat di mana lembaga pendonor beasiswa lebih memperhitungkan visi dan misi di luar hal-hal yang bersifat akademis.

"Ketika memberikan beasiswa, kita tidak semata-mata menilai secara akademis, tetapi juga konsisten. Dalam beasiswa, kita lebih mementingkan sisi holistik. Seperti keterlibatan dalam organisasi sosial dan kepandaian ketika merepresentasikannya dalam mengisi aplikasi," kata Director Indonesia International Education Foundation (IIEF), Diana Kartika Jahja, saat menjadi pembicara dalam diskusi beasiswa studi di luar negeri, Rabu (6/7/2011) malam, di @America, Pacific Place, Jakarta.

Kelima, saat wawancara, Anda harus bisa memberikan alasan yang meyakinkan kenapa Anda merasa layak mendapatkan beasiswa tersebut. Ingat, wawancara adalah saat yang paling berharga untuk tampil dan menunjukan bahwa Anda adalah yang kandidat yang paling tepat.

"Saat ditanya tentang alasan ingin mendapatkan beasiswa, banyak yang menjawab mereka akan berguna untuk nusa dan bangsa. Itu tidak salah, tetapi apa artinya? Harusnya berikan jawaban yang lebih detail," kata Diana.

Selanjutnya, yang perlu diperhatikan adalah prasyarat TOEFL. Minimal skor TOEFL internasionalnya mencapai 550. Selain itu, kemahiran dalam menulis essai juga perlu dipersiapkan. Tulis dan manfaatkan media yang tersedia untuk menulis sebanyak-banyaknya. Melalui essai yang Anda tulis, panelis menilai kreatifitas dan cara Anda mengembangkan ide.

"Intinya, orang Indonesia bisa sangat jempolan jika diberi dan mampu memanfaatkan kesempatan langka ini," tambah Diana.

[Tips] Kiat Menulis Esai yang Bikin Beasiswa “Gol”

 

Terlintas dalam pikiranku untuk berjuang kembali, menuntut ilmu di negeri seberang. InsyaAllah, I will. Next year!! Yeah~ Siap-siap dari sekarang. Berikut di bawah ini sebuah artikel tips seputar kiat menulis esai beasiswa :). Di-copas dari Kompas.

Kiat Menulis Esai yang Bikin Beasiswa “Gol”

JAKARTA, KOMPAS.com – Untuk mendapatkan dan terpilih sebagai penerima beasiswa, terutama untuk melanjutkan studi di luar negeri, tak cukup hanya bermodalkan “cas-cis-cus” bahasa Inggris. Ada kiat lain yang penting diperhatikan untuk memenangi kompetisi: penulisan esai! Tak jeli dalam penulisan esai, harapan bisa pupus.

1. Pastikan esai sesuai dengan tema
Misalnya, Anda mengajukan beasiswa yang berbasis pada pelayanan komunitas atau publik. Dalam berkas lamaran, Anda dapat membuat daftar berbagai grup komunitas yang telah diikuti dan berbagai penghargaan yang berkaitan yang pernah diraih. Intinya, buatlah esai yang brilian, tetapi sarat pesan yang sesuai dengan jurusan yang Anda inginkan dan alasan yang mendasari mengapa menginginkan studi itu sebagai prioritas pertama.

2. Menjawab pertanyaan dasar
Pernahkah Anda menanyakan sebuah pertanyaan, tetapi merasa bahwa sebenarnya ada pertanyaan mendasar yang seharusnya ditanyakan? Dalam banyak kasus, pertanyaan esai hanya batu loncatan bagi Anda untuk menjawab pertanyaan mendasar yang dimanfaatkan para juri untuk mengetahui alasan yang sesungguhnya. Misal, sebuah organisasi yang memberikan beasiswa di bidang bisnis kemungkinan akan mengajukan pertanyaan, “Mengapa Anda tertarik mempelajari bidang studi bisnis?”. Sebenarnya, pertanyaan dasar yang mereka ajukan adalah “Mengapa Anda tertarik belajar di studi bisnis dan mengapa Anda merasa sebagai kandidat terbaik di bidang bisnis yang akan mendapatkan beasiswa kami?”.

Dalam pertarungan memenangi beasiswa, Anda akan berkompetisi dengan kandidat yang memiliki latar belakang dan tujuan yang sama. Gunakan pertanyaan esai sebagai jalan untuk membuktikan kepada pemberi beasiswa bahwa Anda adalah orang yang paling layak menerima beasiswa.

3. Berbagi cerita tentang diri sendiri
Selain menjelaskan alasan mengapa ingin memenangi beasiswa, penting juga untuk menceritakan sesuatu tentang diri Anda. Jelaskanlah dalam uraian singkat 500-1000 kata. Tidak perlu menjelaskan semua tentang diri Anda. Hanya ceritakan dengan fokus salah satu aspek dari diri Anda. Dengan kata lain, jangan menjelaskan semuanya. Misalnya, jika Anda menulis keterlibatan dalam sebuah aktivitas atau organisasi, fokuskan pada salah satu pengalaman.

4. Tulisan harus menunjukkan “passion”
Anda pasti pernah menulis banyak esai. Sekarang, cobalah lebih jujur, sebagian besar topik yang Anda tulis, sering kali sesuatu yang sebenarnya tidak menjadi konsen pribadi. Dalam menulis esai beasiswa, Anda mungkin akan menulis dengan cara yang sama. Tetapi, cara ini akan mengakibatkan kegagalan fatal.

Para pemenang beasiswa umumnya menulis esai tentang apa yang mereka senangi sehingga gairah penulis akan terasa. Ingatlah, ketika Anda secara antusias menceritakan sesuatu yang disenangi, tidak membutuhkan usaha yang lebih besar karena energi itu akan terpancar dalam tulisan. Oleh karena itu, ketika memilih sebuah topik, yakinlah itu adalah sesuatu yang benar-benar Anda pedulikan selama ini dan menjadi ketertarikan tersendiri.

5. Esai harus spesifik
Kesalahan umum dalam menulis esai adalah menggunakan pendapat umum, daripada sesuatu yang lebih spesifik. Misalnya, jangan menulis, “Pendidikan adalah kunci kesuksesan”. Sebaliknya, juri beasiswa menginginkan kisah hidup Anda yang menunjukkan bagaimana pendidikan telah memengaruhi hidup Anda. Misalnya, jika Anda ingin menjadi astronot, Anda bisa menjelaskan bahwa cita-cita ini berawal dari hadiah yang diberikan ayah Anda, yaitu berupa pesawat roket. Fokuslah pada salah satu pengalaman yang membuat pembaca akan teringat tentang kisah Anda itu.

6. Harus ada pernyataan inti
Pastikan esai yang Anda tulis memiliki poin yang jelas, hal yang kebanyakan jarang terlihat dalam berbagai esai mahasiswa. Harus ada ide sentral yang dipahami pembaca. Coba trik sederhana ini untuk menemukan inti dari esai Anda, “Bagaimana Anda menjelaskan esai yang ditulis dalam satu kalimat?” Jika Anda tak dapat menjabarkannya dalam satu kalimat, mungkin poin utamanya belum cukup jelas. Atau yang lebih buruk, esai Anda mungkin memang tidak memiliki tesis tertentu.

7. Tunjukkan prestasi
Memenangi beasiswa adalah tentang bagaimana memberikan kesan dan menunjukkan kepada para pemberi beasiswa bahwa Anda adalah kandidat terbaik yang layak mereka biayai. Prestasi, aktivitas, bakat, dan berbagai penghargaan yang pernah Anda raih akan membuktikan bahwa Anda benar-benar kandidat terbaik. Gunakan esai untuk turut menjelaskannya.

Bagaimanapun juga, jangan hanya terpatok pada apa yang diminta dalam syarat pengajuan. Gunakan kesempatan untuk fokus pada prestasi yang spesifik, tempatkan pada konteks yang sesuai.

Selamat mencoba!

[Tips] Berburu Beasiswa Pertukaran

Just wanna share info tentang pengalaman berburuku.

Sewaktu muda dulu (serasa dah tua banget ^^”), maksudnya waktu masih kuliah S1, aku sering ikutan berbagai kesempatan seleksi pertukaran mahasiswa ke beberapa Negara. Kalau dipikir-pikir, lumayan banyak juga tuh seleksi yang aku ikuti. Mulai dari yang seleksi tahap administrative, sampe seleksi wawancara. Mungkin ada sekitar 10-an. Jumlah gagalnya lebih banyak dari yang berhasil (tentu saja), yang penting usaha. Betul tidak? Tapi Alhamdulillah dari sekian usaha itu, beberapa diantaranya bisa didapatkan setelah perjuangan berdarah-darah. he..he..

Di bawah ini, aku sertakan tulisan mengenai tips beasiswa pertukaran mahasiswa, dari berbagai sumber dan berdasarkan hasil pemikiran berupa intisari hikmah dari pengalaman-pengalamanku itu, both yang gagal dan yang sukses. Pada intinya, dibalik kegagalan ada banyak sekali hikmah yang bisa kita ambil. Dan justru, dari kegagalanlah kita bisa jadi belajar untuk memperbaiki diri dan menjadi seseorang yang lebih baik lagi ! Ough!

Semoga bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin :). Here they are!

TIPS BEASISWA LUAR NEGERI

BEASISWA , menurut sumbernya :
1. Kerjasama internasional universitas (termasuk fakultas, jurusan) dengan universitas/institusi di luar negeri, misal : UGM dg Tokyo University, UGM dg AUN (ASEAN University Network). Lebih lanjut, silahkan bertanya ke Kantor Internasional di masing-masing universitas.
2. Lembaga pemerintah/Departemen-departemen, misal : Kementrian Pemuda dan Olahraga RI, DEPLU, dll
3. Lembaga/Institusi/Organisasi Internasional, misal : DAAD, IIEF, dll

BEASISWA, menurut sifatnya :
1. Beasiswa penuh : termasuk transport PP, uang pendidikan/kuliah, dan biaya hidup bulanan.
2. Beasiswa parsial. Misal : hanya diberikan uang pendidikan/kuliah, tapi tidak termasuk biaya hidup, atau tidak termasuk tiket transport PP.

BEASISWA, menurut jangka waktunya:
1. Kuliah S1, S2, S3 dan penelitian : 1-4 tahun (jangka panjang)
2. Pertukaran Pelajar/Mahasiswa/Pemuda (non-degree) : 1 bulan – 1 tahun
3. Event internasional (non-degree): hitungan hari – maks. 1 bulan

BEASISWA PERTUKARAN MAHASISWA
Dokumen Standar (selalu siap sedia) :

  • Curriculum Vitae (in English), lengkap dan padat (tidak terlalu banyak, kira-kira maks. 3 halaman), sertakan kondisi 5 tahun terakhir dan prestasi yang paling menonjol saja.
  • Transkrip nilai kuliah (in English), difotokopi dan dilegalisir
  • Fotokopi sertifikat bahasa Inggris (TOEFL prefer yang ITP, syukur-syukur kalau ada yang Internasional, IELTS) atau bahasa asing lainnya. Misal : JLPT (Jepang), HSK (China), KLPT/TOPIK (Korea), TestDaF dll, yang masih berlaku (maksimal 2 tahun dari tesnya)
  • Fotokopi sertifikat kegiatan atau bukti prestasi yang sejalur dan mendukung
  • Foto ukuran 3×4 dan atau 4×6 (prefer yang berwarna dan terbaru)
  • Lebih baik apabila sudah memiliki Paspor yang masih berlaku.
  • Siap-siap membuat essay tentang study plan atau essay lain sesuai dengan yang diminta oleh penyelenggara (prefer in English).
  • Siap-siap mencari pemberi rekomendasi (dari dosen senior, ka-jur, dekan, dll)
  • Siap-siap mencari surat keterangan sehat lengkap (misal; disertai hasil foto X-ray terbaru, dll)
  • Perhatikan deadline dan kelengkapan persyaratan (check list)

Tahapan Seleksi
1. Seleksi administratif (baik di tingkat fakultas, di tingkat rektorat, dan atau oleh pihak penyelenggara), dan/atau
2. Seleksi wawancara, dan/atau
3. Seleksi kemampuan seni dan budaya

Yang perlu diperhatikan dan tidak dilupakan !!!
1. Kewajiban terhadap kuliah yang ditinggalkan ; Rencana studi selama kuliah (durasi waktu, TA/skripsi, ujian mid term & ujian akhir, tugas-tugas, wisuda dll)
2. Kewajiban selama masa program pertukaran ; ada sistem pemantauan dan evaluasi dari universitas ybs., dll. So, jangan terlalu banyak main dan jalan-jalan (oops, nyindir diri sendiri nih ;D!)

Aktivitas selama program pertukaran :
1. Mengikuti kuliah reguler, termasuk ujian/tes akhir.
2. Mengikuti kelas bahasa (Inggris, Jepang, Korea, Mandarin, dll).
3. Pengenalan, presentasi dan atau pertunjukan budaya Indonesia.
4. Presentasi essay / lomba pidato.
5. Field visit / field work
6. Study tour, alias jalan-jalan ^_^
7. Aktivitas klub / kegiatan mahasiswa
8. Kegiatan organisasi (PPI, dll)
9. Kegiatan bebas

Tantangan
1.Permasalahan Finansial : uang transport, biaya hidup, fiskal, pencarian sponsor, dll
2. Permasalahan birokrasi & administrasi : visa, bebas fiskal, calling visa, paspor, dll
3. Kemampuan bahasa, misal : kemampuan bahasa Inggris aktif kurang (hanya pasif tertulis), atau keterbatasan kemampuan bahasa asing lainnya.
4. Cultural shock karena perbedaan budaya dan belum bisa beradaptasi. Misal ; masalah kedisiplinan, bersosialisasi dengan masyarakat, dll.
5. Home sick (kangen pengen pulang kampung) dan mendadak ingin memiliki pintu ke mana sajanya Doraemon 😀
6. Makanan dan minuman ; baik dari segi kehalalan maupun rasa.

TIPS & SARAN
1. Selalu menyiapkan dokumen standar untuk seleksi beasiswa,
2. Meningkatkan kualitas diri, baik dari sisi akademik, aktivitas organisasi, skill, kemampuan bahasa, dan tentu saja MORAL!
3. Aktif searching informasi beasiswa pertukaran atau lomba yang berhadiah ke Luar negeri, secara berkala (setiap satu pekan sekali, etc). Misal : Bergabung diMailing list beasiswa, blog/website beasiswa, dan Googling atau cari di Yahoo Search! dengan kata kunci yang spesifik
4. Berbagi dan menyebarluaskan informasi beasiswa atau lomba (tidak menyembunyikan informasi),
5. Bersikap Sportif dan kompetitif (secara sehat),
6. Sering-sering berdiskusi, konsultasi, dan sharing pengalaman dengan teman lain.
7. Pantang menyerah untuk selalu mencoba, dan selalu mengevaluasi diri dari tiap kesempatan yang pernah dicoba.

Daftar beberapa Website info beasiswa :
1. IIEF : http://iief.or.id/scholarship.php
2. Blog Beasiswa : http://scholarshipcalendar.com/
3. Blog Beasiswa : http://beasiswa.blogs.ie/
4. Website Kedutaan Rusia : http://www.indonesia.mid.ru/
5. Australia Development Scholarship : http://www.adsjakarta.or.id/
6. JASSO (Japan) : http://www.jasso.go.jp/index_e.html
7. Study in Japan : http://www.studyjapan.go.jp/en/
8. Website Kedutaan Jepang : http://www.id.emb-japan.go.jp/
9. Website OIA UGM : http://oia.ugm.ac.id
10. Website UI : http://www.ui.ac.id/
11. Website Sekretariat AUN : http://aun-sec.org/scholarship.html
12. Tanyakan pada GOOGLE ^^